• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Mengenal Perbedaan Pedofil dan Child Grooming, Modus Kejahatan Seksual terhadap Anak

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Januari 13, 2026
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 2min read
Mengenal Perbedaan Pedofil dan Child Grooming, Modus Kejahatan Seksual terhadap Anak
80
SHARES
178
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Pedofil dan child grooming merupakan bentuk kejahatan seksual yang menjadikan anak sebagai korban. Meski sama-sama berbahaya dan kerap disamakan, keduanya memiliki perbedaan mendasar, terutama pada bentuk dan modus tindakannya. Pemahaman yang tepat penting agar masyarakat dapat lebih waspada dan melakukan pencegahan sejak dini.

Perbedaan pedofil dan child grooming

Secara umum, pedofil merujuk pada individu yang memiliki ketertarikan seksual menyimpang terhadap anak di bawah umur. Sementara itu, child grooming adalah perilaku membangun kedekatan dan kepercayaan dengan anak secara bertahap dengan tujuan mengeksploitasi mereka secara seksual.

Psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia, Kasandra A. Putranto, dikutip dari Halodoc, menjelaskan bahwa pedofilia dan child grooming merupakan dua hal yang berbeda. Child grooming adalah proses manipulatif untuk menjalin hubungan emosional dengan anak agar pelaku dapat melakukan eksploitasi seksual.

BACA JUGA :  Studi Ungkap Instagram dan TikTok Picu Masalah Mental, Lebih Buruk dari Platform Lain

Adapun pedofilia adalah ketertarikan seksual yang bersifat menetap terhadap anak yang belum memasuki masa pubertas. Kondisi ini sering menjadi pendorong terjadinya pelecehan maupun kekerasan seksual terhadap anak.

Bentuk perilaku

Perbedaan utama terlihat dari bentuknya. Pedofilia berkaitan dengan orientasi atau ketertarikan seksual pelaku terhadap anak. Sementara child grooming lebih menitikberatkan pada tindakan dan proses pendekatan.

Seseorang bisa melakukan grooming tanpa secara terbuka mengidentifikasi dirinya sebagai pedofil. Meski demikian, grooming tetap berbahaya karena bertujuan menjerumuskan anak ke dalam situasi eksploitasi seksual.

Pola tindakan pelaku

Pelaku child grooming biasanya tidak bertindak secara langsung. Pendekatan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan komunikasi intensif, pemberian perhatian, pujian, hadiah, atau perlakuan yang membuat anak merasa istimewa dan aman.

BACA JUGA :  Sering Bilang “Nanti Saja”? Bisa Jadi Kamu Sedang Terjebak Prokrastinasi

Seiring waktu, interaksi tersebut dapat mengarah pada perilaku seksual, sehingga korban kesulitan mengenali batas antara perilaku yang aman dan berbahaya.

Berbeda dengan itu, pedofilia lebih menekankan pada ketertarikan seksual itu sendiri, tanpa selalu disertai proses pendekatan emosional yang sistematis.

Kaitan dengan tindak kejahatan

Pedofilia tidak selalu langsung berujung pada tindak kejahatan jika tidak diwujudkan dalam tindakan. Seseorang dengan kecenderungan pedofilia bisa saja menahan dorongan seksualnya.

Namun, child grooming sudah termasuk perilaku berbahaya karena merupakan bagian dari rangkaian eksploitasi seksual anak. Oleh karena itu, grooming dikategorikan sebagai tindakan kejahatan.

Dampak psikologis pada korban

Dampak psikologis dari child grooming dapat muncul bahkan sebelum terjadi kekerasan seksual atau fisik. Anak dapat mengalami tekanan emosional, kebingungan, rasa bersalah, hingga gangguan psikologis sejak tahap awal proses grooming.

Kondisi ini menunjukkan bahwa child grooming bukan hanya soal tindakan akhir, tetapi juga tentang kerusakan psikologis yang terjadi secara perlahan dan tersembunyi.

BACA JUGA :  Ragam Langkah Pemkot terkait Penanganan Kualitas Udara di Tangsel
Tags: Child GroomingKesehatan MentalMental Health
Previous Post

Selasa Pagi, BPBD Catat 28 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir

Next Post

Gerakan ‘TOS’ (Tertib Olah Sampah) Pembentukan Kebiasaan dan Aturan Pemilahan Sampah Rumah Tangga di Lingkungan RT/RW

Related Posts

Andra Soni Dukung Target Kredit Rakyat Rp400 Triliun, UMKM Banten Jadi Sorotan
BANTEN

Andra Soni Dukung Target Kredit Rakyat Rp400 Triliun, UMKM Banten Jadi Sorotan

Oktober 23, 2026
2.3k
Dukung Elektrifikasi Desa dan Pemulihan Pascabencana, BRI Peduli Perluas Akses Energi Surya bagi Ribuan Keluarga
ADVERTORIAL

Dukung Elektrifikasi Desa dan Pemulihan Pascabencana, BRI Peduli Perluas Akses Energi Surya bagi Ribuan Keluarga

Oktober 23, 2026
2.5k
Sering Alami Asam Lambung Naik? Kenali Penyebab dan 5 Cara Mencegah GERD
KESEHATAN

Sering Alami Asam Lambung Naik? Kenali Penyebab dan 5 Cara Mencegah GERD

Oktober 23, 2026
2.4k
Prakiraan Cuaca Tangsel 25 Mei 2026: Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan Ringan
TANGERANG SELATAN

Prakiraan Cuaca Tangsel Jumat 23 Oktober 2026, Tujuh Kecamatan Berpotensi Hujan

Oktober 23, 2026
2.5k
Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.4k
Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan Upaya Mencaplok Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan Upaya Mencaplok Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Gerakan ‘TOS’ (Tertib Olah Sampah) Pembentukan Kebiasaan dan Aturan Pemilahan Sampah Rumah Tangga di Lingkungan RT/RW

Gerakan 'TOS' (Tertib Olah Sampah) Pembentukan Kebiasaan dan Aturan Pemilahan Sampah Rumah Tangga di Lingkungan RT/RW

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com