TANGSELXPRESS – Film The Odyssey garapan sutradara Christopher Nolan mencatat debut gemilang di box office dunia dengan meraih pendapatan global sebesar US$264,1 juta atau sekitar Rp4,3 triliun pada pekan pertama penayangannya.
Berdasarkan keterangan Universal Pictures yang dikutip dari Reuters, Minggu (19/7/2026), film tersebut mengumpulkan US$124,5 juta dari pasar Amerika Serikat dan Kanada, sementara sisanya berasal dari berbagai negara.
The Odyssey merupakan adaptasi dari puisi epik Yunani kuno karya Homer yang mengisahkan perjalanan Odysseus, diperankan Matt Damon, saat berusaha pulang ke kampung halamannya setelah Perang Troya. Dalam perjalanannya, ia harus menghadapi berbagai rintangan dan makhluk mitologi.
Film ini menjadi proyek pertama Christopher Nolan setelah kesuksesan Oppenheimer (2023), yang meraih sejumlah penghargaan Academy Awards, termasuk kategori Film Terbaik dan Sutradara Terbaik.
Presiden Distribusi Bioskop Domestik Universal Pictures, Jim Orr, mengatakan antusiasme penonton terhadap The Odyssey sangat tinggi sejak hari pertama penayangan.
Berdasarkan data Rentrak, The Odyssey menjadi film dengan pendapatan terbesar di bioskop domestik maupun global sepanjang akhir pekan penayangannya. Sekitar 50 persen penonton berasal dari kelompok usia 18 hingga 34 tahun.
Analis pasar Rentrak, Paul Dergarabedian, menilai keberhasilan tersebut menunjukkan kuatnya daya tarik nama Christopher Nolan di mata penonton.
“Penonton modern tidak boleh diremehkan dalam pengetahuan mereka mengenai film dan para pembuat film. Antusiasme mereka terhadap Christopher Nolan benar-benar luar biasa,” ujarnya.
Film The Odyssey diproduksi dengan anggaran sekitar US$250 juta. Selain sukses secara komersial, film ini juga mendapat sambutan positif dengan memperoleh nilai A dari CinemaScore berdasarkan penilaian penonton pada malam perdana, serta meraih skor audiens 97 persen di Rotten Tomatoes.
Secara historis, The Odyssey menjadi salah satu film dengan pembukaan terbesar dalam karier Christopher Nolan. Setelah disesuaikan dengan inflasi, film ini menempati peringkat ketiga pembukaan global terbesar Nolan, hanya berada di bawah The Dark Knight Rises (2012) dan The Dark Knight (2008).







