PERKEMBANGAN globalisasi dan kemajuan teknologi telah membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pola pikir, perilaku, dan gaya hidup masyarakat. Di tengah perkembangan tersebut, kemampuan berpikir kreatif menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki oleh generasi muda agar mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan di masa depan.
Kreativitas tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menciptakan sesuatu yang baru, tetapi juga kemampuan menemukan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Selain kreativitas, kesadaran terhadap lingkungan juga menjadi isu yang semakin penting. Berbagai permasalahan lingkungan seperti meningkatnya volume sampah, pencemaran lingkungan, dan penggunaan sumber daya alam yang tidak terkendali menunjukkan perlunya pendidikan lingkungan sejak usia dini. Anak-anak perlu diberikan pemahaman bahwa lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia sehingga harus dijaga dan dimanfaatkan secara bijaksana untuk keberlanjutan di masa yang akan datang.
Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan untuk menanamkan nilai kreativitas dan kepedulian lingkungan adalah melalui kegiatan berbasis lingkungan. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar secara langsung melalui pengalaman, praktik, permainan edukatif, serta pemanfaatan berbagai sumber daya yang tersedia di sekitar mereka. Melalui pendekatan tersebut, anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kerja sama, komunikasi, dan kreativitas dalam menghasilkan karya yang bermanfaat.
Taman baca sebagai salah satu sarana pendidikan nonformal memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan potensi anak di lingkungan masyarakat. Selain berfungsi sebagai tempat membaca, taman baca dapat menjadi pusat kegiatan edukatif yang mendorong tumbuhnya kreativitas dan kepedulian sosial. Namun, masih terdapat keterbatasan program pembelajaran yang secara khusus mengintegrasikan aspek kreativitas, keberlanjutan, dan pemanfaatan lingkungan dalam kegiatan sehari-hari anak-anak. Kondisi tersebut menjadi peluang untuk menghadirkan program edukasi yang lebih inovatif dan menarik.
Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan tema “Membangun Pola Pikir Kreatif dan Berkelanjutan melalui Kegiatan Berbasis Lingkungan”, mahasiswa berupaya memberikan edukasi kepada anak-anak usia 5–14 tahun melalui berbagai kegiatan interaktif yang menggabungkan unsur pembelajaran, kreativitas, dan kepedulian lingkungan. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui praktik langsung, permainan edukatif, pemanfaatan barang bekas, serta pengenalan nilai-nilai keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Diharapkan melalui kegiatan ini anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mampu mengembangkan pola pikir kreatif dalam memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar mereka. Dengan demikian, program ini dapat berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang kreatif, inovatif, produktif, serta memiliki kesadaran lingkungan yang tinggi sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan yang kami lakukan pada kegiatan pengabdian masyarakat di Taman Baca PEKA sebagai berikut :
- Sosialisasi Program kepada pengelola taman baca dan masyarakat mengenai tujuan, manfaat, serta rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan.
- Edukasi interaktif terhadap masyarakat dan anak – anak berupa penyampaian materi tentang penting nya menjaga lingkungan terhadap limbah yang ada di sekitar masyakarat dengan metode video edukasi dan story telling menarik.
- Simulasi dan praktik mengenai kegiatan memilah sampah anorganik dan organic, mengenai limbah yang dapat di daur ulang dan dijadikan kreasi kerajinan tangan.
- Kegiatan kreatif yaitu berupa membuat kerajian tangan dengan limbah yang ada seperti botol bekas,kaleng minuman, kertas dll.
- Menjaga kebersihan lingkungan taman baca dengan mengajak kerja bakti sederhan di sekitar taman baca
Selama kegiatan berlangsung anak – anak dan masyarakat setemapat menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi. Mereka aktif mengikuti kegaiatan yang sudah kami siapkan dalam memperhatikan modul ata video yang kami siapkan, aktif bertanya dan berinteraksi pada saat materi disampaikan, aktif dalam mendesai, menyusun dan menghias kerajinan tangan yang dibuat melalui limbah yang ada seperti botol bekas, kaleng minuman, kertas dan lain sebagainya.
Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar membuat kerajinan tangan, tetapi juga memahami bahwa sebuah karya sederhana dapat memiliki nilai ekonomi apabila dikembangkan dengan kreativitas dan ketekunan. Pendekatan pembelajaran praktik seperti ini dinilai efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik, imajinasi, serta rasa percaya diri anak. Temuan serupa juga banyak diterapkan dalam berbagai kegiatan PMKM mahasiswa yang berfokus pada kreativitas dan pengembangan keterampilan dan karakter anak-anak.
Pihak pengelola Taman Baca PEKA menyambut baik kergiatan yang dilakukan teman taman Mahasiswa Universitas Pamulang. Pihak pengelola berharap kegiatan seperti ini dapat diteruskan dan dilaksanakan sebagai bentuk nyata kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pengembangan keterampilan dan kreativitas masyarakat serta karakter anak-anak melalui kegaiatan seperti ini.
Kegiatan PMKM ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen mahasiswa Universitas Pamulang dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui program-program yang mendukung pengembangan kreativitas, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan generasi muda.
Penulis:
Muhammadfadil Hediafitra (231010501481)
Shahnaz Zahira Virgi (231010505142)
Septi Susi Yanti Hutagaol (231010501629)
Mahasiswa Program Studi Manajemen S1 Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang







