PERMASALAHAN sampah plastik menjadi salah satu isu lingkungan yang memerlukan perhatian karena jumlahnya terus meningkat dan membutuhkan waktu yang lama untuk terurai. Salah satu bentuk pemanfaatan limbah plastik adalah mengolah botol plastik bekas menjadi produk yang memiliki nilai guna, seperti tempat pensil.
Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai pentingnya pengelolaan sampah melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sekaligus melatih kreativitas mereka dalam memanfaatkan limbah botol plastik. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dampak sampah plastik terhadap lingkungan serta berhasil membuat tempat pensil dari botol plastik bekas sesuai dengan kreativitas masing-masing. Program ini memberikan manfaat dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkenalkan potensi ekonomi dari produk hasil daur ulang. Oleh karena itu, kegiatan ini dapat menjadi salah satu alternatif edukasi lingkungan yang efektif dan mudah diterapkan di masyarakat.
Sampah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang masih banyak ditemukan di berbagai daerah. Penggunaan plastik yang tinggi, khususnya botol plastik sekali pakai, menyebabkan meningkatnya jumlah limbah yang sulit terurai secara alami. Apabila tidak dikelola dengan baik, limbah plastik dapat mencemari lingkungan dan mengganggu keseimbangan ekosistem.
Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengurangi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Melalui prinsip ini, limbah plastik tidak hanya dibuang, tetapi juga dimanfaatkan kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna. Salah satu produk sederhana yang dapat dibuat adalah tempat pensil dari botol plastik bekas.
Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan mengajak anak-anak untuk membuat tempat pensil dari limbah botol plastik. Selain memberikan pengalaman secara langsung, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, mengembangkan kreativitas, serta memperkenalkan pemanfaatan barang bekas menjadi produk yang bermanfaat.
Kegiatan dilaksanakan di lingkungan RT 02 RW 04 Kelurahan Paninggilang, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang dengan sasaran anak-anak usia sekolah dasar. Metode yang digunakan terdiri atas empat tahapan, yaitu penyuluhan mengenai dampak sampah plastik dan penerapan prinsip 3R, pelatihan pembuatan tempat pensil dari botol plastik bekas, pendampingan selama proses pembuatan kerajinan, serta evaluasi melalui pengamatan hasil karya dan sesi tanya jawab untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan baik dan memperoleh respons yang sangat positif dari peserta. Anak-anak mengikuti penyuluhan dengan antusias dan memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah plastik. Setelah menerima materi, peserta mempraktikkan secara langsung proses pembuatan tempat pensil menggunakan botol plastik bekas yang telah disiapkan.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu menyelesaikan pembuatan tempat pensil secara mandiri dengan pendampingan dari tim pelaksana. Setiap hasil karya memiliki bentuk dan hiasan yang berbeda sesuai dengan kreativitas masing-masing peserta.
Program ini memberikan manfaat dari berbagai aspek. Dari aspek pendidikan, peserta memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan sampah dan prinsip 3R. Dari aspek keterampilan, peserta mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai guna dari bahan bekas. Dari aspek sosial, kegiatan ini melatih kerja sama, komunikasi, dan rasa percaya diri. Sementara itu, dari aspek ekonomi, peserta diperkenalkan bahwa limbah plastik dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual sehingga berpotensi menjadi peluang usaha sederhana.
Program Kreativitas Mahasiswa mengenai pemanfaatan limbah botol plastik menjadi tempat pensil berhasil memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui penerapan prinsip 3R. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan kreativitas peserta, tetapi juga menunjukkan bahwa limbah plastik dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai guna dan bernilai ekonomi. Program ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang memiliki kesadaran dalam mengurangi sampah plastik dan memanfaatkan barang bekas secara kreatif.
Penulis:
Nadia Ervina
Juita
Zulfa Awliyyah







