• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NEWS

Namanya STSS, Kasus Infeksi Bakteri Mematikan yang Kini Tengah Melonjak di Jepang

admin by admin
Juni 19, 2024
in NEWS
Reading Time: 1min read
Namanya STSS, Kasus Infeksi Bakteri Mematikan yang Kini Tengah Melonjak di Jepang

Ilustrasi bakteri. Foto: Freepik

366
SHARES
3.6k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Jepang melaporkan bahwa telah terjadi lonjakan jumlah kasus sindrom syok toksik streptokokus atau STSS, yang mencapai rekor tertinggi pada tahun ini pada Selasa (18/6/2024). Sindrom ini disebabkan oleh bakteri langka mematikan yang merusak jaringan, dan telah menginfeksi 977 orang di Jepang hingga 2 Juni 2024.

Hingga 2 Juni 2024, dikabarkan bahwa sindrom tersebut telah menginfeksi 977 orang di Jepang. Bahkan sebanyak 77 orang meninggal antara Januari dan Maret 2024. Menurut Institut Penyakit Menular Nasional Jepang (NIID), jumlah kasus infeksi ini jauh lebih tinggi dari tahun lalu yang mencapai 941 kasus.

“Sindrom syok toksik streptokokus adalah penyakit menular yang sangat fatal yang ditandai dengan perkembangan penyakit yang cepat dan dramatis,” tulis NIID.

BACA JUGA :  Gempa Jepang, 62 Penduduk Ishikawa Meninggal Dunia

Sebanyak 77 orang di Jepang meninggal akibat infeksi tersebut selama tiga bulan pertama tahun ini. Tahun lalu, NIID Jepang melaporkan 97 kematian akibat STSS, yang merupakan jumlah kematian tertinggi kedua dalam enam tahun terakhir.

Bahkan penderita yang menjalani pengobatan, infeksi STSS tetap bisa mematikan. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, dari 10 orang yang terkena STSS, sebanyak tiga di antaranya diprediksi meninggal karena infeksi tersebut.

“Dengan tingkat infeksi saat ini, jumlah kasus di Jepang bisa mencapai 2.500 pada tahun ini, dengan tingkat kematian sebesar 30%. Sebagian besar kematian terjadi dalam waktu 48 jam,” kata Ken Kikuchi, profesor penyakit menular di Universitas Kedokteran Wanita Tokyo.

BACA JUGA :  Modus Baru TPPO, Kirim Mahasiswa Magang ke Jepang

“Saat seorang pasien menyadari adanya pembengkakan di kaki mereka di pagi hari, pembengkakan tersebut akan meluas hingga ke lutut pada siang hari dan mereka dapat meninggal dalam waktu 48 jam,” tambahnya.

Sumber: beritasatu.com

Tags: Infeksi BakterijepangSindrom Syok Toksik StreptokokusSTSS
Previous Post

Hasil Laga Euro 2024: Portugal Sikat Ceko, Turki Gulung Georgia

Next Post

Kemenhaj Saudi Beri Jatah Indonesia 221 Ribu Kuota Haji di Tahun Depan

Related Posts

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital
NASIONAL

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan
ADVERTORIAL

Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan

Oktober 22, 2026
2.4k
Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor
NASIONAL

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor

Oktober 22, 2026
2.4k
hujan ringan
TANGERANG SELATAN

Cuaca Tangsel Kamis 22 Oktober: 6 Kecamatan Hujan Ringan, Setu Perlu Waspada

Oktober 22, 2026
2.4k
Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
Next Post
Kemenhaj Saudi Beri Jatah Indonesia 221 Ribu Kuota Haji di Tahun Depan

Kemenhaj Saudi Beri Jatah Indonesia 221 Ribu Kuota Haji di Tahun Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com