TANGERANG SELATAN – Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan tren minum stacked water yang diklaim mampu memberikan manfaat kesehatan lebih baik dibandingkan air putih biasa. Konsep ini menggabungkan air minum dengan berbagai jenis vitamin, mineral, hingga suplemen yang dipercaya dapat mendukung kebutuhan tubuh sehari-hari.
Tren tersebut dipopulerkan oleh food scientist sekaligus konten kreator, Jeffrey Ma. Menurutnya, stacked water dapat menjadi cara yang lebih praktis dan menyenangkan untuk menjaga hidrasi sekaligus mengonsumsi suplemen.
“Kalau bisa membuat hidrasi dan mengonsumsi suplemen lebih mudah dan asyik, mengapa harus puas dengan hidrasi biasa,” tutur Jeffrey, dikutip dari Vogue Arabia, pada Senin, 22 Juni 2026.
Cara membuat stacked water terbilang sederhana. Air putih dicampurkan dengan berbagai bahan tambahan seperti vitamin, mineral, elektrolit, kolagen, atau suplemen lainnya. Beberapa orang juga menambahkan potongan buah, daun mint, hingga soda untuk meningkatkan rasa dan kesegaran minuman.
Namun, muncul pertanyaan apakah tren ini benar-benar lebih sehat dibandingkan minum air putih biasa setiap hari.
Ahli nefrologi senior, Dr. Lohitaksha H. Suratkal, menjelaskan bahwa kebutuhan hidrasi tubuh pada dasarnya sudah dapat terpenuhi hanya dengan mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup.
“Kalau sekadar hidrasi, minum air putih biasa saja sudah lebih dari cukup,” kata Suratkal.
Meski demikian, ia mengakui bahwa stacked water bisa memberikan manfaat tambahan dalam kondisi tertentu. Salah satunya bagi individu yang rutin melakukan aktivitas fisik berat atau olahraga dengan intensitas tinggi, yang membutuhkan asupan elektrolit lebih banyak untuk menggantikan cairan dan mineral yang hilang melalui keringat.
“Orang yang berolahraga dengan intensitas tinggi biasanya butuh elektrolit,” tambahnya.
Para ahli juga mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan mencampurkan berbagai suplemen ke dalam air minum tanpa mempertimbangkan kebutuhan tubuh. Konsumsi berlebihan terhadap vitamin, mineral, atau bahan tambahan tertentu berpotensi menyebabkan asupan kalori, garam, maupun nutrisi menjadi terlalu tinggi.
Selain itu, hingga kini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa stacked water lebih unggul dibandingkan air putih biasa dalam menjaga kesehatan tubuh secara umum. Manfaat yang diperoleh sangat bergantung pada jenis bahan yang digunakan, jumlah yang dikonsumsi, serta kondisi kesehatan masing-masing individu.
Karena itu, bagi masyarakat yang ingin mencoba tren ini, disarankan untuk memahami kebutuhan nutrisi pribadi dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan terlebih dahulu, terutama jika menggunakan berbagai jenis suplemen dalam satu minuman.







