• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Bicara Cerdas, Kelola Emas: Urgensi Public Speaking dalam Akselerasi Literasi Keuangan

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Oktober 16, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 4min read
Bicara Cerdas, Kelola Emas: Urgensi Public Speaking dalam Akselerasi Literasi Keuangan
224
SHARES
2.4k
VIEWS

PENDAHULUAN

Menjembatani jurang antara pengetahuan dan Action finansial

Di tengah laju arus infromasi yang sangat pesar saat ini, pemahaman atas tata kelola keuangan atau literasi finansial telah bergeser dari sekedar wawasan tambahan menjadi salah satu keterampilan hidup (life skill) utama. Kendati demikian, fenomena di lapangan menunjukan adanya kesanjangan yang cukup lebar antara pemahaman teoritis masyarakat dan tindakan nyata dalam mengelola keuangan pribadi.

Banyak individu sejatinya telah menyadari pentingnya alokasi dana darurat, menabung, maupun berinvestasi, namun ragu untuk memulai langkah konkret akibat kerumitan istilah – istilah ekonomi yang terkasan eksklusif.. Kondisi ini menegaskan satu ketertarikan fundamental yang sering kali luput dari perhatian : efektivitas penyebaran literasi keuangan sangat bergantung pada penyampaian Public speaking yang persuasif,empatik, serta mampu beradaptasi dengan karakter audiens.

Public speaking bukan sekadar seni berdiri di panggung atau berbcara menggelegar didepan microfon, melainkan kemampuan mentransfer wawasan yang kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami dan sanggup menggerakan pendengar untuk mengambil aksi nyata.

Mentransformasi Jargon Ekonomi Menjadi Narasi yang Membumi

Dunia keuangan dipenuhi oleh berbagai istilah teknis seperti inflasi, rasio solvabilitas, compound interest, hingga portofolio. Bagi masyarakat awam, deretan jargonini kerap menjadi benteng pembatas yang memicu keengganan untuk belajar lebih jauh. Disinilah seorang komunikator finansial yang andal memegang peran sentral sebagai seorang penerjemah (translator). 

Inti Transformasi Pesan Finansial

BACA JUGA :  Meningkatkan Profesionalisme Audit Melalui Evaluasi Kinerja Audit

Tugas utama seorang public speaker di ranah keuangan bukanlah memamerkan penguasaan teori yang rumit, melainkan menyederhanakan bahasa teknis ekonomi menjadi narasi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari tanpa mengikis esensi ilmiah dari pesan tersebut.

Melalui pemanfaatan teknik storytelling dan analogi yang dekat dengan keseharian, materi keuangan yang awalnya kaku dapat disajikan menjadi bahasan yang menarik. Sebagai ilustrasi, menjelaskan konsep pertumbuhan compound interest (bunga berbunga) melalui cerita analitis tentang proses pertumbuhan benih tanaman akan jauh lebih membekas di benak audiens dibandingkan sebatas memaparkan formula matematika keuangan secara teoritis.

Membangun Kredibilitas dan empati dalam isu keuangan

Topik mengenai uang merupakan ranah yang sangat sensitif karena berkaitan langsung dengan rasa aman, keberlangsungan masa depan keluarga, serta tingkat kecemasan personal individu. Oleh sebab itu, menyampaikan materi keuangan tidak cukup hanya mengandalkan paparan data, angka, atau statistik semata; dibutuhkan tingkat empati dan kredibilitas yang tinggi dari komunikator.

Komunikasi nonverbal seperti kontak mata, intonasi suara yang tertata, ekspresi wajah yang hangat, dan bahasa tubuh yang terbuka memegang porsi sangat besar dalam membentuk kepercayaan (trust). Seorang pembicara yang memaparkan pentingnya manajemen risiko atau investasi dengan nada yang tenang, jujur, dan menunjukkan kepedulian akan lebih mudah diterima oleh audiens. Tanpa penguasaan public speaking yang matang, pesan teoritis sehebat apa pun dari pakar keuangan berisiko diabaikan karena gagal menyentuh sisi emosional pendengarnya.

