• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Sabtu, 24 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Masih Sering Makan Mi Instan? Begini Tips Mengolahnya Agar Lebih Sehat

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Februari 3, 2026
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 2min read
Masih Sering Makan Mi Instan? Begini Tips Mengolahnya Agar Lebih Sehat
266
SHARES
2.2k
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Mi instan sering menjadi andalan saat waktu terbatas atau tubuh sudah kelelahan. Kepraktisannya memang sulit ditolak. Namun, tingginya kandungan garam dan bumbu instan kerap membuat makanan ini dicap kurang ramah bagi kesehatan. Kabar baiknya, mi instan masih bisa dikonsumsi dengan lebih bijak asal ada penyesuaian dalam pengolahannya.

Salah satu langkah penting adalah memodifikasi penggunaan bumbu dan menambahkan bahan makanan lain agar kandungan gizinya lebih seimbang. Ahli gizi sekaligus anggota Asosiasi Dietisien Indonesia (AsDI), Diah Maunah, menyebut mi instan kuah masih dapat ditoleransi sebagai menu sesekali, terutama jika dilakukan pengurangan bumbu instan.

“Penggunaan bumbu bubuk sebaiknya dikurangi untuk menekan asupan natrium. Sebagian rasanya bisa diganti dengan bumbu dapur,” ujar Diah, dikutip dari Hello Sehat.

BACA JUGA :  Mie Instan Atau Nasi, Mana yang Lebih Cepat Bikin Gemuk?

Ia menjelaskan, pengurangan bumbu dapat disesuaikan dengan porsi masakan. Misalnya, saat memasak mi instan untuk lima orang, jumlah bumbu bubuk tidak perlu digunakan sebanyak jumlah mi. Rasa dapat diperkaya dengan tumisan bawang merah, bawang putih, kemiri, atau cabai segar tanpa menambah garam berlebihan.

Tak hanya soal bumbu, penambahan lauk juga berperan besar dalam meningkatkan kualitas gizi mi instan. Diah menyarankan sumber protein hewani seperti telur, ayam suwir, atau ikan agar kebutuhan protein tetap terpenuhi.

Sayuran pun sebaiknya selalu disertakan. Selain menambah serat dan kalium, sayur membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam sajian. Pilihan sayur yang mudah dipadukan antara lain sawi hijau atau putih, kangkung, ketimun, hingga tomat.

BACA JUGA :  Mie Sedaap di Hong Kong Ditarik dari Peredaran, Bagaimana di Indonesia? Ini Kata BPOM

Sebaliknya, ia mengingatkan agar tidak menambahkan saus atau kecap secara berlebihan karena dapat meningkatkan kadar garam. Pelengkap tinggi natrium seperti keripik asin atau pilus juga sebaiknya dihindari. Untuk menekan asupan natrium, menghabiskan kuah mi instan pun tidak dianjurkan.

Lebih lanjut, Diah menekankan pentingnya membatasi frekuensi konsumsi mi instan. Ia menyarankan agar mi instan tidak dijadikan stok rutin belanja bulanan sehingga tidak berakhir sebagai menu harian. “Mi instan sebaiknya diperlakukan sebagai makanan rekreasi, bukan makanan utama sehari-hari,” katanya.

Hal yang sama berlaku untuk mi instan yang mengklaim lebih sehat, seperti mi panggang atau non-MSG. Menurut Diah, klaim tersebut tetap perlu ditelaah dengan membaca label informasi gizi, terutama kandungan energi, lemak, dan natrium.

BACA JUGA :  Shin Tae-yong Yakin Indonesia ke Final Piala AFF

Ia menjelaskan, mi panggang memang bisa memiliki energi sekitar 50 persen lebih rendah dengan pengurangan lemak hingga 40 persen berkat teknik pengolahan. Namun, kandungan natriumnya tidak selalu lebih rendah.

“Pada beberapa varian mi panggang, kadar natrium justru bisa sama atau bahkan lebih tinggi, tergantung rasa, dan bisa melebihi 1.500 miligram per sajian,” jelasnya.

Karena itu, Diah kembali menegaskan bahwa mi instan—termasuk yang berlabel lebih sehat—tetap tidak dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari. Kuncinya ada pada pengaturan porsi, frekuensi, serta modifikasi agar dampaknya terhadap kesehatan bisa diminimalkan.

Tags: mie instanMie instan sehat
Previous Post

Video Viral, Warga Kabupaten Tangerang Diduga Korban TPPO di Arab Saudi

Next Post

Usai Akui Anak Kandung, Denada Tambahkan Inisial Ressa Rosano di Instagram

Related Posts

HUT ke-255 Pontianak, Mengenal Pengkang Kuliner Ketan Bakar dengan Isian Udang
DAERAH

HUT ke-255 Pontianak, Mengenal Pengkang Kuliner Ketan Bakar dengan Isian Udang

Oktober 23, 2026
2.3k
Lima Tahun Menjaga Konsistensi, FIFGROUP Raih The Finance Golden Star Award 2026 
EKONOMI

Lima Tahun Menjaga Konsistensi, FIFGROUP Raih The Finance Golden Star Award 2026 

Oktober 23, 2026
2.4k
Menteri Ketenagakerjaan Apresiasi Program Magang Nasional di BRI, Buka Jalan Karier bagi Ribuan Talenta Muda Indonesia
ADVERTORIAL

Menteri Ketenagakerjaan Apresiasi Program Magang Nasional di BRI, Buka Jalan Karier bagi Ribuan Talenta Muda Indonesia

Oktober 23, 2026
2.4k
Syahara Khoerunisa Matangkan Bidikan, Atlet Panahan Tangsel Bidik Prestasi di Porprov 2026
TANGERANG SELATAN

Syahara Khoerunisa Matangkan Bidikan, Atlet Panahan Tangsel Bidik Prestasi di Porprov 2026

Oktober 23, 2026
2.4k
Andra Soni Dukung Target Kredit Rakyat Rp400 Triliun, UMKM Banten Jadi Sorotan
BANTEN

Andra Soni Dukung Target Kredit Rakyat Rp400 Triliun, UMKM Banten Jadi Sorotan

Oktober 23, 2026
2.4k
Dukung Elektrifikasi Desa dan Pemulihan Pascabencana, BRI Peduli Perluas Akses Energi Surya bagi Ribuan Keluarga
ADVERTORIAL

Dukung Elektrifikasi Desa dan Pemulihan Pascabencana, BRI Peduli Perluas Akses Energi Surya bagi Ribuan Keluarga

Oktober 23, 2026
2.5k
Next Post
Usai Akui Anak Kandung, Denada Tambahkan Inisial Ressa Rosano di Instagram

Usai Akui Anak Kandung, Denada Tambahkan Inisial Ressa Rosano di Instagram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com