JAKARTA – Agnes Aditya Rahajeng resmi terpilih sebagai pemenang ajang Puteri Indonesia 2026 dalam malam grand final yang berlangsung di Jakarta International Convention Center pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari. Finalis asal Banten itu sukses meraih mahkota setelah melewati serangkaian tahap penilaian dan sesi tanya jawab yang ketat.
Mahkota kemenangan disematkan langsung oleh Firsta Yufi Amarta Putri sebagai penerus gelar Puteri Indonesia tahun sebelumnya.
Dalam kompetisi tersebut, Agnes berhasil mengungguli 45 finalis dari 34 provinsi di seluruh Indonesia. Para peserta datang dari beragam latar belakang profesi, mulai dari dokter, model, pengusaha, profesional, aktivis sosial dan lingkungan, hingga mahasiswa.
Sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia 2026, Agnes akan mengemban sejumlah tanggung jawab, termasuk memperkenalkan kekayaan budaya dan pariwisata Indonesia, sekaligus terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dalam video profil yang ditayangkan selama kompetisi, Agnes memperkenalkan dirinya sebagai lulusan ilmu komunikasi sekaligus kreator konten. Perempuan kelahiran Amerika Serikat pada 13 Januari 2000 itu mengungkapkan bahwa dirinya besar di Bali dan menetap di Banten selama satu dekade terakhir.
Ia juga dikenal sebagai salah satu pendiri Rahajeng Studio, sebuah wadah kreatif tempat dirinya terlibat langsung dalam proses produksi, mulai dari penulisan konsep, penyutradaraan, hingga tampil sebagai pemeran dalam berbagai konten.
Agnes berasal dari keluarga yang juga dikenal di dunia fesyen dan kecantikan. Ia merupakan saudara dari Maria Rahajeng dan Elizabeth Rahajeng. Nama Maria sendiri pernah mencuri perhatian publik setelah menjadi juara utama ajang Miss Indonesia 2014.
Tak hanya aktif di industri kreatif, Agnes bersama saudara-saudaranya juga mengembangkan Rahajeng Closet, sebuah inisiatif yang fokus pada memperpanjang siklus hidup produk fesyen melalui pemanfaatan barang bekas.
Program tersebut turut diarahkan untuk mendukung pendidikan anak-anak serta memperkuat perlindungan bagi perempuan.
Dalam pernyataannya lewat video profil, Agnes menegaskan visinya sebagai kreator konten. “Sebagai kreator konten, saya ingin menumbuhkan kepedulian dan mendorong aksi melalui karya-karya saya,” ujarnya dikutip Sabtu, 25 April 2026.
Ia juga mengungkapkan alasan mengikuti ajang Puteri Indonesia. Menurut Agnes, langkah itu menjadi kesempatan untuk memperluas dampak positif melalui kreativitas dan suara yang dimilikinya.
“Saya ingin menggunakan kreativitas dan suara saya untuk menginspirasi komunitas lokal maupun global, sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Agnes.







