• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Jangan Asal Stop Gula, Penelitian Temukan Dampak Buruk pada Kesehatan Usus

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Juli 1, 2026
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 2min read
Jangan Asal Stop Gula, Penelitian Temukan Dampak Buruk pada Kesehatan Usus
117
SHARES
2.2k
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Usus kerap disebut sebagai “otak kedua” karena memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Selain mencerna makanan, organ ini juga berfungsi mendukung sistem kekebalan tubuh, mengatur metabolisme dan hormon, hingga memengaruhi suasana hati.

Karena perannya yang vital, semakin banyak orang mulai memperhatikan pola makan demi menjaga kesehatan usus. Salah satu langkah yang banyak dilakukan adalah mengurangi, bahkan menghilangkan, konsumsi gula dari menu sehari-hari.

Selama beberapa tahun terakhir, gula memang memiliki citra negatif karena sering dikaitkan dengan obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, serta berbagai gangguan metabolisme. Kondisi tersebut mendorong munculnya beragam produk berlabel rendah gula, tanpa tambahan gula, hingga bebas gula.

BACA JUGA :  Oknum Kapolsek di NTT Kesandung Masalah, Dituding Hamili Gadis di Luar Nikah

Banyak orang pun beranggapan bahwa menghapus gula sepenuhnya dari pola makan akan membuat tubuh menjadi lebih sehat. Namun, penelitian terbaru menunjukkan hubungan antara konsumsi gula dan kesehatan usus ternyata tidak sesederhana itu.

Dikutip dari laman Knowridge, peneliti dari Dasman Diabetes Institute di Kuwait menemukan bahwa menghilangkan sukrosa sepenuhnya dari pola makan rendah lemak dapat menimbulkan dampak yang tidak terduga terhadap metabolisme dan kesehatan usus.

Temuan tersebut dipresentasikan dalam ENDO 2026, pertemuan tahunan yang diselenggarakan Endocrine Society di Chicago. Penelitian ini berfokus pada sukrosa, yakni jenis gula yang tersusun dari glukosa dan fruktosa.

Sukrosa secara alami terdapat pada sejumlah bahan pangan dan juga banyak digunakan sebagai pemanis dalam berbagai produk olahan. Para peneliti ingin mengetahui apakah menghilangkan sukrosa sepenuhnya benar-benar memberikan manfaat kesehatan yang lebih besar dibandingkan pola makan yang masih mengandung gula dalam jumlah tertentu.

BACA JUGA :  Dominan di Sprint Race MotoGP Solidarity, Pecco Tunda Pesta Juara Jorge Martin

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, para ilmuwan melakukan penelitian terhadap tikus selama 16 minggu. Hewan uji dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama menjalani pola makan rendah lemak yang masih mengandung sukrosa, sedangkan kelompok kedua mendapat pola makan rendah lemak tanpa sukrosa sama sekali.

Selama penelitian berlangsung, para peneliti mengamati berbagai indikator kesehatan, mulai dari kontrol gula darah, sensitivitas insulin, kadar hormon, tingkat peradangan, kondisi hati, hingga komposisi mikrobioma usus.

Hasil penelitian menunjukkan temuan yang cukup mengejutkan. Meski kedua kelompok memiliki berat badan yang hampir sama, tikus yang tidak mengonsumsi sukrosa justru mengalami sejumlah perubahan biologis yang kurang menguntungkan.

Kelompok tanpa sukrosa menunjukkan pengaturan gula darah yang lebih buruk, munculnya tanda-tanda resistensi insulin, perubahan komposisi bakteri usus, peningkatan peradangan pada usus besar dan hati, serta gejala awal yang menyerupai penyakit hati berlemak.

BACA JUGA :  Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Seluruh Wilayah Hujan

Temuan tersebut menunjukkan bahwa menghilangkan satu jenis nutrisi secara ekstrem tidak selalu memberikan manfaat kesehatan yang lebih baik. Meski demikian, penelitian ini masih dilakukan pada hewan sehingga diperlukan studi lanjutan pada manusia untuk memastikan apakah hasil serupa juga terjadi pada manusia.

Tags: Aturan konsumsi gulaDiet gula
Previous Post

Manfaat Minum Teh di Pagi Hari untuk Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Next Post

Prabowo Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Didampingi Gibran

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.5k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Prabowo Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Didampingi Gibran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com