TANGSELXPRESS – Musim kemarau ekstrem terus memicu meningkatnya kasus kebakaran di Kabupaten Tangerang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat jumlah kejadian kebakaran bertambah menjadi 14 titik dalam satu hari.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan sebagian besar kebakaran yang ditangani petugas merupakan kebakaran lahan terbuka, ilalang, dan tumpukan sampah.
“Petugas Damkar Kabupaten Tangerang kemarin memadamkan 11 kebakaran lahan dan sampah,” ujar Taufik, Kamis (24/7/2026).
Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Tangerang, hingga hari itu tercatat sebanyak 14 kejadian kebakaran.
Dari jumlah tersebut, tujuh kejadian merupakan kebakaran ilalang, lima kebakaran sampah, sementara sisanya merupakan jenis kebakaran lainnya.
Taufik menjelaskan sebagian besar kebakaran terjadi pada siang hingga sore hari, ketika suhu udara sedang tinggi.
“Mayoritas kebakaran terjadi pada pukul 12.00 WIB hingga 16.00 WIB. Makanya kami meminta masyarakat mewaspadai potensi kebakaran selama musim kemarau,” katanya.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan maupun membuang puntung rokok di area kering yang mudah terbakar.
Kabupaten Tangerang diketahui menjadi salah satu wilayah yang rawan mengalami kebakaran selama musim kemarau. Sejumlah kejadian yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir didominasi kebakaran di lahan kosong, ilalang, hingga tempat pembuangan sampah.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang, Agun Guntara, mengungkapkan bahwa petugas pemadam kebakaran harus berjibaku menangani belasan kebakaran dalam sehari.
“Sebelas kali terjadi kebakaran lahan terbuka atau ilalang dan sampah. Ini sepanjang hari ini di Kabupaten Tangerang,” ujar Agun, Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, rentetan kebakaran terjadi sejak pagi hingga sekitar pukul 16.00 WIB di berbagai lokasi, sehingga hampir seluruh personel pemadam kebakaran harus diterjunkan dari masing-masing pos.
“Hampir seluruh petugas damkar keluar dari pos untuk memadamkan kebakaran,” katanya.
BPBD Kabupaten Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan tidak meluas ke permukiman atau fasilitas umum.







