JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membenahi badan usaha milik negara (BUMN) yang dinilai selama ini menjadi salah satu sumber praktik korupsi di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan pidato dalam puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, dikutip Minggu (12/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan pemerintah akan melakukan penertiban terhadap BUMN yang dinilai bermasalah sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan mencegah kebocoran keuangan negara.
“BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN-BUMN itu sumber korupsi. Saudara ingin presidenmu bicara apa adanya kan?,” ungkap Prabowo.
Presiden juga kembali mengingatkan para pelaku korupsi agar menghentikan praktik yang merugikan negara dan masyarakat. Menurutnya, masyarakat kini semakin kritis dan tidak lagi mudah dibohongi.
“Saya menegaskan lagi, sekali lagi, untuk sekian kali lagi saya bicara dari dahulu. Hei para koruptor, sadar diri! Hentikan praktik-praktik kau! Hentikan! Rakyat tidak bodoh! Hentikan!,” tegasnya.
Tak hanya itu, Prabowo meminta para pelaku korupsi mengembalikan seluruh kekayaan negara yang telah diambil agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
“Kembalikan kekayaan rakyat, kembalikan dengan baik. Kita bangsa pemaaf, tetapi rakyat butuh keadilan, rakyat butuh kesejahteraan,” ucapnya.
Menurut Prabowo, kerugian negara akibat korupsi seharusnya dapat dialokasikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk memperbaiki kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan pelayanan publik.
Ia menilai para guru, tenaga kesehatan, aparat TNI dan Polri, hingga aparatur sipil negara berhak memperoleh penghasilan yang layak agar dapat bekerja secara profesional dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Rakyat butuh sekolah yang baik. Guru-guru butuh gaji yang baik. Dokter-dokter, perawat-perawat butuh gaji yang baik. Tentara dan polisi butuh gaji yang baik supaya mereka tidak meras dari rakyat. Pegawai negeri butuh gaji yang baik supaya mereka enggak korupsi,” ujar Prabowo.







