• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home OLAHRAGA

Gelombang Panas Ekstrem 43 Derajat Ancam Piala Dunia 2026, Pemain dan Suporter Waspada

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Juni 30, 2026
in NEWS, OLAHRAGA
Reading Time: 3min read
Gelombang Panas Ekstrem 43 Derajat Ancam Piala Dunia 2026, Pemain dan Suporter Waspada

Terlihat pendukung Brasil memadati Stadion NRG, pada Selasa 30 Juni 2026. (Foto: inst @tvrisports/RRI)

221
SHARES
2.5k
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Gelombang panas ekstrem diperkirakan menyelimuti sebagian wilayah timur dan tengah Amerika Serikat sepanjang pekan ini, bertepatan dengan berlangsungnya babak gugur Piala Dunia 2026. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap keselamatan pemain, suporter, hingga petugas yang bertugas di stadion.

Fenomena heat dome diprediksi membuat suhu yang dirasakan (heat index) menembus lebih dari 43 derajat Celsius di sejumlah kota penyelenggara, seperti Philadelphia, Boston, dan Kansas City yang menggunakan stadion terbuka.

“Minggu ini akan sangat, sangat panas. Ini akan menjadi gelombang panas yang signifikan, sesuatu yang tidak terjadi setiap tahun,” ujar Asisten Kepala Meteorolog Video AccuWeather, Geoff Cornish, Selasa (30/6/2026).

Isu cuaca panas sebenarnya telah menjadi perhatian jauh sebelum turnamen dimulai. Para ilmuwan menilai perubahan iklim akibat penggunaan bahan bakar fosil memperparah frekuensi dan intensitas gelombang panas di berbagai belahan dunia.

Di Amerika Serikat, cuaca panas ekstrem bahkan menjadi penyebab kematian akibat bencana cuaca tertinggi, melampaui badai, banjir, maupun tornado, menurut data National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).

Suhu Terasa Capai 43 Derajat Celsius

Badan Cuaca Nasional Amerika Serikat atau National Weather Service telah mengeluarkan peringatan gelombang panas ekstrem untuk Philadelphia dan wilayah sekitarnya mulai Rabu hingga Sabtu. Suhu yang dirasakan diperkirakan mencapai 43,3 derajat Celsius.

BACA JUGA :  Besok Ada Aksi Bela Palestina di Monas, Polisi Siap Beri Pengamanan

Sebagai langkah antisipasi, FIFA menyesuaikan jam operasional Fan Festival di Philadelphia, termasuk mempercepat penutupan acara nonton bersama pada Sabtu setelah pertandingan pukul 13.00 waktu setempat berakhir.

“Cuacanya akan sangat menyengat dan berbahaya bagi siapa saja yang berada di luar ruangan dalam waktu lama tanpa persiapan,” kata Cornish.

Peringatan serupa juga berlaku di Kansas City, Missouri, dengan suhu terasa diperkirakan berkisar antara 40,6 hingga 43,3 derajat Celsius. Sementara kawasan New York diprediksi mengalami suhu mendekati rekor tertinggi dengan heat index sekitar 42,8 derajat Celsius. Boston bahkan diperkirakan mencatat suhu terasa hingga 43,9 derajat Celsius.

National Weather Service mengingatkan bahwa panas ekstrem dapat membahayakan keselamatan masyarakat, terutama mereka yang tidak memiliki akses terhadap pendingin ruangan dan asupan cairan yang memadai. Kondisi tersebut juga berpotensi mengganggu sistem transportasi, kelistrikan, serta pasokan air.

Risiko bagi Pemain dan Suporter

Meski FIFA telah menerapkan jeda pendinginan selama tiga menit di pertengahan setiap babak dan menyiagakan tim medis di setiap pertandingan, para pemain tetap menghadapi risiko gangguan kesehatan akibat suhu tinggi.

BACA JUGA :  Bekap Burkina Faso, AS Pastikan Lolos Babak 16 Besar

Kondisi yang dikenal sebagai exertional heat illness dapat terjadi ketika suhu tubuh meningkat drastis akibat aktivitas fisik berat di bawah cuaca panas. Gejalanya meliputi kelelahan ekstrem, sakit kepala, mual, pusing, kram, dehidrasi, hingga penurunan performa.

Dalam kasus yang lebih serius, atlet dapat mengalami exertional heat stroke, kondisi darurat medis yang menjadi salah satu penyebab utama kematian pada atlet.

Selain aspek kesehatan, cuaca panas juga memengaruhi jalannya pertandingan. Pemain cenderung mengurangi intensitas lari, memperpendek jarak tempuh, dan lebih berhati-hati dalam mengambil risiko selama laga berlangsung.

Survei World Athletics pada 2023 menunjukkan sebanyak 75 persen atlet mengaku perubahan iklim telah berdampak negatif terhadap kesehatan dan performa mereka.

