• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Membangun Generasi Gen Alfa Menuju Jiwa Wirausaha: Peran Krusial Sosialisasi di Taman Baca PEKA Pamulang 

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
November 3, 2025
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 4min read
Membangun Generasi Gen Alfa Menuju Jiwa Wirausaha: Peran Krusial Sosialisasi di Taman Baca PEKA Pamulang 
223
SHARES
2.4k
VIEWS

GENERASI Alfa, yang tumbuh berdampingan dengan teknologi canggih seperti AI dan smartphone, adalah generasi dengan potensi inovasi yang luar biasa. Mereka secara alami memiliki keunggulan dalam berpikir visual, adaptasi cepat, dan multitasking. Namun, di tengah gempuran digitalisasi, mereka perlu dibekali dengan mentalitas yang tahan banting dan kreatif. Bekal krusial tersebut adalah jiwa wirausaha.

Jiwa wirausaha, dalam konteks pendidikan dini, bukan tentang menjadi pemilik perusahaan, melainkan tentang menguasai nilai-nilai fundamental seperti kreativitas, kemandirian, kemampuan memecahkan masalah (problem-solving), ketangguhan (resilience), dan keberanian mengambil inisiatif. Nilai-nilai ini yang akan membedakan mereka sebagai pencipta, bukan sekadar konsumen di masa depan.

Taman Baca PEKA Pamulang  menjadi arena sosialisasi yang ideal karena menyediakan lingkungan non-formal, menyenangkan, dan berbasis eksplorasi. TBP dapat secara efektif menjembatani kemampuan digital Generasi Alfa dengan kebutuhan soft skill di dunia nyata, salah satunya melalui praktik kewirausahaan berbasis kerajinan tangan.

Peran Krusial Taman PEKA Pamulang 

Taman Baca PEKA Pamulang (TBP) adalah katalisator yang sempurna untuk menanamkan benih wirausaha:

  1. Memicu Kreativitas dan Imajinasi: TBP yang kaya akan buku, cerita, dan materi visual akan mendorong imajinasi anak. Imajinasi adalah bahan baku utama inovasi. Sosialisasi dapat dilakukan dengan menghubungkan cerita tentang penemu atau perajin sukses dengan kegiatan praktik kerajinan.
  2. Mengasah Motorik dan Fokus: Aktivitas kerajinan, seperti merangkai manik-manik, secara langsung melatih motorik halus dan konsentrasi anak, keterampilan yang sering terganggu oleh paparan gawai yang berlebihan. Fokus dan ketelitian adalah sifat penting bagi seorang wirausahawan yang menghasilkan produk berkualitas.
  3. Laboratorium Keterampilan Sosial: TBP menjadi tempat anak-anak berinteraksi lintas usia dan latar belakang. Aktivitas kelompok dan proses penjualan akan memaksa mereka melatih komunikasi, negosiasi, dan kerja sama tim secara langsung keterampilan yang tidak tergantikan oleh interaksi virtual.
BACA JUGA :  PKM Unpam: Eksplorasi Teknologi Digital dalam Mendukung Lingkungan Bersih

Strategi Praktis Sosialisasi: Belajar Kewirausahaan dari Kreasi Gelang

Untuk Generasi Alfa, pembelajaran haruslah experiential dan langsung. Metode membuat dan menjual gelang kreasi adalah alat sosialisasi kewirausahaan yang sangat efektif karena melibatkan kreativitas, proses, dan transaksi ekonomi mikro. Program ini dapat dirancang dalam tiga tahapan kunci di TBP:

Tahap 1: Desain dan Produksi (Melatih Inovasi dan Kualitas)

  1. Konsep Desain: Anak-anak diajak merancang desain gelang unik sesuai selera mereka, memilih warna, dan manik-manik. Ini melatih kreativitas dan pemikiran diferensiasi produk (unique selling point).
  2. Proses Merangkai: Anak-anak diberikan bahan baku sederhana (benang, manik-manik, ) dan diajarkan teknik merangkai. Tahap ini menanamkan kesabaran, ketelitian, dan pentingnya menghasilkan produk yang rapi dan berkualitas tinggi.
  3. Kreativitas Kemasan: Setelah gelang selesai, mereka diminta memikirkan cara mengemasnya agar menarik. Ide kreatif seperti label nama gelang buatan tangan atau kartu kecil dengan cerita dibalik gelang akan melatih branding sederhana.
BACA JUGA :  Dampak Monopoli dalam Penyediaan Listrik oleh PLN terhadap Konsumen di Indonesia

Tahap 2: Manajemen Harga dan Pemasaran (Melatih Soft Skill dan Keuangan)

