• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Senin, 27 April, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Sri Sultan Hamengkubuwana X Tegas: Tak Ada Toleransi Kekerasan Anak, Kasus Little Aresha Daycare Diusut Tuntas

Aenna Rahman by Aenna Rahman
April 27, 2026
in DAERAH, NEWS
Reading Time: 2min read
Sri Sultan Hamengkubuwana X Tegas: Tak Ada Toleransi Kekerasan Anak, Kasus Little Aresha Daycare Diusut Tuntas

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwana X. (Foto: Beritasatu.com/Olena Wibisana)

225
SHARES
2.5k
VIEWS

YOGYAKARTA– Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwana X menegaskan tidak ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan terhadap anak, menyusul kasus yang terjadi di Little Aresha Daycare.

“Harapan saya, itu yang pertama dan terakhir. Karena di Jogja itu kita tidak senang dengan kekerasan,” tegas Sultan, Senin (27/4/2026) dikutip dari Beritasatu.com.

Sultan menyampaikan pihaknya masih mendalami latar belakang kasus tersebut dan akan menggelar pertemuan dengan DP3AP2 DIY pada Selasa (28/4/2026) untuk memperoleh laporan lengkap terkait penanganannya.

Terkait penetapan 13 tersangka oleh kepolisian, Sultan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah aparat penegak hukum. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

BACA JUGA :  Polri Pastikan Usut Tuntas Kasus Penelantaran Anak di Pasar Jaksel

“Mereka sudah tersangka, polisi sudah melakukan penelitiannya. Kita tunggu saja, jangan mendahului. Kita hormati proses hukum yang berlaku saja,” ujarnya.

Meski masih menunggu laporan resmi, Pemerintah Daerah DIY disebut telah bergerak cepat sejak awal kejadian dengan memberikan perlindungan kepada para korban. Upaya tersebut meliputi pengamanan serta pendampingan terhadap anak-anak yang terdampak.

Sultan menegaskan, pendampingan tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga mencakup pemulihan kondisi fisik dan psikologis korban. “Otomatis itu kita lakukan untuk anaknya. Kita juga perlu pengobatan dari si anak, jadi kita sudah mengambil langkah dari awal,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti menekankan bahwa operasional daycare harus mengedepankan tanggung jawab moral dan kepercayaan masyarakat, bukan sekadar orientasi bisnis.

BACA JUGA :  Kasus Temuan Anak di Pasar Jaksel Diusut Bareskrim Polri, Diduga Disiksa di Surabaya

“Ini menjadi perhatian penuh, bukan sekadar komersialisasi. Bagaimana kemudian tanggung jawab dan kepercayaan terhadap usaha seperti itu harus dijaga, karena yang kita bicarakan ini adalah anak-anak,” kata Ni Made.

Ia juga memastikan Pemda DIY mendukung penuh proses hukum yang berjalan serta telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk memberikan pendampingan kepada korban dan keluarga melalui unit perlindungan perempuan dan anak.

Ke depan, Pemda DIY akan memperkuat koordinasi lintas sektor dengan melibatkan Dinas Pendidikan, DP3AP2, hingga Dinas Perizinan. Evaluasi akan difokuskan pada aspek perizinan serta kualifikasi tenaga pengasuh di daycare.

Selain itu, pemerintah juga akan mengkaji efektivitas sistem pengawasan di tingkat kabupaten/kota, termasuk kemungkinan pembentukan unit khusus untuk pengawasan rutin.

BACA JUGA :  Polisi Rujuk Anak Diduga Korban Kekerasan Ayahnya ke RS Polri

“Harapannya, ini menjadi kasus yang pertama dan terakhir di DIY,” pungkas Ni Made.

Kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah sebagai momentum memperkuat sistem perlindungan anak serta memastikan lingkungan tumbuh kembang yang aman dan layak bagi anak-anak.

Tags: Kasus Daycare Little Aresha Daycarekekerasan anakSri Sultan Hamengkubuwana X
Previous Post

Cerita Haru Dhani, Jemaah Haji Muda yang Siap Dampingi Ibu ke Tanah Suci

Next Post

Papua Targetkan Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Total Otonomi Daerah

Related Posts

KRL Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Ringsek
MEGAPOLITAN

KRL Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Ringsek

April 27, 2026
2.5k
Papua Targetkan Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Total Otonomi Daerah
DAERAH

Papua Targetkan Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Total Otonomi Daerah

April 27, 2026
135
Cerita Haru Dhani, Jemaah Haji Muda yang Siap Dampingi Ibu ke Tanah Suci
DAERAH

Cerita Haru Dhani, Jemaah Haji Muda yang Siap Dampingi Ibu ke Tanah Suci

April 27, 2026
2.1k
Tangsel Raih Predikat Kota Berkinerja Tinggi dari Kemendagri, Masuk Tiga Besar Nasional
TANGERANG SELATAN

Tangsel Raih Predikat Kota Berkinerja Tinggi dari Kemendagri, Masuk Tiga Besar Nasional

April 27, 2026
2.6k
BRI Dukung Clash of Legends 2026, Hadirkan Pengalaman Sepak Bola Kelas Dunia bagi Nasabah
ADVERTORIAL

BRI Dukung Clash of Legends 2026, Hadirkan Pengalaman Sepak Bola Kelas Dunia bagi Nasabah

April 27, 2026
3.9k
Tangsel Siap Perkuat Otonomi Daerah, Pilar Tekankan Sinergi Pusat-Daerah dan Inovasi Pelayanan Publik
TANGERANG SELATAN

Tangsel Siap Perkuat Otonomi Daerah, Pilar Tekankan Sinergi Pusat-Daerah dan Inovasi Pelayanan Publik

April 27, 2026
3k
Next Post
Papua Targetkan Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Total Otonomi Daerah

Papua Targetkan Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Total Otonomi Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com