TANGERANG SELATAN – Aktris Davina Karamoy memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan dana umrah dan haji yang menyeret biro perjalanan Hanania Travel. Dalam perkara ini, Davina hadir untuk memberikan keterangan sebagai saksi sekaligus korban.
Davina mengaku turut mengalami kerugian akibat persoalan yang menimpa biro perjalanan tersebut. Ia telah menyetorkan dana untuk program haji plus bersama sang ibu, namun keberangkatan yang direncanakan kini diliputi ketidakpastian.
Kuasa hukum Davina, Yulius Irawansyah, mengungkapkan bahwa kliennya telah mendaftarkan diri dan membayar uang muka kepada Hanania Travel untuk keberangkatan haji.
“Klien saya bersama orang tuanya sudah mendaftar haji di Hanania dan sudah membayar uang mukanya,” ujar Yulius Irawansyah di Polda Metro Jaya, Kamis, 18 Juni.
Davina kemudian menjelaskan jumlah dana yang telah disetorkan kepada pihak travel. Nilainya mencapai puluhan ribu dolar Amerika Serikat untuk dua calon jemaah.
“Kami baru masuk 10.000 USD (sekitar Rp164 juta) untuk dua orang, aku dan mama,” jelas Davina Karamoy.
Menurut Yulius, kondisi tersebut tentu merugikan kliennya yang sejak awal berniat menjalankan ibadah haji. Namun hingga kini, kepastian keberangkatan belum diperoleh.
“Kalau dirugikan, sudah pasti. Harapan kita kan bisa beribadah, karena tujuannya memang itu. Tapi sekarang kondisinya jadi tidak menentu,” tegas Yulius.
Pihak Davina berharap dana yang telah dibayarkan tidak hilang dan masih dapat dialihkan ke biro perjalanan lain agar rencana ibadah haji tetap bisa terlaksana.
“Kami berharap nanti dana tersebut bisa dialihkan. Berdoa saja uangnya tidak hilang dan bisa dipindahkan ke travel lain,” pungkasnya.
Saat ini, penyidik Polda Metro Jaya masih mendalami dugaan penggelapan dana jemaah yang melibatkan Hanania Travel. Selain itu, polisi juga menelusuri aliran dana yang berkaitan dengan kontrak promosi yang melibatkan sejumlah artis dan influencer.
Sebelum Davina, beberapa figur publik telah lebih dulu menjalani pemeriksaan, di antaranya Keanu Angelo, Thariq Halilintar, Aaliyah Massaid, Anwar BAB, Paula Verhoeven, serta Praz Teguh.
Penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah nama lain, seperti Dara Arafah, Anisa Rahma, Roger Danuarta, dan Cut Meyriska yang turut dikaitkan dalam penyelidikan kasus tersebut.







