• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP PARENTING

Mengenal Dampak Buruk Uninvolved Parenting, Anak Rentan Lakukan Kekerasan Fisik

Irina Jusuf by Irina Jusuf
November 4, 2024
in NEWS, PARENTING
Reading Time: 2min read
Mengenal Dampak Buruk Uninvolved Parenting, Anak Rentan Lakukan Kekerasan Fisik
6.5k
SHARES
8.8k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Pola asuh uninvolved parenting adalah gaya pengasuhan yang menggambarkan rendahnya daya tanggap dan tuntutan.

Ini dianggap sebagai pola asuh orangtua yang lalai dan enggan terlibat dalam kehidupan anak mereka.

Dalam artian orangtua tidak memenuhi kebutuhan dasar maupun emosional anak. Orangtua yang menjalankan pola asuh ini juga tidak menetapkan batasan atau tidak mendisiplinkan anak-anaknya.

Di samping gaya pengasuhan yang diidentifikasi oleh Diana Baumrind pada tahun 1950-an, diantaranya gaya asuh otoritatif, pola asuh otoriter, dan pola asuh permisif.

Pada tahun 1983 Maccoby dan Martin menambahkan tipe pola asuh ke-4, yaitu uninvolved parenting.

Gaya pengasuhan ini mengacu pada orangtua yang cenderung mengabaikan kebutuhan dasar anak-anaknya. Ciri-ciri pola asuh uninvolved parenting, antara lain sebagai berikut:

  • Orangtua yang tidak responsif dan tidak menuntut.
  • Pola asuh yang tidak peduli.
  • Tidak menunjukkan kehangatan atau kasih sayang terhadap anak-anaknya.
  • Bertindak dengan cara acuh tak acuh dan cenderung jauh.
  • Ortu tidak membantu atau mengurus kebutuhan dasar anak-anaknya.
  • Tidak memberikan dukungan emosional.
  • Tidak menetapkan aturan, batasan, dan ekspektasi terhadap perilaku anak-anaknya.
  • Tidak menunjukkan minat pada tugas sekolah, aktivitas, atau penampilan anak mereka.
  • Tidak melibatkan diri dalam kehidupan anak-anak mereka secara keseluruhan.
BACA JUGA :  Andra Soni Tinjau Pelabuhan Merak, Arus Mudik Menuju Bakauheni Terkendali

Menurut penelitian yang dilansir Parenting for Brain, anak-anak yang mengalami pola asuh ini, dua kali lebih rentan melakukan kekerasan fisik.

Penyebab orangtua mengaplikasikan pola asuh uninvolved parenting ini karena berasal dari keluarga disfungsional dan menerima pengasuhan yang dianggap lalai ini.

Orangtua yang menjalankan juga cenderung memiliki masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecanduan alkohol.

Selain itu, penyebab umum lainnya adalah riwayat masalah penyalahgunaan obat terlarang dalam keluarga.

Para peneliti menemukan bahwa banyak orangtua yang kecanduan dibesarkan oleh orangtua yang kecanduan juga (hingga 83%) dan diabaikan selama masa kanak-kanak (hingga 55%)​.

Orangtua yang kecanduan memiliki karakteristik kepribadian antisosial dan memilih pasangan yang cenderung menyalahgunakan narkoba atau masalah kesehatan mental lainnya memiliki risiko lebih tinggi untuk menjadi lalai.

BACA JUGA :  Tega! Brigadir J Masih Kejang Usai Ditembak Barada E, Ferdy Sambo Tembak Lagi untuk Pastikan Mati

Dampak dari pola asuh ini, membuat anak-anaknya cenderung mengalami nasib yang buruk serta berdampak buruk pada perkembangan dan kesejahteraan anak.

Efek buruk lainnya, anak jadi lebih impulsif dan kurang pengendalian, kurang berprestasi di sekolah, keterampilan pengaturan emosi rendah, harga diri rendah, mengalami gangguan mood, dan cenderung terkena borderline personality disorder.

Penting dipahami, orangtua yang sibuk belum tentu merupakan orangtua yang lalai. Beberapa orangtua memiliki pekerjaan yang padat tetapi banyak juga yang bisa mengalokasikan waktu khusus untuk dihabiskan bersama buah hatinya. Mereka juga bisa menunjukkan ketertarikan pada kehidupan anaknya.

Hal ini penting untuk menciptakan hubungan emosional ketika menghabiskan waktu bersama meski tidak terlalu sering.

BACA JUGA :  Layani Ratusan Transaksi Setiap Hari, BRILink Agen Nova Yulianti Dekatkan Akses Keuangan di Muara Enim

Pola asuh uninvolved parenting, bisa dihindari apabila mempertimbangkan kualitas daripada kuantitas dalam membangun hubungan bonding antara orangtua-anak yang sehat.

Tags: tips pengasuhan anak
Previous Post

Fakta Baru Truk Maut Cipondoh: Pelaku Seorang Kernet bukan Sopir, Temuan Barbuk Terkait Narkoba

Next Post

Hasil RUPS: Simon Aloysius Mantiri Jadi Dirut Pertamina Gantikan Nicke Widyawati

Related Posts

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital
NASIONAL

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital

Oktober 22, 2026
2.5k
Next Post
Hasil RUPS: Simon Aloysius Mantiri Jadi Dirut Pertamina Gantikan Nicke Widyawati

Hasil RUPS: Simon Aloysius Mantiri Jadi Dirut Pertamina Gantikan Nicke Widyawati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com