TANGERANG SELATAN – Penggunaan gawai seperti ponsel, tablet, laptop, dan komputer telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern. Namun, meningkatnya durasi menatap layar digital juga memunculkan berbagai gangguan kesehatan mata yang perlu diwaspadai.
Paparan layar dalam waktu lama dapat memicu berbagai keluhan, mulai dari mata lelah, perih, hingga rasa tidak nyaman setelah berjam-jam beraktivitas di depan perangkat digital.
Selain itu, banyak orang mengalami mata kering akibat berkurangnya frekuensi berkedip saat fokus menatap layar. Pada kondisi tertentu, penggunaan gawai secara berlebihan juga dapat menyebabkan penglihatan kabur, sakit kepala, hingga ketegangan pada area leher dan bahu.
Cahaya yang dipancarkan layar digital membuat mata bekerja lebih keras untuk mempertahankan fokus. Risiko tersebut semakin meningkat apabila penggunaan perangkat dilakukan tanpa jeda atau dalam kondisi pencahayaan ruangan yang kurang ideal.
Dokter Spesialis Mata, dr. Johan Hutauruk dilansir dari RRI, menjelaskan bahwa kebiasaan menatap layar terlalu lama tanpa istirahat dapat meningkatkan risiko kelelahan mata digital atau digital eye strain.
Menurutnya, kondisi tersebut kini semakin banyak ditemukan pada berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga pekerja kantoran.
Untuk mengurangi dampak tersebut, dr. Johan menyarankan masyarakat menerapkan metode 20-20-20, yakni cara sederhana yang efektif membantu otot mata tetap rileks saat beraktivitas di depan layar.
“Setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki selama 20 detik,” kata dr. Johan.
Ia menjelaskan, kebiasaan tersebut dapat membantu mengurangi ketegangan otot mata sekaligus menjaga kenyamanan penglihatan selama menggunakan perangkat digital.
Selain menerapkan jeda berkala, masyarakat juga dianjurkan mengurangi durasi penggunaan layar di luar kebutuhan pekerjaan maupun belajar. Mengatur tingkat kecerahan layar agar sesuai dengan kondisi ruangan juga dapat membantu menurunkan beban kerja mata.
Pencahayaan ruangan yang memadai turut menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan penglihatan. Ruangan yang terlalu gelap maupun terlalu terang dapat memaksa mata bekerja lebih keras sehingga memicu kelelahan.
Di tengah meningkatnya aktivitas digital, menjaga kesehatan mata menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Kebiasaan sederhana seperti mengatur waktu penggunaan gawai, beristirahat secara berkala, serta memperhatikan pencahayaan dapat membantu melindungi fungsi penglihatan dalam jangka panjang.