BACA JUGA :  Penerapan Literasi Digital dan Inovasi Teknologi dalam Meningkatkan Kompetensi bagi Siswa SMP

Tantangan Era Digital dan Peran Strategis Generasi Muda

Di era digital saat ini, arus informasi keuangan mengalir deras melalui berbagai platform media sosial. Banyak konten dari finfluencer (financial influencer) yang beredar dalam format singkat dan menarik. Namun, tidak sedikit pula di antaranya yang menyampaikan pemahaman keliru atau mempromosikan instrumen keuangan berisiko tinggi tanpa diimbangi edukasi risiko yang memadai. Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Dalam konteks ini, mahasiswa dan praktisi komunikasi dituntut untuk mengambil peran aktif sebagai pembicara publik yang bertanggung jawab. Penguasaan public speaking tidak hanya bermanfaat untuk presentasi formal di ruang kuliah atau seminar, melainkan juga dalam memproduksi konten edukatif di ranah digital. Penyampaian pesan yang beretika, jelas, serta berbasis data faktual menjadi penawar efektif terhadap maraknya disinformasi keuangan di masyarakat.

Penutup: Rekomendasi dan Implikasi 

Public speaking dalam ranah edukasi keuangan bukan lagi sekadar pilihan pelengkap, melainkan kebutuhan yang sangat mendesak. Melalui struktur pesan yang rapi, inklusif, dan penuh empati, tingkat kesadaran serta kesiapan finansial masyarakat dapat ditingkatkan secara signifikan. Bagi para mahasiswa dan generasi muda, mengasah kemampuan public speaking yang berpadu dengan pemahaman tata kelola keuangan merupakan investasi ganda (double investment): sebuah langkah penting untuk pengembangan kapasitas diri secara profesional, sekaligus bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kecerdasan ekonomi masyarakat luas.

BACA JUGA :  Financial Literacy: Pentingnya Pengelolaan Uang Jajan Pada Anak di Tengah Tren Digital

DAFTAR PUSTAKA

Akerlof, G. A., & Shiller, R. J. (2015). Phishing for fools: The economics of manipulation and deception. Princeton University Press.

Atkinson, A., & Messy, F. A. (2012). Measuring financial literacy: Results of the OECD / International Network on Financial Education (INFE) pilot study. OECD Working Papers on Finance, Insurance and Private Pensions, No. 15. OECD Publishing.

Garse, M. S., & Wijaya, C. (2021). Peran keterampilan public speaking dalam meningkatkan efektivitas edukasi literasi keuangan bagi generasi muda. Jurnal Komunikasi dan Media, 5(2), 112–125.

Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.

Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Strategi nasional literasi keuangan Indonesia (SNLKI) 2021–2025. Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia.

Sweller, J. (2011). Cognitive load theory. In J. P. Mestre & B. H. Ross (Eds.), The psychology of learning and motivation: Cognition in education (Vol. 55, pp. 37–76). Academic Press.

Vargas-Hernández, J. G., & Rodriguez, R. (2020). The impact of finfluencers on youth financial decisions in the digital era. International Journal of Social and Business Sciences, 14(8), 405–412.

 

Penulis:

Dinda Meta Arlitha

Mahasiswa Manajemen Keuangan SI Universitas Pamulang

Previous Post

Strategi Perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM) Meningkatkan Efisiensi Organisasi di Era Digital

Next Post

City Gallery Tangsel Pamerkan Lukisan Bertema Baduy, Pelajar Diajak Unjuk Kreativitas

Related Posts

Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 21, 2026
2.4k
Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Next Post
City Gallery Tangsel Pamerkan Lukisan Bertema Baduy, Pelajar Diajak Unjuk Kreativitas

City Gallery Tangsel Pamerkan Lukisan Bertema Baduy, Pelajar Diajak Unjuk Kreativitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com