• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Strategi Mengikat Talenta: Kunci Perusahaan Bertahan di Tengah Perang SDM

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
September 23, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 2min read
Latihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
231
SHARES
2.4k
VIEWS

PERSAINGAN memperebutkan tenaga kerja terbaik kian ketat. Tidak hanya perusahaan rintisan yang kesulitan mencari talenta terbaik, perusahaan besar dan sudah mapan juga kini mengalami tantangan yang sama, yakni bagaimana cara mempertahankan karyawan terbaik agar tidak beralih ke pesaing.

Fenomena ini bukan tanpa alasan. Generasi pekerja sekarang, khususnya milenial dan Gen Z, memiliki harapan dan keinginan yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Gaji yang tinggi saja sekarang tidak lagi bisa membuat mereka tetap bertahan di satu perusahaan selama waktu yang lama.

Bukan Sekadar Soal Gaji

Menurut beberapa survei tentang lapangan kerja, alasan utama pekerja mengundurkan diri sekarang tidak hanya karena gaji saja, melainkan karena beberapa hal pribadi seperti kurangnya peluang naik jabatan, lingkungan kerja yang tidak baik, kurangnya apresiasi atas kerja yang dilakukan, hingga ketidakseimbangan antara tugas kerja dan kehidupan pribadi.
Perusahaan yang masih menggunakan strategi lama, yaitu hanya meningkatkan gaji setiap tahun tanpa memperbaiki hal-hal lainnya, berisiko kehilangan karyawan terbaiknya, meski sudah menghabiskan banyak biaya untuk merekrut dan melatih mereka.

BACA JUGA :  Bangun Kesadaran Hukum Sejak Dini, Kejati Banten Lakukan Penyuluhan di SMK Waskito

Lima Strategi Mengikat Talenta

Para ahli sumber daya manusia menyebutkan beberapa cara yang sudah terbukti berhasil dalam menjaga karyawan berbakat.

  1. Jenjang karier yang jelas — Karyawan ingin tahu bagaimana mereka bisa berkembang dalam perusahaan. Perusahaan yang menyediakan jalur karier yang jelas, termasuk tujuan dan jadwal pencapaian, biasanya memiliki tingkat kepuasan karyawan yang lebih tinggi.
  2. Pengembangan kemampuan berkelanjutan — Pelatihan, sertifikasi, dan kesempatan untuk belajar hal baru menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi kalangan muda yang ingin tumbuh secara profesional.
  3. Budaya kerja yang mendukung — Lingkungan kerja yang menghargai usaha, memberi kesempatan untuk menyampaikan ide, dan bebas dari suasana yang merugikan adalah hal yang menentukan kenyamanan seorang karyawan.
  4. Fleksibilitas kerja — Pola kerja hybrid atau bekerja dari rumah, serta kebebasan dalam menentukan jam kerja, kini menjadi pertimbangan utama, terutama setelah masa pandemi yang mengubah cara banyak orang melihat pekerjaan.
  5. Apresiasi dan pengakuan — Pengakuan tidak selalu berbentuk bonus. Ucapan terima kasih yang jujur, pemberian penghargaan, atau bahkan sekadar menyebutkan peran seseorang di depan tim bisa berdampak besar terhadap rasa setia karyawan.
BACA JUGA :  Pentingnya Pendidikan sebagai Penunjang Masa Depan

Investasi, Bukan Beban

Para ahli menyatakan bahwa menggandeng talenta sebaiknya dilihat sebagai investasi yang menguntungkan jangka panjang, bukan sekadar beban biaya. Kehilangan karyawan berpengalaman bisa menyebabkan kerugian yang lebih besar dibandingkan biaya untuk mempertahankannya.Hal ini meliputi proses merekrut karyawan baru, melatih mereka, serta kehilangan pengetahuan yang telah dimiliki oleh karyawan tersebut dan tidak bisa digantikan dengan mudah.

Di tengah perubahan terus-menerus dalam pasar tenaga kerja, perusahaan yang bisa menciptakan suasana kerja yang bermakna—bukan hanya sekadar tempat bekerja untuk menghidupi keluarga—akan lebih mudah mempertahankan karyawan terbaiknya, sekaligus menjadikan diri mereka sebagai tempat kerja yang dicari banyak orang.

 

Penulis:

Deswita Saputri (231010502496)

BACA JUGA :  Ketika SDM Tidak Lagi Sekadar menjadi Penonton Strategi Bisnis

Siti Khairunnisa (231010502339)

Mahasiswa Program Studi Manajemen, Universitas Pamulang

Previous Post

Benarkah Vape Lebih Aman daripada Rokok? Ini Fakta dan Risiko Kesehatannya

Next Post

BRI Raih 4 Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026, Tegaskan Fundamental dan Bisnis yang Solid

Related Posts

SDM Bukan NPC! Kenapa Orang-Orang di Balik Layar Justru Jadi Kunci Kesuksesan Perusahaan?
DUNIA KAMPUS

SDM Bukan NPC! Kenapa Orang-Orang di Balik Layar Justru Jadi Kunci Kesuksesan Perusahaan?

Oktober 22, 2026
2.4k
Peran Public Speaking dalam Membangun Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Peran Public Speaking dalam Membangun Kepercayaan Diri

Oktober 22, 2026
2.4k
Tips Sukses Menggunakan Marketplace
DUNIA KAMPUS

Strategi Penetapan Harga Produk pada UMKM di Tengah Kenaikan Biaya Marketplace di Indonesia

Oktober 22, 2026
2.4k
Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
BRI Raih 4 Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026, Tegaskan Fundamental dan Bisnis yang Solid

BRI Raih 4 Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026, Tegaskan Fundamental dan Bisnis yang Solid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com