• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 6 Mei, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Dari Buku ke Website: Cara Santri Kini Bisa Dipantau Orang Tua Secara Real-Time

Aenna Rahman by Aenna Rahman
April 30, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 2min read
Dari Buku ke Website: Cara Santri Kini Bisa Dipantau Orang Tua Secara Real-Time
222
SHARES
2.4k
VIEWS

DI era digital seperti sekarang, hampir semua hal bisa diakses dalam genggaman. Mulai dari belanja, belajar, hingga memantau aktivitas sehari-hari. Namun, bagaimana dengan kehidupan santri di pesantren yang notabene jauh dari orang tua?

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa banyak pesantren masih menggunakan cara konvensional dalam mengelola data santri. Pencatatan absensi, aktivitas harian, hingga laporan perkembangan masih dilakukan secara manual atau semi-digital menggunakan aplikasi sederhana. Dampaknya? Proses jadi lebih lambat, rawan kesalahan, dan informasi sulit diakses secara cepat.

Masalah lain yang tidak kalah penting adalah keterbatasan wali santri dalam memantau perkembangan anaknya. Orang tua hanya mendapatkan informasi secara berkala, tanpa bisa melihat kondisi terbaru secara langsung. Padahal, rasa ingin tahu dan kekhawatiran orang tua terhadap anak yang mondok adalah hal yang wajar.

BACA JUGA :  Bahasa Indonesia Menempati Peringkat 11 sebagai Bahasa yang Paling Banyak Digunakan di Dunia

Berangkat dari permasalahan tersebut, kami mencoba menghadirkan solusi melalui pengembangan aplikasi monitoring wali santri berbasis web dalam kegiatan Kerja Praktik (KP) di Pondok Pesantren Modern Al-Bayan Islamic Boarding School.

Aplikasi ini dirancang untuk menjawab dua kebutuhan utama: mempermudah pengelolaan data di pesantren dan memberikan akses informasi yang lebih transparan kepada wali santri.

Melalui sistem ini, pihak pesantren dapat dengan mudah menginput data santri, absensi, serta aktivitas harian secara langsung ke dalam sistem. Tidak perlu lagi pencatatan berulang di buku atau file terpisah. Semua data tersimpan rapi dan terintegrasi dalam satu platform.

Sementara itu, wali santri cukup login ke website untuk melihat perkembangan anaknya secara real-time. Mulai dari kehadiran, kegiatan harian, hingga informasi penting lainnya bisa diakses kapan saja dan di mana saja.

BACA JUGA :  Manfaat Akuntansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Transformasi dari sistem manual ke digital ini membawa dampak yang cukup signifikan. Proses administrasi menjadi lebih cepat, risiko kesalahan data berkurang, dan yang terpenting, komunikasi antara pesantren dan wali santri menjadi lebih terbuka.

Lebih dari sekadar aplikasi, sistem ini menjadi jembatan yang menghubungkan orang tua dengan kehidupan anaknya di pesantren. Di tengah keterbatasan jarak, teknologi mampu menghadirkan rasa dekat.

Pengalaman ini juga menjadi pembelajaran berharga bagi kami sebagai mahasiswa. Bahwa teknologi bukan hanya soal coding, tetapi tentang bagaimana memberikan solusi nyata terhadap permasalahan di lingkungan sekitar.

Ke depan, digitalisasi di lingkungan pesantren bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, pesantren dapat terus berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai yang telah menjadi fondasinya.

BACA JUGA :  Kelebihan dan Kekurangan Digital Marketing

Penulis:

Yodi Dwi Cahyo | Teknik Informatika (Ketua KP, Kerja Praktek)
Ilham Syahgani   | Teknik Informatika
Mahasiswa Universitas Pamulang

 

Tags: Dari Buku ke Website
Previous Post

Dishub Kota Bekasi Pasang Sistem Bunyi di Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan Bekasi Timur

Next Post

Tragedi Kereta Bekasi: Ahli Waris Korban Meninggal Berhak Terima Santunan Rp50 Juta

Related Posts

Dinamika Lingkungan Sosial dalam Mendorong Keberhasilan Usaha Jajanan Kaki Lima: Perspektif Ekonomi Manajerial 
DUNIA KAMPUS

Dinamika Lingkungan Sosial dalam Mendorong Keberhasilan Usaha Jajanan Kaki Lima: Perspektif Ekonomi Manajerial 

Mei 6, 2026
2.9k
Transformasi Digital dan Peramalan Permintaan: Strategi Es Teh Indonesia Menghadapi Persaingan Bisnis Minuman Kekinian
DUNIA KAMPUS

Transformasi Digital dan Peramalan Permintaan: Strategi Es Teh Indonesia Menghadapi Persaingan Bisnis Minuman Kekinian

Mei 6, 2026
2.9k
Analisis Pengambilan Keputusan Manajerial dalam Menentukan Strategi Harga pada Perusahaan Ritel di Indonesia
DUNIA KAMPUS

Analisis Pengambilan Keputusan Manajerial dalam Menentukan Strategi Harga pada Perusahaan Ritel di Indonesia

Mei 6, 2026
2.1k
Analisis Lingkungan Bisnis dan Ekonomi terhadap Keberlangsungan Usaha UMKM Kuliner Modern
DUNIA KAMPUS

Analisis Lingkungan Bisnis dan Ekonomi terhadap Keberlangsungan Usaha UMKM Kuliner Modern

Mei 6, 2026
2.1k
Analisis Lingkungan Bisnis Industri e-Commerce Indonesia
DUNIA KAMPUS

Analisis Lingkungan Bisnis Industri e-Commerce Indonesia

Mei 5, 2026
3k
Dari Untung ke Rugi: Bagaimana Lingkungan Bisnis Mengubah Segalanya
DUNIA KAMPUS

Dari Untung ke Rugi: Bagaimana Lingkungan Bisnis Mengubah Segalanya

Mei 5, 2026
2.8k
Next Post
Imbas Insiden Bekasi Timur, KAI Hentikan Operasional KA Jarak Jauh dari Gambir-Pasarsenen

Tragedi Kereta Bekasi: Ahli Waris Korban Meninggal Berhak Terima Santunan Rp50 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com