TANGSELXPRESS – Suara tembakan yang memecah keheningan arena latihan menjadi bagian dari rutinitas Ilham Aditya Rahman dalam mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026.
Bagi atlet menembak asal Serpong tersebut, Porprov kali ini bukan sekadar ajang kompetisi. Kejuaraan ini menjadi momentum untuk membuktikan kemampuan setelah dirinya naik dari kategori junior ke senior.
Akrab disapa Adit, ia akan memperkuat kontingen Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada dua nomor pertandingan, yakni 10 Meter Air Pistol Men Senior dan 18-41 Multirange Senior.
Menjelang kompetisi yang akan berlangsung pada 15–23 November 2026, Adit semakin meningkatkan intensitas latihan. Jika sebelumnya berlatih dua kali dalam sepekan, kini frekuensinya bertambah menjadi tiga hingga empat kali seminggu.
“Persiapan kita tentunya latihan tiga sampai empat kali dalam seminggu. Dengan semakin dekatnya Porprov, tentu latihan dan fisik juga harus siap,” ujar Adit saat ditemui di arena latihan menembak Perbakin Tangsel, Sabtu (31/10/2026).
Menurut Adit, olahraga menembak bukan sekadar menarik pelatuk dan mengarahkan senjata ke sasaran. Dibutuhkan konsentrasi tinggi, kestabilan tubuh, serta kondisi fisik prima agar setiap tembakan dapat dilakukan secara optimal.
Karena itu, persiapan menghadapi Porprov tidak hanya dilakukan melalui latihan menembak. Ia juga menjaga kebugaran tubuh, memperhatikan asupan nutrisi, serta memastikan kebutuhan vitamin terpenuhi.
“Ya untuk menjaga kondisi tubuh, tentu kita harus latihan fisik tentunya, karena nembak ini kan tidak perlu nembak asal-asal nembak, kita perlu latihan fisik dan juga vitamin yang tercukupi, tentunya makannya juga harus dijaga,” katanya.
Tahun ini menjadi tantangan tersendiri bagi Adit. Setelah sebelumnya berkompetisi di kategori junior, kini ia harus menghadapi persaingan di kelas senior yang tentunya memiliki tingkat kompetisi berbeda.
Namun, perubahan kategori tersebut justru menjadi motivasi baginya untuk menunjukkan bahwa dirinya mampu bersaing dengan atlet-atlet senior.
“Fokus utama saya ya, karena baru terjun di senior, saya ingin membuktikan bahwa saya juga bisa main di kelas 10 meter Men Senior,” ungkapnya.
Pengalaman mengikuti kompetisi pada tahun sebelumnya menjadi bekal tambahan bagi Adit. Kini, dengan membawa nama Kota Tangerang Selatan, ia berharap bisa memberikan kontribusi melalui prestasi di arena pertandingan.
Meski memiliki ambisi meraih hasil terbaik, Adit mengaku tidak ingin membebani dirinya dengan target pribadi yang berlebihan. Ia memilih fokus menjalani pertandingan dan mengerahkan kemampuan semaksimal mungkin.
“Target pribadi tentunya semua orang ingin yang terbaik. Tidak berharap lebih, intinya memberikan yang terbaik saja. Tapi, harapannya di Porprov Banten ini kita (Tangerang Selatan) menjadi juara umum, dan tentunya kita disupport oleh pemerintah,” tuturnya.
Bagi Adit, dukungan pemerintah terhadap atlet menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang perjuangan kontingen Tangsel. Ia berharap dukungan tersebut dapat terus diberikan agar para atlet mampu tampil maksimal dan membawa pulang prestasi.
Kini, di tengah persaingan menuju Porprov VII Banten 2026, Adit memiliki satu pembuktian yang ingin dituntaskan: menunjukkan bahwa dirinya mampu naik kelas dan bersaing di level senior.







