KEGIATAN pengabdian kepada masyarakat kali ini diadakan di Taman Baca PEKA, sebuah ruang belajar dan bermain yang didedikasikan untuk anak-anak dan remaja. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan melalui pendekatan yang seru dan kreatif.
Mengenal Perbedaan Sampah Organik dan Anorganik
Dalam kegiatan ini, para peserta diajak untuk memahami perbedaan antara sampah organik dan anorganik. Sampah organik adalah jenis sampah yang berasal dari bahan-bahan alami dan dapat terurai secara alami, seperti sisa makanan, daun, dan kayu. Sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang berasal dari bahan-bahan buatan manusia yang tidak dapat terurai secara alami, seperti plastik, kaca, dan logam.
Cara Mengolah Sampah Organik dan Anorganik
Setelah memahami perbedaannya, peserta diajak untuk belajar cara mengolah masing-masing jenis sampah tersebut. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos yang berguna sebagai pupuk alami untuk tanaman. Proses ini melibatkan penguraian bahan-bahan organik oleh mikroorganisme yang menghasilkan kompos yang kaya nutrisi.
Sampah anorganik, di sisi lain, memerlukan penanganan yang berbeda. Plastik, misalnya, dapat didaur ulang menjadi produk baru, seperti botol atau tas belanja. Kaca dan logam juga dapat dilebur dan dibentuk kembali menjadi barang-barang yang berguna. Pengolahan sampah anorganik membutuhkan teknologi dan fasilitas khusus untuk memastikan proses daur ulang berjalan efektif.
Kegiatan Kreatif: Mengecat Tong Sampah
Untuk membuat kegiatan lebih menarik dan menyenangkan, peserta diajak untuk bermain game dengan mengecat tong sampah. Tong sampah dibagi menjadi dua jenis, yaitu untuk sampah organik dan sampah anorganik. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk berkreasi dengan cat dan kuas, menghias tong sampah sesuai imajinasi mereka.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menghibur, tetapi juga untuk mengingatkan peserta tentang pentingnya memisahkan sampah sesuai jenisnya. Dengan mengecat dan menghias tong sampah, peserta diharapkan akan lebih termotivasi untuk membuang sampah pada tempatnya dan turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kesimpulan
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Taman Baca PEKA kali ini berhasil menggabungkan edukasi tentang lingkungan dengan aktivitas kreatif dan teknologi digital. Melalui pemahaman tentang perbedaan dan pengolahan sampah organik dan anorganik, serta kegiatan mengecat tong sampah, peserta diajak untuk lebih peduli dan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan bantuan teknologi digital, diharapkan mereka dapat terus menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Penulis:
Nurul Octavia
Mahasiswa Universitas Pamulang Prodi S1-Akuntansi
Tulisan ini dibuat dalam rangka tugas kuliah.







