• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home TANGERANG RAYA TANGERANG SELATAN

Kasus Perundungan di SMPN 19 Tangsel: Muhammad Hisyam Terbaring Tak Sadarkan Diri

Irina Jusuf by Irina Jusuf
November 11, 2025
in NEWS, TANGERANG SELATAN
Reading Time: 2min read
Kasus Perundungan di SMPN 19 Tangsel: Muhammad Hisyam Terbaring Tak Sadarkan Diri

foto: via Beritasatu/ahmad baihaqi

107
SHARES
237
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Muhammad Hisyam (13), siswa kelas tujuh SMPN 19 Ciater, Serpong, menjadi korban perundungan berat yang dilakukan oleh teman sekelasnya. Akibat kekerasan fisik tersebut, anak pasangan Novianti (36) dan Kusnadi (47) harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami gangguan saraf serius.

Peristiwa tragis itu terjadi pada 20 Oktober 2025, tepat saat jam istirahat di ruang kelas. Hisyam dipukul dengan bangku besi di bagian kepala hingga tak sadarkan diri. Pukulan keras tersebut menyebabkan kondisi kesehatannya menurun drastis, bahkan kini ia harus mendapatkan perawatan intensif.

Menurut keterangan keluarga, tindakan perundungan terhadap Hisyam bukan kali pertama terjadi. Sejak awal masuk sekolah, ia kerap menjadi sasaran kekerasan, mulai dari dipukul hingga ditusuk menggunakan pulpen.

BACA JUGA :  Banyak Anak-anak Terpapar Judol, Sekolah Didesak Tingkatkan Ekskul dan Kegiatan Nonakademik

Kakak sepupu korban, Rizki, mengungkapkan bahwa keluarga baru mengetahui insiden tersebut sehari setelah kejadian.

“Pada 20 Oktober adik sepupu saya dipukul di kepala saat jam istirahat. Kami baru tahu dan mendapat laporan dari pihak sekolah pada 21 Oktober,” ujarnya saat ditemui di kediamannya di Ciater, Senin, 10 November 2025.

Akibat kekerasan yang terus berulang, kondisi Hisyam semakin memburuk. Ia mengalami gangguan penglihatan dan seluruh tubuhnya menjadi lemas seperti lumpuh.

“Tanggal 21 Oktober itu matanya mulai rabun, dari kepala menjalar ke mata. Badan juga lemas, masih sadar tapi enggak punya tenaga,” tambah Rizki.

Pihak sekolah sempat mempertemukan keluarga korban dan keluarga terduga pelaku dalam mediasi pada Rabu (22/10/2025). Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa pihak pelaku akan menanggung seluruh biaya pengobatan Hisyam. Namun hingga kini, janji tersebut tak juga terealisasi.

BACA JUGA :  Sambangi Lokasi Perundungan Siswa Binus Serpong, KPAI Akui Dapat Informasi Ini

Sementara itu, kondisi Hisyam terus menurun. Ia kini dirawat intensif di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, dalam keadaan tidak sadarkan diri.

“Pihak terduga pelaku sekarang lepas tangan. Keluarga korban malah disuruh cari pinjaman uang,” tutur Rizki dengan nada kecewa.

Keluarga korban mengaku kecewa terhadap sikap pihak SMPN 19 Ciater. Saat didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk melakukan mediasi lanjutan, pihak sekolah justru menyarankan agar keluarga melapor ke Dinas Pendidikan.

“Kemarin LBH sudah mendatangi sekolah, tapi mereka malah menyuruh kami lapor ke Dinas Pendidikan. Pihak sekolah seperti ingin lepas tanggung jawab,” kata Rizki.

Lebih menyakitkan lagi, keluarga mendapat kabar bahwa terduga pelaku masih diperbolehkan bersekolah seperti biasa.

BACA JUGA :  Kepala P2TP2A Tangsel: Korban Bullying Jangan Takut Melapor

Bagi keluarga Hisyam, yang terpenting kini hanyalah kesembuhan sang anak. Mereka berharap Hisyam bisa segera pulih dan kembali bersekolah untuk menjalani kehidupan normal seperti anak-anak lainnya.

Tags: Kasus PerundunganKorban Bullying
Previous Post

Roy Suryo Siap Hadapi Panggilan Polisi Terkait Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Next Post

Perancangan Website SMPN 3 Cisauk sebagai Media Informasi, Publikasi Berbasis, HTML CSS Dan JavaScript

Related Posts

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.4k
Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Perancangan Website SMPN 3 Cisauk sebagai Media Informasi, Publikasi Berbasis, HTML CSS Dan JavaScript

Perancangan Website SMPN 3 Cisauk sebagai Media Informasi, Publikasi Berbasis, HTML CSS Dan JavaScript

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com