TANGSELXPRESS – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, membuka Kejuaraan Bola Basket Antarpelajar SLTA se-Provinsi Banten yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Indonesia (ITI), Sabtu (1/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Pilar mengajak para pelajar untuk tidak hanya mengejar prestasi di lapangan olahraga, tetapi juga mempersiapkan masa depan melalui pendidikan, khususnya di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Menurut Pilar, Indonesia saat ini membutuhkan lebih banyak sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang teknik dan STEM untuk mendukung pembangunan serta kemajuan teknologi nasional.
“Indonesia saat ini membutuhkan banyak lulusan di bidang teknik dan STEM. Dengan banyaknya program studi teknik yang tersedia, ITI telah melahirkan banyak teknokrat dan ahli hebat,” ujarnya.
Pilar mendorong para peserta kejuaraan untuk mempertimbangkan melanjutkan pendidikan di Institut Teknologi Indonesia yang memiliki berbagai program studi keteknikan dan telah mencetak banyak lulusan berkualitas.
Ia menilai semangat kompetisi yang ditunjukkan para atlet muda di lapangan basket harus menjadi bekal untuk meraih kesuksesan di dunia akademik. Menurutnya, olahraga mengajarkan nilai-nilai penting seperti disiplin, kerja sama, sportivitas, serta mental pantang menyerah yang sangat dibutuhkan saat menempuh pendidikan tinggi maupun memasuki dunia kerja.
Pilar juga menyebut ITI memiliki rekam jejak panjang dalam menghasilkan teknokrat dan tenaga ahli di berbagai bidang keteknikan. Karena itu, kampus tersebut dinilai dapat menjadi salah satu pilihan bagi generasi muda yang ingin berkontribusi melalui inovasi, riset, dan pengembangan teknologi.
Pernyataan tersebut juga didasarkan pada pengalaman pribadinya sebagai alumnus Program Profesi Insinyur ITI. Menurutnya, pengalaman itu membuatnya memahami kualitas pendidikan dan pengembangan kompetensi yang ditawarkan kampus tersebut.
Ia berharap para atlet yang berlaga dalam kejuaraan basket antarpelajar tidak hanya meraih prestasi olahraga, tetapi juga mampu melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi dan menjadi generasi yang unggul, inovatif, serta berdaya saing.
“Prestasi olahraga dan prestasi akademik bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Keduanya justru dapat berjalan beriringan untuk membentuk generasi muda yang tangguh, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Pilar.
Kejuaraan Bola Basket Antarpelajar SLTA se-Provinsi Banten ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet muda berbakat. Selain meningkatkan kemampuan olahraga, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memotivasi pelajar untuk terus mengembangkan potensi akademik sehingga lahir generasi yang sehat, berprestasi, dan siap mendukung pembangunan Indonesia.







