TANGSELXPRESS – Pemerintah menegaskan pengunduran diri Nanik S Deyang dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) murni disebabkan alasan kesehatan dan tidak berkaitan dengan persoalan hukum. Penegasan tersebut disampaikan untuk merespons berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Kurnia Ramadhana, mengatakan kondisi kesehatan menjadi satu-satunya alasan yang melatarbelakangi keputusan Nanik mengundurkan diri dari jabatannya.
“Saya rasa sudah tegas apa yang disampaikan oleh Bu Nanik, alasannya adalah alasan kesehatan,” kata Kurnia dikutip Rabu, 22 Juli.
Kurnia meminta masyarakat tidak mengaitkan keputusan tersebut dengan isu lain yang belum memiliki dasar yang jelas. Ia mengajak publik memberikan empati serta mendoakan agar Nanik segera pulih dan dapat menjalani proses pengobatan dengan baik.
“Tentu alasan itu harusnya yang pertama kali kita lihat di sana adalah rasa empati dan mendoakan beliau agar segera pulih dari sakit yang beliau derita selama ini,” ujarnya.
Meski terjadi pergantian pimpinan, Kurnia memastikan kinerja Badan Gizi Nasional (BGN) tidak akan terganggu. Pemerintah menjamin seluruh tugas lembaga, termasuk pelaksanaan dan pembenahan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetap berjalan sesuai rencana.
Sebelumnya, Nanik S Deyang mengumumkan pengunduran dirinya pada Rabu, 22 Juli, setelah memimpin BGN selama kurang dari dua bulan. Melalui akun media sosial pribadinya, ia menjelaskan ingin fokus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
“Dengan berat hati akhirnya saya pamit untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya. Rencananya hari ini, Rabu, saya berangkat,” tulis Nanik.
Pengunduran diri Nanik menjadi perhatian publik karena BGN merupakan lembaga yang bertanggung jawab menjalankan salah satu program prioritas pemerintah, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Untuk memastikan tidak terjadi kekosongan kepemimpinan, Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Wakil Menteri Pertanian Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Sudaryono dijadwalkan dilantik di Istana Negara pada Rabu sore.
Pemerintah berharap pergantian kepemimpinan tersebut dapat menjaga keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis sekaligus memperkuat reformasi tata kelola di Badan Gizi Nasional.







