• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home TANGERANG RAYA BANTEN

PJJ SMA-SMK di Banten Diperpanjang hingga 11 September akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
September 9, 2026
in BANTEN, NEWS
Reading Time: 2min read
Aktivitas Anak Krakatau Menurun, Andra Soni Pastikan Banten Siaga

Foto: Biro Adpimpro Banten

226
SHARES
2.4k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Gubernur Banten Andra Soni memperpanjang masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) di Provinsi Banten hingga Jumat (11/9/2026).

Kebijakan tersebut diambil karena kualitas udara akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau dinilai belum aman untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Keputusan itu ditetapkan setelah Andra memimpin rapat koordinasi dan pemantauan kondisi Gunung Anak Krakatau di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Selasa (8/9/2026).

Rapat tersebut dihadiri sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Pasauran M. Nugraha Kartadinata, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten M. Lutfi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten Wawan Gunawan.

BACA JUGA :  Warga Pandeglang Panik akibat Getaran Gunung Anak Krakatau, BPBD: Kondisi Sudah Kondusif

Hadir pula Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten Agus Supriyadi, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Banten Beni Ismail, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Endad Haryanto, serta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Rahmat Tamam.

Andra mengatakan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau memang mengalami penurunan. Namun, masyarakat tetap diminta mengikuti rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

“Erupsi hari ini memang sudah menurun. Namun, berdasarkan rekomendasi PVMBG, masyarakat dilarang mendekati lokasi dalam radius 3 kilometer dan diwajibkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” kata Andra.

Kasus ISPA Melonjak

Selain kualitas udara, pemerintah juga mempertimbangkan meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan abu vulkanik.

BACA JUGA :  Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Waspada Hujan Petir

Andra menyebutkan, jumlah kasus ISPA yang dalam kondisi normal berada di kisaran 2.000 kasus kini meningkat hingga sekitar 4.500 kasus berdasarkan laporan di lapangan.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah untuk memperpanjang PJJ guna mengurangi risiko paparan abu vulkanik terhadap siswa.

“Ini menjadi perhatian kita karena kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Pemprov Banten juga memastikan pemantauan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau terus dilakukan. Gunung tersebut masih berstatus Siaga (Level III) sejak 2 Juli 2026.

“Kami terus melakukan pemantauan. Sampai saat ini, gunung masih mengeluarkan abu hitam yang pergerakannya bergeser ke arah samudra. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada,” kata Andra.

BACA JUGA :  Hotman Paris Undurkan Diri dari Tim Kuasa Hukum Febrie Adriansyah karena Alasan Kesehatan

Erupsi Masih Bertipe Strombolian

Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Pasauran M. Nugraha Kartadinata mengatakan, aktivitas erupsi hingga kini masih bertipe strombolian.

Erupsi jenis tersebut berpotensi melontarkan material vulkanik hingga lebih dari dua kilometer dari kawah.

“Selain abu vulkanik, erupsi ini juga melontarkan batuan. Karena itu, kami merekomendasikan agar tidak ada aktivitas warga dalam radius 3 kilometer. Kepada wisatawan atau siapa pun, saya imbau untuk tetap menjauh dari radius bahaya,” tegas Nugraha.

Setelah rapat koordinasi, Andra kemudian meninjau kondisi SMKN 1 Cinangka, Kabupaten Serang.

Di lokasi tersebut, petugas terlihat melakukan pembersihan debu vulkanik yang menempel di sejumlah area sekolah. Pembersihan dilakukan dengan teknik pembasahan untuk mengurangi debu agar tidak kembali beterbangan dan terhirup.

Tags: abu vulkanik BantenAnak Krakatauberita Banten terbaruerupsi Gunung Anak KrakatauGubernur Banten Andra SoniISPA BantenPJJ BantenPJJ SMA BantenPJJ SMK Bantensekolah BantenSMKN 1 Cinangkastatus Gunung Anak Krakatau
Previous Post

Jangan Langsung Minum Teh Setelah Makan, Ini Dampaknya bagi Tubuh

Next Post

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana, DPK BRI Capai Rp1.580 Triliun dan Didominasi CASA

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.5k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana, DPK BRI Capai Rp1.580 Triliun dan Didominasi CASA

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana, DPK BRI Capai Rp1.580 Triliun dan Didominasi CASA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com