• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home MEGAPOLITAN

Fenomena Udara Dingin Selimuti Jakarta, BMKG Ungkap Penyebabnya

Hadi Ismanto by Hadi Ismanto
Juli 9, 2025
in MEGAPOLITAN, NEWS
Reading Time: 1min read
Fenomena Udara Dingin Selimuti Jakarta, BMKG Ungkap Penyebabnya

Udara Jakarta terasa lebih dingin. | Foto: X.com

143
SHARES
1.2k
VIEWS

JAKARTA – Udara dingin menyelimuti Kota Jakarta dalam beberapa hari belakangan, terutama pada malam hari. Selain karena hujan yang mengguyur setiap hari, suhu udara juga terasa lebih sejuk dari biasanya.

Menanggapi kondisi ini, Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan cuaca dingin tersebut tidak disebabkan oleh fenomena Aphelion.

Lebih lanjut Ardhasena mengungkapkan, hawa dingin yang menyelimuti Jakarta terjadi karena adanya udara kering dari Australia atau Monsun Australia.

“Fenomena Aphelion terjadi setiap tahun. Hawa dingin itu sebenarnya lebih didominasi oleh kejadian yang di selatan khatulistiwa khususnya di Pulau Jawa, Jawa Tengah, Jawa Timur. Itu karena udara kering yang dari Australia,” ungkap Ardhasena dikutip pada Rabu (9/7/2025).

BACA JUGA :  Dampak Peretasan PDNS, Semuel Abrijani Mengundurkan Diri sebagai Dirjen Aptika

“Monsun Australia sifatnya lebih kering sehingga ketika malam itu terasa lebih dingin dan siang pun tidak sepanas pada saat bulan-bulan lainnya,” sambungnya.

Menurut Ardhasena, fenomena Aphelion merupakan kejadian astronomis saat Bumi berada pada titik terjauh dari Matahari dalam orbitnya. Namun, karena bersifat global seharusnya jika Aphelion menjadi penyebab suhu dingin, dampaknya akan dirasakan di seluruh dunia.

“Kebetulan secara timing-nya memang sama tetapi kan Aphelion ini fenomena yang secara planetary dan jika memang dia yang menyebabkan suhu dingin kan maksudnya terjadi di seluruh wilayah bumi ya, tetapi kan tidak demikian,” tuturnya.

Ardhasena menjelaskan, fenomena hawa dingin ini merupakan bagian dari pola musiman tahunan yang umum terjadi di wilayah selatan khatulistiwa, khususnya di Pulau Jawa.

BACA JUGA :  Kaji Pembuatan Aplikasi untuk Cek IMEI Ilegal, Polri: Sedang Dirumuskan

“Jadi suhu yang sifatnya terasa lebih dingin khususnya malam itu sebenarnya sifat musiman yang karakteristiknya khas terjadi kalau masyarakat Jawa bilangnya “mbediding” dan itu sebenarnya tidak ada kaitannya dengan fenomena Aphelion secara sebab akibat,” tukasnya.

Tags: BMKGCuaca Dingin dan BerkabutFenomena AphelionMonsun AustraliaUdara Dingin
Previous Post

DISWAY: Jadi Tersangka

Next Post

Diduga Alami Baby Blues, Ibu Muda di Makassar Bunuh Bayinya

Related Posts

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital
NASIONAL

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital

Oktober 22, 2026
2.5k
Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan
ADVERTORIAL

Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan

Oktober 22, 2026
2.4k
Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor
NASIONAL

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor

Oktober 22, 2026
2.4k
hujan ringan
TANGERANG SELATAN

Cuaca Tangsel Kamis 22 Oktober: 6 Kecamatan Hujan Ringan, Setu Perlu Waspada

Oktober 22, 2026
2.4k
Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
Next Post
ilustrasi ibu bunuh bayinya

Diduga Alami Baby Blues, Ibu Muda di Makassar Bunuh Bayinya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com