BEKASI – Presiden Prabowo Subianto memastikan seluruh korban kecelakaan tabrakan kereta api dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur mendapatkan penanganan medis secara maksimal serta jaminan kompensasi dari pemerintah.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo usai menjenguk para korban yang tengah dirawat di RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid, Selasa, 28 April.
“Semuanya sudah ditangani, yang saya lihat sudah ditangani dengan baik,” kata Prabowo.
Berdasarkan data terbaru dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) hingga pukul 08.45 WIB, insiden kecelakaan di Bekasi Timur mengakibatkan 14 orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka-luka.
Prabowo menyebut sebagian korban sudah mendapatkan penanganan dari tim medis, bahkan beberapa di antaranya telah diperbolehkan pulang setelah kondisi dinyatakan membaik.
Selain memastikan pelayanan medis berjalan optimal, pemerintah juga menjamin pemenuhan hak korban melalui pemberian santunan dan kompensasi.
“Ya, nanti ada semuanya ada, kompensasinya,” ucap Prabowo saat menjawab pertanyaan awak media terkait bantuan bagi korban.
Presiden turut menyampaikan belasungkawa mendalam, baik secara pribadi maupun atas nama pemerintah, kepada keluarga korban yang terdampak musibah tersebut. Ia juga memerintahkan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Pemerintah, lanjut Prabowo, akan mempercepat pembangunan infrastruktur pengamanan di sejumlah titik perlintasan kereta api padat penduduk guna meminimalkan risiko kejadian serupa di masa mendatang.







