TANGSELXPRESS – Bagi sebagian orang, softlens atau lensa kontak bukan hanya menjadi alternatif pengganti kacamata, tetapi juga digunakan untuk menunjang penampilan.
Namun, penggunaan softlens membutuhkan perhatian lebih, terutama ketika cuaca sedang panas. Paparan sinar matahari yang terik, udara kering, debu, dan angin dapat membuat mata lebih mudah kering hingga mengalami iritasi.
Karena itu, pengguna lensa kontak perlu menerapkan sejumlah aturan agar mata tetap sehat dan nyaman selama beraktivitas di luar ruangan.
Berikut beberapa aturan yang perlu diperhatikan saat menggunakan softlens ketika cuaca panas:
1. Pilih Softlens dengan Perlindungan UV
Paparan radiasi ultraviolet (UV) secara berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan pada mata. Radiasi UVA dan UVB dalam jumlah tinggi bahkan dapat menyebabkan fotokeratitis, yaitu kondisi mata yang mengalami peradangan akibat paparan sinar UV.
Gejalanya antara lain mata merah, terasa seperti berpasir atau mengganjal, serta meningkatnya sensitivitas terhadap cahaya.
Dalam jangka panjang, paparan sinar UV berlebihan juga dapat meningkatkan risiko gangguan mata tertentu, termasuk katarak.
Karena itu, pengguna softlens dapat mempertimbangkan lensa kontak yang memiliki fitur perlindungan UV. Namun, perlindungan tersebut bukan berarti pengguna tidak membutuhkan perlindungan tambahan dari sinar matahari.
2. Tetap Gunakan Kacamata Hitam
Kacamata hitam yang memiliki perlindungan UV sebaiknya tetap digunakan meski sudah memakai softlens.
Kombinasi lensa kontak dan kacamata hitam dapat memberikan perlindungan tambahan terhadap paparan sinar matahari. Kacamata juga dapat membantu mengurangi paparan angin dan debu yang berpotensi membuat mata menjadi lebih cepat kering.
Pilih kacamata hitam yang memberikan perlindungan UV dan nyaman digunakan saat beraktivitas di luar ruangan.
3. Pertimbangkan Softlens Sekali Pakai
Cuaca panas dan kering dapat membuat mata lebih mudah mengalami kekeringan dan iritasi. Sementara itu, debu dan kotoran yang terbawa angin juga dapat menempel pada lensa kontak.
Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah menggunakan softlens sekali pakai atau daily disposable. Lensa jenis ini digunakan dalam jangka waktu yang ditentukan dan kemudian dibuang sehingga pengguna tidak perlu melakukan proses pembersihan dan penyimpanan berulang.
Jika menggunakan lensa kontak yang dapat dipakai ulang, pastikan selalu mengikuti petunjuk perawatan dan jadwal penggantiannya.
4. Gunakan Tetes Mata yang Sesuai
Udara panas dan kering dapat membuat mata lebih cepat kehilangan kelembapan. Kondisi tersebut dapat semakin terasa ketika seseorang menggunakan lensa kontak.
Tetes mata khusus untuk pengguna lensa kontak dapat membantu menjaga kenyamanan mata. Namun, pengguna sebaiknya memilih produk yang memang sesuai untuk lensa kontak dan menggunakannya berdasarkan petunjuk penggunaan atau anjuran tenaga kesehatan mata.
Jika mata terus terasa kering, perih, merah, atau tidak nyaman meski sudah menggunakan tetes mata, sebaiknya hentikan penggunaan softlens dan periksakan kondisi mata.
5. Jangan Gunakan Softlens Saat Berenang
Cuaca panas sering dimanfaatkan untuk melakukan aktivitas di kolam renang. Namun, pengguna softlens sebaiknya melepas lensa kontak sebelum berenang.
Air kolam renang maupun sumber air lainnya dapat mengandung mikroorganisme yang berpotensi terperangkap di antara lensa kontak dan permukaan mata. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko iritasi hingga infeksi mata.
Karena itu, pastikan softlens dilepas sebelum berenang. Jika membutuhkan koreksi penglihatan saat berenang, gunakan perlengkapan yang memang dirancang untuk aktivitas tersebut.
6. Selalu Lepaskan Softlens Sebelum Tidur
Apa pun kondisi cuacanya, jangan tidur dengan lensa kontak yang masih terpasang, kecuali lensa tersebut memang secara khusus diresepkan untuk penggunaan semalaman oleh tenaga profesional kesehatan mata.
Tidur menggunakan lensa kontak dapat mengurangi pasokan oksigen ke kornea dan meningkatkan risiko mata kering, iritasi, hingga infeksi.
Setelah melepas lensa kontak, bersihkan dan simpan sesuai petunjuk produk jika lensa tersebut memang dirancang untuk digunakan kembali.
Jangan Abaikan Kesehatan Mata
Menggunakan softlens saat cuaca panas sebenarnya tetap memungkinkan, asalkan dilakukan dengan cara yang tepat.
Perlindungan dari sinar UV, menjaga kelembapan mata, menghindari kontak dengan air, serta disiplin dalam melepas dan merawat lensa menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan.
Jika mata mengalami kemerahan, nyeri, silau berlebihan, keluar cairan, atau penglihatan menjadi kabur setelah menggunakan softlens, segera lepaskan lensa dan periksakan mata kepada tenaga kesehatan.
Dengan penggunaan dan perawatan yang tepat, softlens dapat tetap digunakan dengan nyaman tanpa mengabaikan kesehatan mata.







