WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan keyakinannya bahwa konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran akan segera berakhir dalam waktu dekat.
Dalam pernyataannya di Gedung Putih, Trump menegaskan, “Perang ini bisa selesai dalam dua hingga tiga minggu ke depan.” Ia menambahkan bahwa operasi militer yang sedang berlangsung saat ini masih dalam tahap penyelesaian.
“Jika kami pergi, situasinya bisa langsung berubah. Namun saat ini kami masih menyelesaikan operasi yang ada,” ujar Trump dilansir dari Aljazeera, Rabu (1/4/2026).
Ia juga menilai konflik tidak harus diselesaikan melalui jalur negosiasi dengan Iran. “Kami tidak selalu membutuhkan negosiasi untuk mengakhiri ini,” tegasnya, seraya menyebut tekanan militer telah memberikan dampak signifikan.
Terkait langkah selanjutnya, Trump mengungkapkan kemungkinan penarikan pasukan dalam waktu dekat. “Penarikan pasukan mungkin dilakukan dalam beberapa minggu ke depan,” katanya.
Di tengah situasi tersebut, dampak konflik mulai terasa secara global. Ketegangan yang terjadi turut memicu kenaikan harga energi dan meningkatkan kekhawatiran pasar internasional.
Sementara itu, Paus Leo XIV turut menyerukan pentingnya penyelesaian damai. “Para pemimpin dunia harus mengedepankan dialog untuk meredam kekerasan,” ujarnya.
Ia berharap konflik dapat segera diselesaikan tanpa memperluas eskalasi. “Upaya damai harus segera dilakukan demi menghindari dampak yang lebih besar,” tambahnya.
Pernyataan Trump dan seruan Paus kini menjadi sorotan dunia, seiring harapan bahwa konflik di Timur Tengah benar-benar bisa segera berakhir.







