• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Seni, Kreativitas, dan Akuntansi: Terapi Ekspresif bagi Anak Yayasan Al Kamilah

PKM Universitas Pamulang

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Februari 7, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 3min read
Seni, Kreativitas, dan Akuntansi: Terapi Ekspresif bagi Anak Yayasan Al Kamilah
228
SHARES
3.1k
VIEWS

PENGEMBANGAN kapasitas emosional dan sosial anak merupakan aspek penting dalam proses pendidikan yang berkelanjutan. Hal inilah yang melatarbelakangi pelaksanaan kegiatan Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat (PMKM) oleh mahasiswa Universitas Pamulang di Yayasan Al Kamilah, Bogor, pada 16 November 2025.

Kegiatan yang mengusung tema “Kelas Seni dan Kreativitas sebagai Sarana Terapi Ekspresif bagi Anak melalui Pendekatan Interaktif” ini dirancang sebagai upaya edukatif untuk membantu anak-anak usia SMP hingga SMA dalam memahami, mengekspresikan, dan mengelola emosi secara konstruktif.

Program ini berangkat dari pemahaman bahwa fase remaja merupakan periode perkembangan emosional yang kompleks. Pada tahap ini, anak sering kali mengalami kesulitan dalam mengungkapkan perasaan secara verbal, sehingga membutuhkan medium alternatif yang aman dan inklusif. Tidak semua anak mampu menceritakan apa yang mereka rasakan, terutama dalam lingkungan sosial yang terbatas. Seni dan kreativitas kemudian dipilih sebagai medium terapi ekspresif karena mampu menjadi bahasa alternatif bagi anak untuk menyalurkan emosi, melakukan refleksi diri, serta membangun pemahaman terhadap perasaan mereka sendiri.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya memberikan materi secara satu arah. Anak-anak diajak terlibat langsung dalam aktivitas seni sederhana yang mendorong mereka mengekspresikan perasaan, bekerja sama, dan berinteraksi dengan teman sebaya. Dari proses tersebut, terlihat bagaimana seni mampu mencairkan suasana. Anak-anak yang awalnya pasif perlahan mulai berani berbicara, berbagi cerita saat sesi quiz.

BACA JUGA :  Memahami Rasio Nilai Pasar: Panduan Komprehensif untuk Investor

Selain aspek emosional, kegiatan ini juga dirancang untuk menumbuhkan keterampilan sosial. Melalui diskusi kelompok dan aktivitas kolaboratif, anak-anak belajar menghargai pendapat orang lain, menyampaikan ide dengan cara yang positif, serta mengelola perbedaan. Nilai-nilai ini menjadi bekal penting bagi mereka, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di dunia pendidikan dan kerja di masa depan.

Menariknya, program ini tidak berhenti pada seni sebagai media ekspresi semata. Mahasiswa Universitas Pamulang juga mengaitkan seni dan kreativitas dengan dunia akuntansi dan dunia kerja. Anak-anak diperkenalkan pada pemahaman bahwa kreativitas tidak hanya berkaitan dengan menggambar atau membuat karya seni, tetapi juga berperan besar dalam berpikir logis, mencari solusi efisien, dan memecahkan masalah, termasuk masalah biaya dan pengelolaan sumber daya.

Melalui contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan anak, mahasiswa menjelaskan bahwa akuntansi tidak selalu identik dengan angka yang kaku dan membosankan. Di balik proses pencatatan dan perhitungan, terdapat kebutuhan akan kreativitas untuk menganalisis masalah, melihat peluang, serta mengambil keputusan yang tepat. Dengan cara ini, anak-anak diajak membuka sudut pandang baru bahwa seni dan logika dapat berjalan beriringan.

BACA JUGA :  Tingkatkan Daya Saing Lulusan, Mahasiswa Unpam Gelar Simulasi Wawancara Kerja di SMA PGRI 22 Serpong

Respons anak-anak Yayasan Al Kamilah terhadap kegiatan ini terbilang positif. Sebagian besar dari mereka tampak antusias mengikuti setiap sesi. Ekspresi wajah yang ceria, keaktifan dalam bertanya, hingga keberanian menyampaikan pendapat menjadi indikator bahwa pendekatan interaktif yang digunakan mampu menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.

Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sosial yang berharga. Mereka tidak hanya menerapkan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah, tetapi juga belajar memahami realitas sosial dan kebutuhan emosional anak-anak. Sementara bagi anak-anak Yayasan Al Kamilah, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan diri, kemampuan mengelola emosi, serta cara berpikir kreatif yang akan berguna dalam menentukan pilihan hidup mereka ke depan.

BACA JUGA :  Kegiatan Usaha PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk

Kegiatan Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak harus dibatasi oleh sekat disiplin ilmu. Ketika seni, kreativitas, dan akuntansi dipadukan dalam pendekatan yang humanis, proses belajar dapat menjadi lebih relevan, dan berdampak nyata. Lebih dari sekadar program singkat, kelas seni dan kreativitas ini merepresentasikan pendekatan pendidikan yang humanis dan kontekstual. Integrasi seni sebagai media terapi ekspresif dengan pola pikir akuntansi yang analitis dan solutif menunjukkan bahwa pembelajaran lintas disiplin mampu menjawab kebutuhan emosional sekaligus kognitif anak.

Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya memperoleh ruang untuk mengenali diri dan emosi mereka, tetapi juga diperkenalkan pada cara berpikir kreatif dan rasional sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan dan dunia kerja di masa depan. Pada saat yang sama, kegiatan ini menegaskan peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan sosial yang hadir secara nyata di tengah masyarakat.

 

Penulis:

1. Serley Chyntia (Ketua)
2. Amanda Yasmin (Anggota)
3. Trisnawati (Anggota)
4. Zahwa Nurislamia (Anggota)
Mahasiswa Program Studi Akuntansi S2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang
Tags: AkuntansiPKM Unpam
Previous Post

Ketika Jam Tangan Kayu Berhasil Tembus Pasar Global- Kiprah Ma.ja Watch, UMKM Binaan BRI

Next Post

Mahasiswa Universitas Pamulang Edukasi Siswa SMP tentang Pemanfaatan AI Secara Bijak

Related Posts

Public Speaking Kunci Meningkatkan Kepercayaan dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking Kunci Meningkatkan Kepercayaan dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 22, 2026
2.3k
SDM Bukan NPC! Kenapa Orang-Orang di Balik Layar Justru Jadi Kunci Kesuksesan Perusahaan?
DUNIA KAMPUS

SDM Bukan NPC! Kenapa Orang-Orang di Balik Layar Justru Jadi Kunci Kesuksesan Perusahaan?

Oktober 22, 2026
2.5k
Peran Public Speaking dalam Membangun Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Peran Public Speaking dalam Membangun Kepercayaan Diri

Oktober 22, 2026
2.5k
Tips Sukses Menggunakan Marketplace
DUNIA KAMPUS

Strategi Penetapan Harga Produk pada UMKM di Tengah Kenaikan Biaya Marketplace di Indonesia

Oktober 22, 2026
2.4k
Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Mahasiswa Universitas Pamulang Edukasi Siswa SMP tentang Pemanfaatan AI Secara Bijak

Mahasiswa Universitas Pamulang Edukasi Siswa SMP tentang Pemanfaatan AI Secara Bijak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com