• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Strategi Bertahan dan Menang Mengelola Keuntungan di Tengah Persaingan Multidimensional

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Mei 9, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 3min read
Strategi Bertahan dan Menang Mengelola Keuntungan di Tengah Persaingan Multidimensional
220
SHARES
2.1k
VIEWS

DALAM dunia Ekonomi dan bisnis modern, banyak perusahaan menghadapi sebuah paradoks yang cukup membingungkan: produksi yang tinggi tidak selalu diikuti dengan produktivitas yang optimal. Sekilas, peningkatan jumlah output dianggap sebagai tanda keberhasilan. Namun, jika ditelusuri lebih dalam, tingginya produksi belum tentu mencerminkan efisiensi dalam penggunaan sumber daya. Di sinilah pentingnya memahami perbedaan antara produksi dan produktivitas serta bagaimana mengelolanya secara efektif.

Produksi merujuk pada jumlah barang atau jasa yang dihasilkan dalam suatu periode tertentu. Sementara itu, produktivitas adalah rasio antara output yang dihasilkan dengan input yang digunakan, seperti tenaga kerja, waktu, modal, dan teknologi. Artinya, perusahaan bisa saja memproduksi dalam jumlah besar, tetapi jika biaya, 

tenaga, dan waktu yang digunakan juga sangat besar, maka produktivitasnya justru rendah.

Fenomena ini sering terjadi pada perusahaan yang terlalu fokus pada kuantitas tanpa memperhatikan efisiensi proses. Misalnya, penggunaan tenaga kerja yang berlebihan tanpa pembagian tugas yang jelas dapat menyebabkan pemborosan waktu dan energi. Begitu pula dengan penggunaan teknologi yang tidak optimal atau proses kerja yang masih manual dan tidak terstruktur.

BACA JUGA :  Integrasi Ekonomi Internasional: Peluang, Manfaat dan Tantangan Serika Pabean serta Kawasan Perdagangan Bebas

Salah satu penyebab utama rendahnya produktivitas meskipun produksi tinggi adalah kurangnya manajemen operasional yang efektif. Tanpa perencanaan yang matang, proses produksi cenderung berjalan tidak efisien. Hal ini bisa terlihat dari adanya waktu tunggu yang lama, kesalahan produksi, hingga pemborosan bahan baku. Selain itu, rendahnya keterampilan tenaga kerja juga menjadi faktor penting yang menghambat produktivitas.

Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses produksi. Langkah pertama adalah mengidentifikasi titik-titik inefisiensi, seperti proses yang terlalu panjang atau penggunaan sumber daya yang tidak tepat. Setelah itu, perusahaan dapat menerapkan strategi perbaikan seperti otomatisasi, pelatihan karyawan, dan penggunaan teknologi yang lebih canggih.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi kunci penting. Karyawan yang terampil dan terlatih mampu bekerja lebih cepat, lebih tepat, dan lebih efisien. Oleh karena itu, investasi dalam pelatihan dan pengembangan kompetensi menjadi langkah strategis yang tidak boleh diabaikan.

BACA JUGA :  PMKM Unpam: Tata Masa Depan Cerah dengan Hidup Sehat dan Bersih Sejak Dini

Selain itu, penerapan sistem manajemen yang baik, seperti lean management atau total quality management, dapat membantu perusahaan mengurangi pemborosan dan meningkatkan efisiensi. Dengan sistem ini, setiap proses kerja dianalisis dan diperbaiki secara berkelanjutan untuk mencapai hasil yang optimal.

Tidak kalah penting adalah pemanfaatan teknologi. Di era digital saat ini, penggunaan sistem otomatisasi, software manajemen produksi, dan analisis data dapat membantu perusahaan memantau kinerja secara real-time dan mengambil keputusan yang lebih tepat.

Salah satu contoh nyata PT Sri Rejeki Isman Tbk. Perusahaan ini dikenal sebagai salah satu produsen tekstil terbesar di Indonesia dengan kapasitas produksi yang sangat tinggi, bahkan mampu memenuhi pasar ekspor. Namun, dalam beberapa periode sebelum mengalami tekanan keuangan, perusahaan menghadapi tantangan efisiensi operasional. Produksi tetap berjalan besar, tetapi beban biaya juga tinggi, seperti biaya tenaga kerja, utang, serta operasional pabrik yang kompleks.

Kondisi ini menunjukkan bahwa tingginya produksi tidak selalu berbanding lurus dengan produktivitas. Dalam kasus ini, meskipun output besar, efisiensi penggunaan sumber daya belum optimal, sehingga berdampak pada kinerja keuangan perusahaan. Salah satu pelajaran penting dari kasus ini adalah pentingnya manajemen biaya, efisiensi proses produksi, serta pengelolaan sumber daya yang tepat.

BACA JUGA :  Memanfaatkan Kemajuan Teknologi dalam Memasarkan Produk Hasil Kerajinan

Sebagai solusi, perusahaan-perusahaan seperti ini umumnya perlu melakukan restrukturisasi, meningkatkan efisiensi operasional, mengadopsi teknologi yang lebih modern, serta memperbaiki manajemen keuangan agar produktivitas benar-benar meningkat, bukan hanya sekadar produksi yang tinggi.

Produksi yang tinggi tidak selalu berarti produktivitas yang baik. Tanpa efisiensi dalam penggunaan sumber daya, peningkatan produksi justru dapat menimbulkan pemborosan. Oleh karena itu, perusahaan perlu menyeimbangkan antara kuantitas dan efisiensi dengan cara meningkatkan kualitas tenaga kerja, memperbaiki sistem manajemen, serta memanfaatkan teknologi secara optimal. Dengan langkah-langkah tersebut, perusahaan tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat daya saing di tengah persaingan global.

 

Penulis:

Silvia Laurent

Raihan Fahlevi

Mukhammad Dziikhya Mubarok

Mahasiswa Jurusan Manajemen Universitas Pamulang

Tags: Mengelola KeuntunganPersaingan Multidimensional
Previous Post

8 Ciri Lemak Terbakar Saat Olahraga yang Jarang Disadari

Next Post

Provinsi Banten Raih Kategori Daerah Terbaik Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Paritrana Award

Related Posts

Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 21, 2026
2.4k
Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Next Post
Provinsi Banten Raih Kategori Daerah Terbaik Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Paritrana Award

Provinsi Banten Raih Kategori Daerah Terbaik Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Paritrana Award

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com