• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home MEGAPOLITAN

Fenomena Udara Dingin Selimuti Jakarta, BMKG Ungkap Penyebabnya

Hadi Ismanto by Hadi Ismanto
Juli 9, 2025
in MEGAPOLITAN, NEWS
Reading Time: 1min read
Fenomena Udara Dingin Selimuti Jakarta, BMKG Ungkap Penyebabnya

Udara Jakarta terasa lebih dingin. | Foto: X.com

143
SHARES
1.2k
VIEWS

JAKARTA – Udara dingin menyelimuti Kota Jakarta dalam beberapa hari belakangan, terutama pada malam hari. Selain karena hujan yang mengguyur setiap hari, suhu udara juga terasa lebih sejuk dari biasanya.

Menanggapi kondisi ini, Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan cuaca dingin tersebut tidak disebabkan oleh fenomena Aphelion.

Lebih lanjut Ardhasena mengungkapkan, hawa dingin yang menyelimuti Jakarta terjadi karena adanya udara kering dari Australia atau Monsun Australia.

“Fenomena Aphelion terjadi setiap tahun. Hawa dingin itu sebenarnya lebih didominasi oleh kejadian yang di selatan khatulistiwa khususnya di Pulau Jawa, Jawa Tengah, Jawa Timur. Itu karena udara kering yang dari Australia,” ungkap Ardhasena dikutip pada Rabu (9/7/2025).

BACA JUGA :  Prabowo Bilang UKT Seharusnya Murah, Kalau Bisa Gratis

“Monsun Australia sifatnya lebih kering sehingga ketika malam itu terasa lebih dingin dan siang pun tidak sepanas pada saat bulan-bulan lainnya,” sambungnya.

Menurut Ardhasena, fenomena Aphelion merupakan kejadian astronomis saat Bumi berada pada titik terjauh dari Matahari dalam orbitnya. Namun, karena bersifat global seharusnya jika Aphelion menjadi penyebab suhu dingin, dampaknya akan dirasakan di seluruh dunia.

“Kebetulan secara timing-nya memang sama tetapi kan Aphelion ini fenomena yang secara planetary dan jika memang dia yang menyebabkan suhu dingin kan maksudnya terjadi di seluruh wilayah bumi ya, tetapi kan tidak demikian,” tuturnya.

Ardhasena menjelaskan, fenomena hawa dingin ini merupakan bagian dari pola musiman tahunan yang umum terjadi di wilayah selatan khatulistiwa, khususnya di Pulau Jawa.

BACA JUGA :  Siapkan Payung, Siang Ini Jakarta Kemungkinan Diguyur Hujan

“Jadi suhu yang sifatnya terasa lebih dingin khususnya malam itu sebenarnya sifat musiman yang karakteristiknya khas terjadi kalau masyarakat Jawa bilangnya “mbediding” dan itu sebenarnya tidak ada kaitannya dengan fenomena Aphelion secara sebab akibat,” tukasnya.

Tags: BMKGCuaca Dingin dan BerkabutFenomena AphelionMonsun AustraliaUdara Dingin
Previous Post

DISWAY: Jadi Tersangka

Next Post

Diduga Alami Baby Blues, Ibu Muda di Makassar Bunuh Bayinya

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
ilustrasi ibu bunuh bayinya

Diduga Alami Baby Blues, Ibu Muda di Makassar Bunuh Bayinya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com