• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Naik Harga, Laku atau Tidak? Rahasia Elastisitas Produk

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Mei 9, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 4min read
Naik Harga, Laku atau Tidak? Rahasia Elastisitas Produk
234
SHARES
2.5k
VIEWS

ARTIKEL ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kenaikan  harga dan perilaku konsumen melalui konsep elastisitas permintaan. Dengan  menggunakan pendekatan teori ekonomi manajerial, dibahas bagaimana  sensitivitas konsumen memengaruhi keputusan pembelian. Hasil analisis  menunjukan bahwa dampak kenaikan harga berbeda-beda tergantung pada  jenis produk.

Produk dengan elastisitas tinggi cenderung mengalami  penurunan permintaan, sedangkan produk inelastic tetap dibeli oleh  konsumen. Hal ini menunjukan bahwa elatisitas permintaan menjadi faktor  penting dalam menentukan strategi penentapan harga yang efektif.

Pendahuluan

Latar Belakang  

Dalam dunia bisnis, menaikan harga sering kali menjadi dilema bagi perusahaan. Di  satu sisi, kenaikan harga dapat meningkatkan keuntungan per unit. Namun di sisi lain, ada risiko  penurunan jumlah pembelian oleh konsumen. Pertanyaannya, apakah setiap kenaikan harga  pasti membuat produk tidak laku? 

Jawabannya tidak selalu. Ada produk yang tetap diminati meskipun herganya naik,  bahkan ada yang penjualannya tetap stabil. Fenomena ini dapat dijelaskan melalui konsep  elastisitas permintaan, yang menjadi salah satu kunci penting dalam ekonomi manajerial untuk  memahami perilaku konsumen terhadap perubahan harga.  

Apa itu Elastisitas produk? Elastisitas produk, atau lebih tepatnya elastisitas permintaan,  adalah ukuran yang menunjukan seberapa besar perubahan jumlah permintaan akibat  perubahan harga. 

Kenapa ada produk yang tetap laku meski harga naik? Ada beberapa alas an utama mengapa  konsumen tetap membeli meskipun harga meningkat: 

∙ Tidak ada pengganti [subsitusi] 

BACA JUGA :  Analisis Pengambilan Keputusan Manajerial dalam Menentukan Strategi Harga pada Perusahaan Ritel di Indonesia

Produk yang unik atau sulit digantikan cenderung tetap dibeli. 

∙ Kebutuhan mendesak 

Barang seperti obat atau bahan pokok tetap dibutuhkan. 

∙ Kekuatan merek [brand] 

Produk dengan brand kuat membuat konsumen tetap loyal. 

∙ Gaya hidup dan prestise 

Produk tertentu justru semakin diminati saat harganya naik karena dianggap lebih  ekslusif

Rumusan Masalah 

  1. Bagaimana pengaruh kenaikan harga terhadap jumlah permintaan produk? 2. Seberapa besar sensitivitas konsumen terhadap perubahan harga? 
  2. Bagaimana peran elastisitas permintaan dalam strategi harga perusahaan? 

Pertanyaan penelitian 

  1. Apakah kenaikan harga selalu menyebabkan penurunan permintaan? 2. Faktor apa saja yang mempengaruhi elastisitas permintaan? 
  2. Bagaimana perusahaan memanfaatkan elastisitas dalam menentukan harga? 

Hipotesis  

  1. Kenaikan harga tidak selalu menurunkan permintaan secara signifikan. 2. Produk elastis lebih sensitive terhadap perubahan hara dibandingkan produk  inelastis. 
  2. Pemahaman elatisitas membantu perusahaan menentukan strategi harga yang  optimal.  

Tinjauan Pustaka  

Elastisitas permintaan merupakan konsep yang digunakan untuk mengukur perubahan  jumlah permintaan akibat perubahan harga. Elastisitas dibagi menjadi tiga jenis, yaitu elastis,  inelastic, dan uniter. Produk elastis memiliki respon tinggi terhadap perubahan harga,  sedangkan produk inelastic cenderung stabil.  

Faktor-faktor yang mempengaruhi elastisitas antara lain keteersediaan barang  subsitusi, tingkat kebutuhan, proposi pendapatan serta jangka waktu. Dalam ekonomi  manajerial, konsep ini digunakan sebagai dasar dalam menentukan kebijakan harga dan  strategi pemasaran.  

Metode

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi  literatur. Data diperoleh dari buku, jurnal, dan sumber ilmiah yang relavan dengan elatisitas  permintaan dan ekonomi manajerial.  

