• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

10 Hari Tanpa Titik Terang, Operasi SAR 5 Jurnalis dan 3 Kru KM Arupadhatu 1 Dihentikan

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
September 17, 2026
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 3min read
PFI Pusat Berkoordinasi Intensif dengan Tim SAR Gabungan Cari Jurnalis yang Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau

Foto: Istimewa

224
SHARES
2.4k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak KM Arupadhatu 1 yang hilang kontak di perairan Selat Sunda resmi dihentikan setelah memasuki hari ke-10, Kamis (17/9/2026).

Meski operasi resmi ditutup, pemerintah dan tim SAR masih membuka kemungkinan pencarian kembali apabila ditemukan informasi atau petunjuk baru mengenai keberadaan kapal maupun delapan orang yang berada di dalamnya.

Keputusan penghentian operasi diambil setelah tim SAR gabungan mengevaluasi hasil pencarian selama 10 hari, termasuk masa perpanjangan selama tiga hari. Hingga operasi berakhir, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan KM Arupadhatu 1 maupun delapan orang yang hilang.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan penghentian dilakukan setelah operasi dinilai tidak lagi efektif berdasarkan hasil pencarian di lapangan.

“Sejak pelaksanaan hari pertama operasi gabungan sampai dengan hari ke-10, setelah perpanjangan tiga hari, secara umum tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun penumpang atau awak yang berada di kapal tersebut,” kata Andra Soni di Posko SAR Basarnas Pantai Marina, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis (17/9/2026) dikutip dari Beritasatu.com

Selama operasi, tim SAR menemukan 13 objek atau material di wilayah pencarian. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan pencocokan, seluruh objek tersebut tidak dapat dikaitkan dengan KM Arupadhatu 1.

BACA JUGA :  Sidang Menara BTS 4G, Mantan Dirut Bakti Kominfo: Tak Ada Kerugian Negara

Andra menegaskan, operasi dapat kembali dibuka apabila masyarakat maupun pihak lain menemukan informasi yang terkonfirmasi mengenai keberadaan kapal atau korban.

“Namun jika ada informasi dari masyarakat, baik nelayan, kapal yang melintas, atau pihak mana pun, operasi ini bisa dihidupkan kembali apabila ada penemuan petunjuk baru,” ujarnya.

Area Pencarian Diperluas hingga 8.509 Mil Laut Persegi

Pada hari terakhir pencarian, Basarnas memperluas wilayah operasi hingga 8.509 mil laut persegi yang dibagi menjadi 10 sektor. Sebanyak 24 kapal dikerahkan untuk melakukan penyisiran di wilayah laut, sementara pencarian juga didukung unsur udara.

Perluasan tersebut merupakan bagian dari upaya terakhir pada masa perpanjangan operasi. Sehari sebelumnya, area pencarian tercatat sekitar 3.439 mil laut persegi.

Operasi melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, nelayan, serta berbagai unsur terkait lainnya. Wilayah pencarian juga diperluas hingga perairan yang mengarah ke Lampung.

Keluarga Minta Pencarian Tetap Dilanjutkan

Penghentian operasi belum menyurutkan harapan keluarga delapan orang yang masih belum ditemukan.

BACA JUGA :  53 Persen Warga Tangsel Sudah Ikut Cek Kesehatan Gratis, Ini Temuan Penyakitnya

Desi, istri salah satu jurnalis yang hilang, Muhammad Bagus Khoirunnas, meminta pemerintah dan tim SAR mempertimbangkan kembali pencarian apabila terdapat kemungkinan untuk melanjutkan penyisiran.

“Saya memohon untuk proses pencarian ini dapat diperpanjang kembali. Saya berharap proses pencarian ini diperpanjang dan lebih dimaksimalkan lagi,” kata Desi.

Ia juga meminta pencarian tidak hanya dilakukan melalui penyisiran laut. Sejumlah pulau yang berada di sekitar jalur pencarian dinilai perlu diperiksa secara langsung dengan melibatkan personel di daratan.

“Untuk proses pengecekan pulaunya kami juga memohon dapat dilakukan langsung turun ke pulaunya, menyusuri setiap pulau, dicek ke dalam pulau-pulaunya,” ujarnya.

Desi menyebut sejumlah lokasi yang menurut keluarga perlu kembali diperiksa, antara lain Pulau Tinjil Besar dan Tinjil Kecil serta wilayah dari arah selatan Binuangeun.

Keluarga juga meminta pengecekan terhadap sejumlah pulau di wilayah Lampung, termasuk Pulau Panjurit, Pandang Runik, Pandang Balak dan Pulau Penyu.

Sementara di sekitar Panaitan, keluarga berharap Pulau Panaitan, Sangiang, Buku dan Handelem turut diperiksa apabila operasi kembali dibuka.

“Kami dari pihak keluarga sangat berharap dan yakin mereka pasti bisa ditemukan,” tegas Desi.

BACA JUGA :  Momentum Tahun Baru Islam, Gubernur Andra Soni Ajak Warga Banten Muhasabah Diri

Delapan Orang Masih Belum Ditemukan

KM Arupadhatu 1 sebelumnya dilaporkan hilang kontak setelah bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9/2026). Kapal tersebut membawa lima jurnalis dan tiga awak yang hendak melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Lima jurnalis yang masih dalam pencarian yakni Muhammad Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudistiro dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis lepas.

Sementara tiga awak kapal terdiri atas Warta selaku kapten, Surakman sebagai anak buah kapal, dan Haryanto sebagai pemandu.

Selama 10 hari pencarian, keberadaan kapal maupun delapan orang tersebut belum diketahui. Penghentian operasi SAR pada Kamis (17/9/2026) tidak menutup kemungkinan pencarian kembali dilakukan apabila ditemukan petunjuk baru yang relevan.

Andra Soni menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.

“Kami juga ingin menyampaikan keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya sahabat-sahabat kita, keluarga-keluarga kita yang berada di Arupadhatu 1. Semoga kita mendapatkan informasi yang bisa kita tindaklanjuti,” kata Andra.

Tags: 3 kru kapal hilang5 jurnalis hilangAndra SoniArupadhatu 1 hilangBasarnas Bantenberita Banten hari iniCaritadelapan orang hilang Selat SundaGunung anak krakataujurnalis hilang kontakjurnalis hilang Selat SundaKM Arupadhatu 1operasi SAR dihentikanPandeglangpencarian jurnalisSAR Selat Sunda
Previous Post

Hasil CKG Bikin Waspada, 13 Persen Pelajar Tangsel Terdeteksi Anemia

Next Post

Harhubnas 2026, Andra Soni: Keselamatan Transportasi Adalah Tanggung Jawab Moral

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.5k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Harhubnas 2026, Andra Soni: Keselamatan Transportasi Adalah Tanggung Jawab Moral

Harhubnas 2026, Andra Soni: Keselamatan Transportasi Adalah Tanggung Jawab Moral

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com