TANGSELXPRESS- Kecelakaan maut melibatkan truk molen bermuatan beton cor terjadi di Jalan Cut Mutia, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu (1/11/2026) sore. Insiden tersebut menyebabkan enam orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.
Dugaan sementara, kecelakaan dipicu kerusakan sistem pengereman truk atau rem blong saat kendaraan melintasi jalan menurun.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali, seperti dilansir dari Beritasatu.com, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, truk molen melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) menuju Rawa Panjang.
Ketika melintasi jalan menurun di depan Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), pengemudi diduga kehilangan kendali karena sistem pengereman kendaraan mengalami gangguan.
“Informasi dari sopir, rem sudah tidak bisa melakukan pengereman. Dugaan sementara, terjadi kebocoran angin pada sistem rem,” kata Rojali.
Menurut Rojali, pengemudi sempat membanting setir ke kiri untuk menghindari warga yang sedang menunggu bus di halte. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Truk justru menabrak tembok Universitas BSI sebelum akhirnya terguling.
Akibat kecelakaan tersebut, enam orang dilaporkan meninggal dunia. Satu korban dievakuasi ke RS Siloam Rawa Panjang, sedangkan lima korban lainnya dibawa ke RSUD Kota Bekasi.
Sementara itu, enam korban luka-luka mendapatkan perawatan medis di dua rumah sakit berbeda. Sebanyak empat orang dirawat di RS Juwita dan dua lainnya di RS Siloam Rawa Panjang.
Rojali menjelaskan, para korban merupakan warga yang sedang menunggu bus di halte saat truk melintas. Mereka terdiri atas laki-laki dan perempuan, termasuk anak-anak.
Polisi telah mengamankan pengemudi truk dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mendalami kejadian tersebut. Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.
“Untuk penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara memang rem blong,” ujarnya.
Selain melakukan penyelidikan, polisi berkoordinasi dengan pengemudi dan pihak perusahaan untuk mendatangkan kendaraan derek guna mengevakuasi truk yang masih membawa muatan beton cor tersebut.
Selama proses evakuasi berlangsung, petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan.