BACA JUGA :  Menganalisa Efektivitas Sistem Pengendalian Manajemen PT Gojek Tokopedia Tbk (GoTo)

Hasil dan Pembahasan

Hasil analisis menunujan bahwa respon konsumen terhadap kenaikan harga berbeda  tergantung jenis produk. Produk elastis mengalami penurunan permintaan yang signifikan  Ketika harga naik, sedangkan produk inelastic cenderung tetap stabil.  

Kenaikan harga tidak selalu berdampak negative terhadap penjualan. Pada produk  inelastic seperti kebutuhan pokok, konsumen tetap membeli meskipun harga meningkat. Hal  ini disebabkan oleh sifat kebutuhan yang mendesak dan keterbatasan alternatif. Sebaliknya,  pada produk elastis seperti barang sekunder, kenaikan harga dapat menyebabkan konsumen ke 

produk lain. Oleh karena itu, perusahaan harus memahami karakteristik produknya sebelum  menetapkan harga.  

Dalam ekonomi manajerial, pehaman elastisitas sangat penting untuk menentukan  strategi harga yang tepat. Perusahaan dapat menaikan harga pada produk inelastic untuk  meningkatkan keuntungan, sementara pada produk elastis dapat menggunakan strategi promosi  untuk menjaga penjualan.  

Simpulan   

Kenaikan harga tidak selalu menyebabkan penurunan permintaan. Hal ini tergantung  pada tingkat elastisitas produk. Produk inelastic cenderung tetap laku meskipun harga naik,  Sedangkan produk elastis sangat sensitis terhadap perubahan harga. Oleh karena itu,  perusahaan perlu memahami elastisitas permintaan untuk menentukan strategi harga yang  efektif dan optimal 

Daftar Pustaka

Lubis, A. H. (2026). Price dynamics and demand elasticity in the platform economy era: A  quantitative analysis of the online retail sector in Indonesia. International Journal of  Economics, 5(1), 1–17. 

BACA JUGA :  Pengantar Ekonomi Manajerial dalam Pengambilan Keputusan Bisnis

Mohammed, R., & Almojel, S. (2025). Elasticities of food import demand in Arab countries:  Implications for food security and policy. Sustainability, 17(14), 6271. 

Wardman, M. (2024). Investigating demand models with more flexible elasticity functions:  Empirical insights from rail demand analysis. Transportation Research. 

Oleksy-Gębczyk, A. (2024). The elasticity of demand and its role in consumer behaviour  determination: A comparative analysis of Europe and the USA. Scientific Bulletin of  Mukachevo State University. 

Huque, R., Azad, A. K., & Ahmed, N. (2024). Own price elasticities of the demand for sugar sweetened beverages in Bangladesh. BMC Public Health, 24, 1020. 

Jamissen, D., et al. (2024). The price elasticity of natural gas demand of small consumers in  Germany during the energy crisis 2022. Energy Efficiency. 

Fukasawa, T. (2024). The biases in applying static demand models under dynamic demand.  Review of Industrial Organization. 

Murjani, A. (2021). Price elasticity of demand for cigarette items: Evidence from South  Kalimantan Province of Indonesia. Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan, 4(2),  107–115.

 

Penulis:

1. Maesya Nurul Damayanti

2. Yeti H.Y Nauf

3. Zahra Wahyu Triandini

Mahasiswa Jurusan Manajemen Keuangan Universitas Pamulang
Tags: Ekonomi ManajerialElastisitas PermintaanHargaperilaku konsumenstrategi harga
Previous Post

Polisi Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, Ratusan WNA Diamankan

Next Post

Polisi Kejar Aktor Utama Judi Online Internasional Usai Gerebek Hayam Wuruk

Related Posts

SDM Bukan NPC! Kenapa Orang-Orang di Balik Layar Justru Jadi Kunci Kesuksesan Perusahaan?
DUNIA KAMPUS

SDM Bukan NPC! Kenapa Orang-Orang di Balik Layar Justru Jadi Kunci Kesuksesan Perusahaan?

Oktober 22, 2026
2.4k
Peran Public Speaking dalam Membangun Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Peran Public Speaking dalam Membangun Kepercayaan Diri

Oktober 22, 2026
2.4k
Tips Sukses Menggunakan Marketplace
DUNIA KAMPUS

Strategi Penetapan Harga Produk pada UMKM di Tengah Kenaikan Biaya Marketplace di Indonesia

Oktober 22, 2026
2.4k
Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Polisi Kejar Aktor Utama Judi Online Internasional Usai Gerebek Hayam Wuruk

Polisi Kejar Aktor Utama Judi Online Internasional Usai Gerebek Hayam Wuruk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com