TANGSELXPRESS– Ribuan masyarakat dari berbagai daerah memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026), untuk mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan yang diselenggarakan Kementerian Agama. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penyambutan Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia menjelang peringatan HUT ke-81 RI.
Pantauan di lokasi yang dilansir dari RRI, menunjukkan para peserta mulai berdatangan sejak sore hari dengan mengenakan pakaian serba putih sesuai imbauan panitia. Mereka hadir secara berkelompok bersama keluarga, komunitas, maupun rombongan dari berbagai daerah untuk mengikuti rangkaian acara secara khidmat.
Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menjadikan kegiatan tersebut sebagai ikhtiar spiritual dalam menyambut bulan kemerdekaan.
“Mari kita sambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan. Kegiatan ini juga akan dihadiri para tokoh lintas agama,” kata Nasaruddin dalam keterangan tertulis, Jumat (31/7/2026).
Peserta Masuk Sejak Pukul 15.00 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, mengatakan peserta sudah dapat memasuki kawasan Monas mulai pukul 15.00 WIB melalui pintu keamanan di sisi utara dan selatan.
Untuk mengakomodasi membludaknya jumlah peserta, panitia juga memasang sejumlah layar LED di luar area utama sehingga masyarakat tetap dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan nyaman.
Acara dijadwalkan berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 21.30 WIB dengan menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan dan kebangsaan.
Selawat Kebangsaan dan Doa Lintas Agama
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah Selawat Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, yang menjadi daya tarik bagi ribuan jemaah.
Selain itu, rangkaian acara juga meliputi:
- Khataman Al-Qur’an.
- Salat Magrib berjemaah.
- Penampilan hadrah.
- Selawat Kebangsaan.
- Doa bersama lintas agama.
Doa lintas agama dipimpin oleh tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama berharap semangat persaudaraan antarumat beragama, toleransi, serta nilai gotong royong semakin kuat dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi salah satu agenda pembuka Bulan Kemerdekaan yang diharapkan tidak hanya memperkuat nilai spiritual masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat nasionalisme dan persatuan di tengah keberagaman bangsa.







