FAKULTAS Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (UNPAM) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata mahasiswa dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui program edukatif yang disesuaikan dengan kebutuhan mitra.
Pada kesempatan ini, kegiatan PKM dilaksanakan di Panti Yatim Aksi Nyata Pancoran, Jakarta Selatan, dengan mengusung tema “Pengembangan Kreativitas Berbasis Kewirausahaan untuk Menciptakan Karya Bernilai.”
Program ini dilaksanakan oleh tim mahasiswa yang terdiri dari Andi Azriel Dzubyan Ayyasi sebagai ketua pelaksana, dengan anggota Ulfa Mahabbah dan Yulia Salsa Sabrina. Kegiatan ini difokuskan pada pengembangan kreativitas dan keterampilan kewirausahaan anak-anak panti asuhan sebagai bekal untuk meningkatkan kemandirian, kepercayaan diri, serta kemampuan menghasilkan karya yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Panti Yatim Aksi Nyata Pancoran merupakan lembaga sosial yang berperan dalam memberikan perlindungan, pendidikan, dan pembinaan kepada anak-anak yatim serta dhuafa. Selain memenuhi kebutuhan dasar, panti asuhan juga memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan potensi anak-anak agar mampu tumbuh menjadi individu yang mandiri dan produktif. Namun demikian, pengembangan keterampilan praktis yang berorientasi pada kreativitas dan kewirausahaan masih memerlukan dukungan tambahan melalui program pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan.
Perkembangan zaman menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan berpikir kreatif dan inovatif. Kreativitas tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghasilkan ide-ide baru, tetapi juga kemampuan mengubah ide tersebut menjadi karya yang bermanfaat. Di sisi lain, kewirausahaan menjadi salah satu keterampilan penting yang dapat membantu seseorang menciptakan peluang dan meningkatkan kemandirian ekonomi. Oleh karena itu, pengenalan kreativitas dan kewirausahaan sejak usia dini menjadi langkah strategis dalam membentuk karakter yang produktif dan adaptif terhadap perubahan.
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan, ditemukan bahwa sebagian besar anak-anak panti memiliki potensi kreativitas yang cukup baik, namun belum memiliki kesempatan yang optimal untuk mengembangkan potensi tersebut menjadi karya yang bernilai. Selain itu, pemahaman mengenai konsep kewirausahaan dan cara memanfaatkan kreativitas sebagai peluang usaha masih relatif terbatas. Kondisi inilah yang menjadi dasar dilaksanakannya program PKM sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan bagi anak-anak panti.
Kegiatan diawali dengan sesi sosialisasi dan pengenalan mengenai pentingnya kreativitas dalam kehidupan sehari-hari. Tim PKM menjelaskan bahwa setiap individu memiliki potensi kreatif yang dapat dikembangkan melalui latihan, keberanian mencoba hal baru, dan kemauan untuk terus belajar. Anak-anak diajak memahami bahwa kreativitas tidak selalu berkaitan dengan hal yang rumit, tetapi dapat dimulai dari kegiatan sederhana yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, peserta diberikan materi mengenai dasar-dasar kewirausahaan. Pada sesi ini, tim menjelaskan konsep kewirausahaan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Anak-anak diperkenalkan pada pentingnya memiliki sikap mandiri, bertanggung jawab, disiplin, serta berani mengambil peluang. Tim juga memberikan contoh berbagai usaha sederhana yang dapat dimulai dari keterampilan dan kreativitas yang dimiliki seseorang.
Agar materi lebih mudah dipahami, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan karya kreatif. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk berkreasi dengan memanfaatkan bahan-bahan yang telah disediakan. Anak-anak diberikan kesempatan untuk menuangkan ide dan imajinasi mereka ke dalam bentuk karya yang menarik. Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri peserta dalam menghasilkan sesuatu yang bernilai.
Tidak hanya berfokus pada proses pembuatan karya, tim PKM juga memberikan pemahaman mengenai cara meningkatkan nilai suatu produk. Anak-anak diajak memahami pentingnya pengemasan yang menarik, penentuan harga yang sesuai, serta strategi sederhana dalam memperkenalkan produk kepada orang lain. Materi ini diberikan untuk menanamkan pemahaman bahwa sebuah karya dapat memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dan dipasarkan dengan baik.
Dalam era digital saat ini, pemasaran tidak lagi terbatas pada lingkungan sekitar. Oleh karena itu, tim PKM turut memperkenalkan pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Peserta diberikan gambaran mengenai bagaimana media sosial dapat digunakan untuk memperkenalkan hasil karya kepada masyarakat yang lebih luas. Meskipun masih dalam tahap pengenalan dasar, materi ini diharapkan dapat membuka wawasan peserta mengenai peluang yang tersedia di era digital.
Selama kegiatan berlangsung, anak-anak menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif bertanya, berdiskusi, serta berpartisipasi dalam setiap sesi yang diberikan. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Berbagai permainan edukatif dan kuis ringan juga disisipkan dalam kegiatan untuk meningkatkan partisipasi peserta sekaligus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
Pengurus Panti Yatim Aksi Nyata Pancoran menyambut baik pelaksanaan program ini dan memberikan apresiasi kepada tim mahasiswa Universitas Pamulang. Menurut pihak panti, kegiatan yang berfokus pada pengembangan kreativitas dan kewirausahaan masih relatif jarang dilakukan, sehingga program ini memberikan pengalaman baru yang bermanfaat bagi anak-anak. Selain itu, kegiatan ini dinilai mampu memberikan motivasi kepada peserta untuk lebih percaya diri dalam mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, diharapkan anak-anak Panti Yatim Aksi Nyata Pancoran dapat memperoleh pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Program ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat berkarya, sikap mandiri, serta jiwa kewirausahaan yang dapat menjadi bekal bagi mereka dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi sarana untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat. Melalui interaksi langsung dengan mitra, mahasiswa dapat memahami berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dan berupaya memberikan solusi melalui program-program yang bermanfaat.
Sebagai penutup, kegiatan PKM ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan yang bersifat sementara, tetapi juga menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan antara Universitas Pamulang dan Panti Yatim Aksi Nyata Pancoran. Dengan adanya sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga sosial, diharapkan semakin banyak program pemberdayaan yang dapat dilaksanakan untuk mendukung pengembangan potensi generasi muda Indonesia.
Penulis:
Andi Azriel Dzubyan Ayyasi
Ulfa Mahabbah
Yulia Salsa Sabrina
Mahasiswa Universitas Pamulang Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Manajemen







