DI era transformasi digital, industri perhotelan mengalami perubahan yang sangat pesat. Berbagai aktivitas operasional, mulai dari reservasi kamar, proses check-in dan check-out, pengelolaan data tamu, hingga penyusunan laporan, kini dilakukan menggunakan sistem digital. Kondisi tersebut menuntut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya bidang perhotelan, untuk memiliki kompetensi yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan, tetapi juga penguasaan teknologi informasi.
Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMKN 60 Jakarta dengan mengangkat tema “Simulasi Manajemen Hotel Mini Berbasis Digital sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Siswa.” Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan pengalaman belajar yang menyerupai kondisi nyata di dunia industri sehingga mereka lebih siap menghadapi Praktik Kerja Lapangan (PKL) maupun memasuki dunia kerja.

Program ini dirancang menggunakan metode pembelajaran berbasis praktik (experiential learning). Siswa tidak hanya menerima materi mengenai konsep dasar manajemen hotel, tetapi juga terlibat langsung dalam simulasi operasional hotel menggunakan sistem digital. Selama kegiatan berlangsung, peserta dibagi ke dalam beberapa divisi, yaitu Front Office, Housekeeping, Reservasi, Food and Beverage, serta Administrasi. Masing-masing divisi menjalankan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di industri perhotelan.
Dalam simulasi tersebut, siswa mempraktikkan berbagai aktivitas operasional, seperti menerima reservasi tamu, melakukan proses check-in dan check-out, mengelola status kamar, mencatat transaksi pembayaran, hingga menyusun laporan operasional secara digital. Melalui pengalaman ini, siswa memperoleh gambaran nyata mengenai alur kerja hotel modern yang telah memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari pelayanan kepada pelanggan.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan berbagai soft skills yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. Kemampuan berkomunikasi secara profesional, bekerja sama dalam tim, berpikir kritis, memecahkan masalah, serta memberikan pelayanan prima menjadi bagian penting dari proses pembelajaran. Interaksi yang terjadi selama simulasi membantu siswa memahami bahwa keberhasilan pelayanan hotel tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusianya.

Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai operasional hotel berbasis digital. Mereka mampu menggunakan sistem manajemen hotel dengan lebih baik, memahami prosedur pelayanan sesuai SOP, serta menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme selama praktik berlangsung. Pengalaman tersebut juga meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini membuktikan bahwa penerapan simulasi hotel mini berbasis digital merupakan salah satu inovasi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK. Integrasi antara teori, praktik, dan teknologi mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan industri hospitality saat ini.
Ke depan, model pembelajaran seperti ini diharapkan dapat terus dikembangkan melalui kerja sama yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, sekolah, dan dunia industri. Dengan dukungan fasilitas yang memadai serta pemanfaatan teknologi digital secara optimal, lulusan SMK akan memiliki kompetensi yang lebih unggul, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Penulis:
- Ihya Ulumudin (241010501661)
- Adifan Rizal (241010501628)
- M.Restu Pramulia (241010501618)
Universitas Pamulang







