TANGSELXPRESS – Kian bertambahnya jumlah pelaku usaha UMKM, artinya makin beragam pula hasil produk yang bisa ditawarkan dan dipasarkan.
Hal ini dibenarkan pula oleh ketua ASIPA (Asosiasi Kreatif dan Pelaku Usaha) Tangsel, Nia Alina yang saat ini membawahi kurang lebih 200 orang pelaku UMKM yang tergabung di ASIPA.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengembangkan dan menjangkau pangsa pasar lebih luas, ASIPA membuka gerai di Mal Teras Kota BSD lantai 1, Tangerang Selatan.
“Dibuka sejak 1 September 2024, ASIPA menjual 18 merek produk hasil UMKM di gerai tersebut. Namun sebelumnya, gerai ini sudah buka terlebih dulu di lantai dasar,” jelas Nia saat ditemui TangselXpress, Jumat (13/9/2024).
Menurut Nia, sejak tahun 2018, Teras Kota sangat mendukung kerjasama ini dengan sistem bagi hasil untuk membantu dan mempermudah UMKM mempromosikan produk-produknya.

“Alhamdulillah Teras Kota sangat mendukung program-program UMKM, sehingga mereka bisa terus berproduksi dan memasarkan produk-produknya di mal agar bisa ‘naik kelas’ dengan harga terjangkau, dan kami berharap semua mal bisa memberi ruang seperti ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Nia juga mengungkapkan rasa syukurnya karena UMKM ASIPA didukung penuh oleh Pemkot Tangsel, terutama Benyamin Davnie dan Airin Rachmi Diany beserta jajarannya.
Mengingat banyaknya persaingan pasar saat ini, Nia Alina selaku ketua ASIPA juga tak berhenti untuk memberi dukungan dan semangat kepada para pelaku UMKM agar tidak patah arang dalam bersaing dengan pelaku bisnis lainnya.
“Saya selalu menyemangati mereka dengan jangan berhenti produksi dan meningkatkan promosi penjualan melalui online seperti media sosial Instagram atau Tiktok misalnya,” tambah Nia.
Produk-produk yang ditawarkan diantaranya seperti pernak-pernik aksesoris, blouse atasan, baju luaran (outer), mukena, tas, pouch, kalung, cincin dan masih banyak lagi.
Harga yang ditawarkan untuk semua jenis barang tersebut pun sangat variatif dan cukup bersaing, yakni di kisaran Rp8.000 hingga Rp500.000.
Sedangkan untuk produk makanan dan kuliner, beberapa produk UMKM ASIPA telah dipasarkan di modern retail seperti Indomaret, Alfamart dan supermarket Tiptop.
Selain itu, para pelaku kuliner UMKM juga seringkali ikut serta dalam event bazar untuk mempromosikan produk makanannya.
Hingga saat ini, lanjut Nia, para anggota UMKM ASIPA yang terhitung aktif sekitar 100 orang lebih. Dalam arti, mereka masih produktif dalam menjual produk, ikut pelatihan dan aktif dalam event-event bazar.
Sebelum menutup pembicaraan, Nia Alina juga membocorkan beberapa syarat untuk mendaftar sebagai anggota UMKM di ASIPA, diantaranya wajib memiliki KTP Tangsel dan produk hasil buatan sendiri atau produk lokal.
“Persyaratannya punya KTP Tangsel, punya produk buatan sendiri, misalnya fashion, craft dan kuliner, nggak masalah bisnisnya kecil atau besar, nanti kita bisa bertumbuh bersama di ASIPA,” tutup Nia.







