• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Studi Terbaru: Vitamin D Hirup Berpotensi Jadi Terapi Baru Penyakit Paru Kronis

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Juni 29, 2026
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 2min read
Studi Terbaru: Vitamin D Hirup Berpotensi Jadi Terapi Baru Penyakit Paru Kronis

Hand holds piece of paper with Vitamin D against sunny blue sky. Close up.

177
SHARES
2.2k
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Vitamin D selama ini lebih dikenal sebagai suplemen yang dikonsumsi dalam bentuk tablet. Namun, penelitian terbaru menunjukkan cara pemberian yang berbeda, yakni melalui hirupan langsung ke paru-paru, berpotensi menjadi alternatif terapi bagi penderita penyakit paru kronis.

Dilansir The Independent, COPD Foundation menyebut vitamin D yang diberikan melalui inhalasi memiliki potensi untuk meningkatkan fungsi paru-paru sekaligus mengurangi risiko kekambuhan pada pasien penyakit paru kronis.

Berdasarkan data American Lung Association, lebih dari 35 juta penduduk Amerika Serikat hidup dengan berbagai penyakit paru, seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), fibrosis kistik, hingga asma.

Para peneliti menjelaskan bahwa kadar vitamin D yang rendah diketahui dapat meningkatkan risiko infeksi, memperburuk fungsi paru-paru, serta memicu kekambuhan penyakit. Meski demikian, peningkatan kadar vitamin D melalui suplemen oral ternyata belum tentu memberikan manfaat optimal bagi kesehatan paru.

BACA JUGA :  Kata Siapa Vitamin D hanya Untuk Ibu Hamil, Ini Penjelasan Dokter

Hal tersebut diduga berkaitan dengan proses penyerapan vitamin D di dalam tubuh. Setelah dikonsumsi, vitamin D akan diproses terlebih dahulu di hati sebelum diedarkan melalui aliran darah. Dalam perjalanannya menuju paru-paru, vitamin tersebut diduga dapat kehilangan aktivitasnya sebelum mencapai jaringan saluran pernapasan.

“Vitamin D oral berpotensi dinonaktifkan oleh enzim di pembuluh darah paru-paru sehingga tidak sampai ke saluran napas,” kata Kevin Schichlein dari University of North Carolina at Chapel Hill.

Menurut Schichlein, pemberian vitamin D secara langsung ke paru-paru berpotensi menjadi metode yang lebih efektif dibandingkan konsumsi oral.

Penelitian yang dilakukan pada hewan menunjukkan vitamin D hirup mampu membantu melindungi paru-paru dari paparan debu, polusi, maupun patogen. Kendati demikian, Schichlein bersama timnya menegaskan bahwa metode tersebut masih harus melalui pengujian pada manusia untuk memastikan efektivitas sekaligus menentukan dosis yang aman.

BACA JUGA :  Mendiktisaintek Ungkap 10 Persen Anak Terindikasi Masalah Kesehatan Mental

Ilona Jaspers, profesor pediatri di UNC School of Medicine, mengatakan pemberian vitamin D secara topikal atau hirup sudah diteliti untuk penyakit saluran napas atas. Data praklinis dan uji klinis awal menunjukkan hasil yang menjanjikan.

Selain itu, pemberian vitamin D langsung ke paru-paru juga dinilai memiliki potensi untuk menekan peradangan. Manfaat ini dinilai penting mengingat banyak penyakit paru berat berkaitan dengan proses inflamasi yang dapat merusak jaringan paru dan menghambat aliran udara.

Meski memberikan harapan baru, para peneliti menegaskan bahwa vitamin D hirup belum dapat digunakan sebagai terapi tunggal. Efektivitas serta keamanan penggunaannya masih harus dibuktikan melalui uji klinis pada manusia sebelum dapat diterapkan secara luas.

BACA JUGA :  Mimpi Besar Garuda dari Banten: Andra Soni dan Erick Thohir Buka Liga 4
Tags: vitamin dVitamin D hirup
Previous Post

Penguatan Pendidikan dan Teknologi untuk Mendorong UMKM Naik Kelas

Next Post

Andra Soni: Anyer Harus Kembali Jadi Top of Mind Wisatawan Domestik

Related Posts

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.3k
Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Andra Soni: Anyer Harus Kembali Jadi Top of Mind Wisatawan Domestik

Andra Soni: Anyer Harus Kembali Jadi Top of Mind Wisatawan Domestik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com