TANGSELXPRESS – Perjuangan Yasir, atlet pencak silat Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 tidaklah mudah. Ia harus menurunkan berat badan dari 58 kilogram menjadi 49 kilogram demi memenuhi kelas pertandingan yang diikutinya.
Di balik tantangan tersebut, Yasir menyimpan ambisi besar. Ia ingin meraih medali emas sekaligus mempersembahkan prestasi terbaik bagi keluarga, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), dan Kota Tangerang Selatan.
Persiapan menghadapi Porprov Banten 2026 telah dijalani bersama tim selama sekitar enam bulan. Sementara itu, Yasir mengaku telah berlatih secara pribadi selama lebih dari satu tahun untuk mematangkan kemampuannya.
“Persiapan sejauh ini sudah lumayan baik. Kalau saya pribadi, sudah berlatih lebih dari satu tahun. Sekarang yang terus saya asah adalah mental, daya tahan, dan kemampuan teknik,” ujar Yasir, Rabu (28/10/2026).
Selain mengasah teknik bertanding, penyesuaian berat badan menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapinya. Yasir perlu memastikan berat badannya sesuai dengan kelas pertandingan, sembari menjaga kebugaran agar tetap mampu tampil optimal saat menghadapi lawan.
Tak hanya mengandalkan kemampuan menyerang dan bertahan, Yasir juga memberikan perhatian khusus pada daya tahan fisik. Pengaturan napas dan kemampuan memulihkan kondisi setelah melakukan serangan menjadi bagian penting dari persiapannya.
“Yang paling saya tekankan itu daya tahan, terutama pernapasan. Recovery juga perlu kami fokuskan, supaya saat pertandingan bisa tetap menjaga kondisi dan mengeluarkan teknik andalan,” jelasnya.
Dukungan Orang Tua Jadi Motivasi
Di tengah padatnya latihan dan tantangan menurunkan berat badan, dukungan keluarga menjadi sumber motivasi terbesar bagi Yasir. Ia ingin membalas dukungan orang tuanya melalui prestasi di arena pertandingan.
Pengalaman meraih medali perak pada Porprov 2022 juga menjadi bekal berharga. Pencapaian tersebut mendorongnya untuk meningkatkan hasil pada Porprov VII Banten 2026, dengan target utama membawa pulang medali emas.
“Target saya medali emas. Motivasi terbesar saya tentu orang tua. Saya ingin menyumbangkan medali emas untuk IPSI dan Kota Tangerang Selatan,” ungkap Yasir.
Bagi Yasir, Porprov Banten 2026 bukan sekadar ajang untuk menguji kemampuan, tetapi juga kesempatan membuktikan hasil dari latihan dan kedisiplinan yang telah dijalani selama ini.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, ia berharap dapat tampil maksimal dan mewujudkan target medali emas. Perjuangan menyesuaikan berat badan, memperkuat mental, hingga meningkatkan daya tahan menjadi bagian dari tekadnya untuk mengharumkan nama Kota Tangerang Selatan di ajang olahraga tingkat Provinsi Banten tersebut.







