JAKARTA – Kabar menggembirakan datang dari komedian senior Haji Bolot yang sebelumnya menjalani perawatan intensif akibat serangan jantung. Setelah sempat berada dalam kondisi kritis, kesehatan Haji Bolot kini menunjukkan perkembangan positif.
Sang istri, Nurhayati, mengungkapkan bahwa Haji Bolot yang akrab disapa Baba sudah dipindahkan dari ruang Intensive Care Unit (ICU) dan kini menjalani perawatan lanjutan di ruang Intensive Cardiac Care Unit (ICCU).
“Alhamdulillah, Baba sekarang sudah tidak di ICU lagi,” kata Nurhayati, dikutip dari program FYP, Selasa, 16 Juni.
Menurut Nurhayati, kepindahan ke ruang ICCU menjadi sinyal baik dalam proses pemulihan suaminya setelah sempat tidak sadarkan diri selama dua hari akibat serangan jantung yang dialaminya.
“Baba sekarang berada di ruangan ICCU. Alhamdulillah sudah respons, sudah ada kemajuan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat pertama kali mengalami serangan jantung, Haji Bolot sempat mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Sari Asih. Namun, karena membutuhkan fasilitas medis yang lebih lengkap, ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati untuk menjalani tindakan lanjutan.
“Setibanya di rumah sakit, karena memang Baba harus dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati akibat peralatan di Rumah Sakit Sari Asih tidak memadai. Baba langsung dilakukan tindakan akibat serangan jantung dalam kategori berat,” lanjutnya.
Selain masalah jantung, Nurhayati juga mengungkapkan bahwa suaminya pernah mengalami infeksi bakteri pada ginjal yang mengharuskannya menjalani cuci darah. Meski demikian, tindakan tersebut hanya dilakukan satu kali dan bukan bagian dari perawatan rutin.
“Memang dia pernah ada bakteri di bagian ginjal yang mengakibatkan harus melakukan cuci darah dan itu satu kali saja dan tidak rutin,” jelasnya.
Nurhayati menduga kebiasaan merokok yang sudah lama dijalani Haji Bolot turut berkontribusi terhadap kondisi kesehatannya. Ia menyebut suaminya merupakan perokok aktif yang cukup sulit meninggalkan kebiasaan tersebut.
“Kalau makanan memang enggak ada pantangan, tetapi cuma rokok yang enggak bisa dilarang. Sehari bisa tiga bungkus, mungkin karena faktor itu,” ungkapnya.
Selama menjalani perawatan, Haji Bolot juga mendapatkan sejumlah tindakan medis untuk membantu proses pemulihan. Selain pemasangan ring jantung, tim dokter turut melakukan pembersihan saluran pernapasan dari dahak yang menumpuk di paru-paru.
“Selain pasang ring, Baba juga dilakukan sedot dahak yang ada di paru-parunya,” tutupnya.
Kondisi Haji Bolot yang terus menunjukkan perkembangan positif menjadi kabar yang melegakan bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya yang selama ini mendoakan kesembuhannya.