  1. Penentuan Harga Pokok Produksi: Anak-anak diajak menghitung biaya bahan baku (manik-manik, benang). Ini adalah pelajaran akuntansi sederhana untuk memahami konsep modal dan bagaimana menentukan harga jual yang menghasilkan keuntungan.
  2. Aktivitas Penjualan (Mini Market Day): Penjualan dilakukan di TBP kepada sesama teman, orang tua, atau pengelola. Pada tahap ini, anak-anak belajar:
    • Komunikasi dan Pitching: Menawarkan gelang dengan percaya diri dan menjelaskan keunikan kreasi mereka.
    • Negosiasi: Berinteraksi dan menanggapi pertanyaan pembeli, melatih kemampuan berunding secara sehat.
  3. Memanfaatkan Digital Sederhana: Untuk Generasi Alfa, mereka dapat diajak memotret gelang kreasi mereka untuk membuat e-katalog sederhana, mengajarkan pentingnya visualisasi produk dalam pemasaran digital.

Dampak Jangka Panjang dan Sinergi Tiga Pilar

Kegiatan membuat dan menjual gelang kreasi memiliki dampak yang berkelanjutan bagi pembentukan karakter Generasi Alfa, yang jauh lebih berharga daripada hasil penjualan semata.

  • Pengembangan Kreativitas dan Kepercayaan Diri: Produk yang laku di pasaran (walau pasar kecil di TBP) akan meningkatkan kepercayaan diri anak bahwa ide dan hasil kerjanya dihargai. Ini menguatkan semangat berinovasi.
  • Ketangguhan dan Problem-Solving: Jika gelang yang dibuat putus saat dirangkai atau jika gelang mereka kurang laku, anak-anak belajar menghadapi kegagalan. Mereka didorong untuk menganalisis dan memperbaiki masalah, bukan menyerah sebuah kualitas inti wirausahawan.
  • Literasi Keuangan Praktis: Pemahaman konkret tentang modal, break event point (titik impas), dan keuntungan dari hasil jerih payah sendiri menanamkan nilai-nilai pengelolaan uang sejak dini.
BACA JUGA :  Dari Bermain hingga Belajar Keuangan: Mahasiswa Unpam Kenalkan Simulasi Jual Beli dan Pengelolaan Uang Saku kepada Anak-Anak PAUD Dahlia

Kesimpulan dan Aksi Nyata

Sosialisasi kewirausahaan melalui kegiatan praktik kerajinan seperti membuat gelang kreasi adalah strategi yang tepat untuk mengarahkan potensi Generasi Alfa. Ini adalah jembatan yang mengubah keunggulan digital mereka menjadi keterampilan hidup yang esensial. Keberhasilan program ini bergantung pada Sinergi Tiga Pilar:

  1. Taman Baca Anak-Anak: Menyediakan ruang dan fasilitas untuk produksi, serta menjadi venue yang aman untuk transaksi penjualan.
  2. Orang Tua: Memberikan dukungan moral, membantu penyediaan bahan baku dasar, dan berperan sebagai “investor” dan “pelanggan” pertama.
  3. Dosen dan Mahasiswa UNPAM: Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Kampus UNPAM dapat menyusun kurikulum praktik yang terstruktur, memberikan pendampingan teknis merangkai gelang yang inovatif, dan membimbing anak-anak dalam proses manajemen keuangan dan pemasaran sederhana.

Dengan sinergi ini, kita dapat mencetak Generasi Alfa yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki mentalitas tangguh, kreatif, dan mandiri. Jiwa wirausaha yang terbentuk dari seutas benang dan manik-manik di TBA adalah bekal yang kuat untuk menjadikan mereka pemimpin dan penggerak ekonomi di masa depan.

Penulis:

Alfia Nurkhalifah

Dhea Novita Romdona

Ida Farida

Tri Nurlaila Sari

Mahasiswa Jurusan S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang

Tags: Membangun Generasi Gen Alfa Menuju Jiwa Wirausaha
Previous Post

66 Anak di Tangsel Positif Campak Rubella, Mayoritas Belum Imunisasi Lengkap

Next Post

Polisi Periksa 22 Saksi Kasus Kematian Terapis RTA di Pasar Minggu, Masih Tunggu Hasil Autopsi

Related Posts

Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 21, 2026
2.4k
Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Next Post
Polisi Periksa 22 Saksi Kasus Kematian Terapis RTA di Pasar Minggu, Masih Tunggu Hasil Autopsi

Polisi Periksa 22 Saksi Kasus Kematian Terapis RTA di Pasar Minggu, Masih Tunggu Hasil Autopsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com