Namun, risiko terbesar diperkirakan justru dialami suporter, relawan, dan petugas yang menghabiskan waktu berjam-jam di area luar stadion, seperti zona penggemar, tempat parkir, maupun jalur transportasi. Konsumsi alkohol di tengah cuaca panas juga dinilai meningkatkan risiko dehidrasi.

Sejumlah kota penyelenggara telah menambah area berteduh, titik pendinginan, akses air minum, serta menyiagakan tenaga medis di sekitar stadion dan FIFA Fan Festival untuk mengantisipasi kasus terkait cuaca ekstrem.

BACA JUGA :  Prabowo Gelar Lomba Kota Terbersih Berhadiah Rp20 Miliar, Target Indonesia Bebas Sampah 2027

Cara Menghindari Dampak Gelombang Panas

Para pakar menyarankan masyarakat memperbanyak konsumsi air putih, menghindari paparan sinar matahari langsung, serta mencari tempat yang teduh atau berpendingin udara.

Bagi mereka yang harus beraktivitas di luar ruangan, disarankan mengenakan pakaian longgar berwarna terang, mengurangi aktivitas berat saat suhu mencapai puncaknya, serta memanfaatkan kipas pendingin atau handuk dingin. Minuman dingin maupun es serut juga dapat membantu menurunkan suhu tubuh.

Profesor Klinis Kinesiologi dan Ilmu Olahraga Universitas Miami, Maggie Aldousany, mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu hingga merasa haus untuk mulai minum.

“Sangat penting untuk menyadari kita tidak boleh menunggu sampai haus. Jika akan menonton pertandingan secara langsung atau merayakannya di luar ruangan, pastikan kebutuhan cairan sudah dipenuhi sejak beberapa hari sebelumnya,” ujarnya.

Sementara itu, Cornish menambahkan bahwa seseorang yang mulai merasa pusing atau tubuhnya terasa panas tetapi tidak lagi berkeringat harus segera menghentikan aktivitas, mencari tempat yang lebih sejuk, dan memperbanyak minum air. Jika gejalanya semakin berat, penanganan medis harus segera dilakukan.

Tags: BostonCuaca Ekstremexertional heat illnessFIFAgelombang panas ASheat dome Amerika Serikatheat indexKansas Citykeselamatan suporterperubahan iklimPhiladelphiapiala dunia 2026suhu 43 derajat celsius
Previous Post

Penerapan Metode Transportasi untuk Meminimalkan Biaya Distribusi Produk pada Perusahaan

Next Post

Warung Kopi di Bekasi Jadi Kedok Jual Obat Keras, Polisi Tangkap Satu Pelaku

Related Posts

HUT ke-255 Pontianak, Mengenal Pengkang Kuliner Ketan Bakar dengan Isian Udang
DAERAH

HUT ke-255 Pontianak, Mengenal Pengkang Kuliner Ketan Bakar dengan Isian Udang

Oktober 23, 2026
2.3k
Lima Tahun Menjaga Konsistensi, FIFGROUP Raih The Finance Golden Star Award 2026 
EKONOMI

Lima Tahun Menjaga Konsistensi, FIFGROUP Raih The Finance Golden Star Award 2026 

Oktober 23, 2026
2.4k
Menteri Ketenagakerjaan Apresiasi Program Magang Nasional di BRI, Buka Jalan Karier bagi Ribuan Talenta Muda Indonesia
ADVERTORIAL

Menteri Ketenagakerjaan Apresiasi Program Magang Nasional di BRI, Buka Jalan Karier bagi Ribuan Talenta Muda Indonesia

Oktober 23, 2026
2.4k
Syahara Khoerunisa Matangkan Bidikan, Atlet Panahan Tangsel Bidik Prestasi di Porprov 2026
TANGERANG SELATAN

Syahara Khoerunisa Matangkan Bidikan, Atlet Panahan Tangsel Bidik Prestasi di Porprov 2026

Oktober 23, 2026
2.4k
Andra Soni Dukung Target Kredit Rakyat Rp400 Triliun, UMKM Banten Jadi Sorotan
BANTEN

Andra Soni Dukung Target Kredit Rakyat Rp400 Triliun, UMKM Banten Jadi Sorotan

Oktober 23, 2026
2.4k
Dukung Elektrifikasi Desa dan Pemulihan Pascabencana, BRI Peduli Perluas Akses Energi Surya bagi Ribuan Keluarga
ADVERTORIAL

Dukung Elektrifikasi Desa dan Pemulihan Pascabencana, BRI Peduli Perluas Akses Energi Surya bagi Ribuan Keluarga

Oktober 23, 2026
2.5k
Next Post
Warung Kopi di Bekasi Jadi Kedok Jual Obat Keras, Polisi Tangkap Satu Pelaku

Warung Kopi di Bekasi Jadi Kedok Jual Obat Keras, Polisi Tangkap Satu Pelaku

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com