TANGSEL – Warga Ciputat melayangkan surat permohonan audiensi untuk bertemu langsung dengan Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie terkait kandang ayam di lingkungan mereka.
Warga ingin menyampaikan langsung keresahan terkait keberadaan peternakan ayam di pemukiman serta penutupan akses jalan umum yang dinilai berlarut-larut tanpa penanganan tegas.
Surat permohonan audiensi diserahkan langsung oleh perwakilan warga dengan melampirkan daftar tanda tangan dukungan dari warga Kampung Cilalung dan Cluster Alam Serua 2, Selasa (13/10/2026).
Perwakilan warga, Doddy Agung Faiskara, menyampaikan bahwa masyarakat berharap bisa beraudiensi secara langsung dengan orang nomor satu di Tangsel itu untuk menyampaikan kondisi faktual di lapangan.
Menurutnya, keberadaan peternakan ayam milik Syaiful Bahri dan H Mukri, telah berdampak serius terhadap kenyamanan, keamanan, hingga kesehatan lingkungan permukiman warga.
“Kami merasa tidak ada tindakan tegas dari dinas terkait dan Satpol PP selaku penegak peraturan daerah (perda) terhadap laporan yang sudah disampaikan warga selama ini,” tegas Doddy, Selasa (13/10/2026).
Doddy menjelaskan, selain persoalan bau dan dampak lingkungan dari kandang ayam, warga juga menyoroti akses jalan umum yang ditutup secara sepihak oleh pihak pengelola.
Padahal, jalan tersebut selama ini menjadi akses vital mobilitas warga sehari-hari.
Lewat permohonan audiensi ini, warga mendesak Pemkot Tangsel untuk segera melakukan peninjauan ke lapangan dan mengoordinasikannya dengan perangkat daerah terkait.
Warga menuntut adanya kepastian hukum serta solusi adil yang mengutamakan hak masyarakat atas lingkungan yang bersih, nyaman, dan akses jalan yang aman sesuai aturan perundang-undangan.(*)







