TANGSELXPRESS – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pemerintah terus memberikan perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk kelompok nelayan di wilayah pesisir.
Menurut Andra, sejumlah program pemerintah diarahkan untuk meningkatkan taraf hidup sekaligus memberikan perlindungan dan rasa aman bagi para nelayan saat bekerja di laut.
“Insyaallah, Presiden Prabowo Subianto fokus pada kesejahteraan masyarakat,” ungkap Andra saat menghadiri tradisi Tasyakuran Laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Senin (28/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Andra memaparkan sejumlah program yang ditujukan bagi masyarakat nelayan. Di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kampung Nelayan Merah Putih, bantuan premi asuransi kecelakaan kerja, jaminan BPJS Kesehatan, hingga penyediaan alat pelacak posisi kapal.
Selain menyampaikan program pemerintah, Andra juga mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat nelayan Sidamukti.
Salah satu persoalan yang disampaikan nelayan berkaitan dengan kebutuhan perbaikan dermaga dan pendangkalan di kawasan muara.
“Tadi juga ada aspirasi terkait perbaikan dermaga dan penanganan pendangkalan muara,” ujarnya.
Apresiasi Tradisi Tasyakuran Laut
Kehadiran Andra dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap masyarakat pesisir Sidamukti yang masih mempertahankan tradisi Tasyakuran Laut.
Menurut Andra, tradisi tersebut tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur masyarakat, tetapi juga merupakan bagian dari kearifan lokal yang berperan dalam menjaga budaya dan mempererat hubungan antarwarga.
Andra menilai masyarakat Sidamukti masih sangat teguh mempertahankan tradisi leluhur tersebut. Antusiasme terlihat dari banyaknya warga dan nelayan yang mengikuti kegiatan, termasuk masyarakat yang datang dari wilayah Labuan dan Panimbang.
“Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi yang sangat baik bagi masyarakat,” katanya.
Pada kegiatan tersebut, Andra juga menyerahkan sejumlah bantuan yang ditujukan untuk mendukung produktivitas sekaligus keselamatan kerja para nelayan pesisir.
Salah satu penerima bantuan premi BPJS Ketenagakerjaan, Tadi Rustadi (35), mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap nelayan.
Menurut Tadi, jaminan keselamatan tersebut memberikan rasa lebih tenang ketika dirinya bekerja mencari ikan di laut.
“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan membuat kami lebih tenang saat bekerja di laut,” ungkap Tadi.
Tadi yang sehari-hari mencari ikan hingga perairan Pulau Panaitan mengatakan, hasil tangkapan nelayan biasanya meningkat setelah pelaksanaan Tasyakuran Laut.
“Tasyakuran atau pesta laut ini biasanya diadakan dua tahun sekali, bergantian dengan Desa Panimbang. Kebanyakan ikan tangkapan kami berupa ikan bentong, kembung banjar, dan cumi-cumi. Hasilnya kemudian dikirim ke Muara Baru serta Muara Angke di Jakarta,” tuturnya.







