TAHUKAH kalian apa itu kekuasaan? Kekuasaan atau power adalah kapasitas seseorang, tim, atau organisasi untuk mempengaruhi yang lain. Artinya kemampuan yang dimiliki seseorang atau kelompok untuk memengrauhi individu lain atau kelompok lain dengan sengaja dan tidak bisa ditolak.
Orang atau organisasi yang memiliki kekuasaan adalah orang atau organisasi yang dapat menentukan siapa yang berhak dan pantas mengambil sebuah keputusan. Kekuasaan biasanya dikaitkan dengan konsep kepemimpinan, di mana kepemimpinan merupakan mekanisme kunci dari kekuasaanguna memungkinkan suatu hal terjadi.
Menurut kalian apakah sebuah kekuasaan dalam organisasi itu penting? Apa yang akan terjadi jika sebuah organisasi tidak memiliki kekuasaan?
Kekuasaan sangat penting dalam organisasi. Tanpa kekuasaan, individu akan anarkis, pemimpin tidak bergigi, sanksi tidak dipatuhi, dan sebab itu ketiadaan kekuasaan kerap dianggap situasi chaos (kekacauan). Ketiadaan kekuasaan dalam organisasi membuat organisasi kehilangan konsep pengendaliandan berujung pada ketidaktercapaian tujuan organisasi.
Kekuasaan memungkinkan seseorang memaksakan kehendaknya untuk mencapai tujuan yang ia inginkan. Perbedaan tujuan berbagai pihak yang terhimpun di dalam organisasi akan mendorong pihak-pihak tersebut melakukan politik organisasi.
Politik dalam Organisasi
Politik dalam organisasi adalah sesuatu yang sulit dihindarkan, organisasi terdiri atas 2 orang atau lebih. Terdapat banyak kepentingan di dalam organisasi, langkanya sumber daya, dan tarik-menarik gagasan. Karena politik organisasi merupakan tindakan-tindakan yang dilakukan oleh individu dalam organisasi untuk memperjuangkan kepentingannya sendiri.
Artinya politik organisasi sebagai taktik yang menguntungkan diri sendiri dengan mengatasnamakan organisasi. Taktik tersebut sering kali bertentangan dengan kepentingan organisasi tersebut. Dalam jangka panjang, tarik menarik kepentingan ini akan memberikan dampak tidak baik terhadap eksistensi organisasi. Semakin banyak individu yang mengedepankan kepentingannya, semakin terabaikan pula tujuan organisasi.
Konsep politik dalam organisasi
Politik di dalam organisasi (organizational politics) dengan memfokuskan perhatian pada tiga konsep yaitu interest (kepentingan), konflik, dan kekuasaan (power).
Munculnya Politik dalam Organisasi
Perubahan struktural, misalnya reorganisasi jabatan. Reorganisasi seperti perubahan tugas dan wewenang, juga berdampak atas dasar kekuasaan akibat ketidakmenentuan strategis. Untuk alasan ini, reorganisasi membawa ke arah maraknya kegiatan politik dalam organisasi. Para manajer secara aktif menawar dan menegosiasi guna memelihara wewenang dan kekuasaan yang mereka miliki.
Suksesi Manajemen
Perubahan keorganisasian seperti rekrutmen eksekutif baru, promosi, dan transfer pegawai punya signifikansi politik yang besar, khususnya pada level organisasi puncak dimana ketidakmenentuan demikian tinggi dan jaringan kepercayaan, kerjasama, dan komunikasi di antara eksekutif adalah penting. Keputusan rekrutmen dapat melahirkan ketidakmenentuan, pertentangan wacana, dan ketidaksetujuan.
Alokasi Sumber Daya
Alokasi sumber daya memotong seluruh sumberdaya yang dibutuhkan bagi kinerja organisasi, termasuk gaji, anggaran, pekerja, fasilitas kantor, perlengkapan, penggunaan transportasi kantor, dan sebagainya.
Politik organisasi tumbuh pada saat kurangnya sumber daya manusia, sangat mungkin ada individu-individu yang mempertahankan satu posisi atau jabatan di organisasi.
Semakin banyak individu di dalam organisasi, semakin banyak pula tarik menarik kepentingan di dalam organisasi tersebut. Setiap pihak akan melakukan apa pun yang bisa mereka lakukan untuk mendukung kepentingannya dan menguntungkan dirinya sendiri.
Hal inilah yang pada akhirnya memunculkan politicking atau berpolitik dalam organisasi.
Oleh karena itu seorang pemimpin yang baik harus dapat meminimalkan politik organisasi atau berupaya semaksimal mungkin agar politik organisasi tidak memicu timbulnya konflik yang dapat mengancam keberadaan organisasi.
Penulis Mahasiswi Universitas Pamulang:
1. Widya Agustin 211011200113
2. Yunesti Jaelani 211011201119







