JAKARTA – Satuan Lalu Lintas Polres Bogor menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di Jalur Puncak selama libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan Waisak, Iduladha, dan Hari Lahir Pancasila 2026. Rekayasa tersebut akan diterapkan mulai Jumat 29 Mei hingga Senin 1 Juni untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor.
Kasatlantas Polres Bogor Iptu Afif Widhi Ananto mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah skema pengaturan lalu lintas, mulai dari sistem satu arah (one way), ganjil genap, hingga contraflow di titik-titik rawan kemacetan.
“Penerapan sistem one way akan dilakukan secara situasional menyesuaikan kondisi arus kendaraan di lapangan. Jika volume kendaraan menuju kawasan wisata meningkat, petugas akan memberlakukan one way dari arah Jakarta menuju Puncak pada pagi hingga siang hari,” katanya dikutip Kamis, 28 Mei 2026.
Sebaliknya, saat arus balik wisatawan meningkat, sistem satu arah akan diberlakukan dari arah Puncak menuju Jakarta.
Selain itu, polisi juga menyiapkan penerapan sistem ganjil genap di Simpang Gadog guna membatasi jumlah kendaraan yang masuk ke kawasan Puncak selama periode libur panjang.
Kebijakan tersebut sebelumnya juga diterapkan pada sejumlah momentum libur panjang seperti Imlek dan Waisak untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.
Satlantas Polres Bogor turut menyiapkan rekayasa contraflow di ruas Tol Jagorawi menuju Puncak apabila antrean kendaraan mulai mengular hingga Gerbang Tol Ciawi.
Masyarakat yang hendak berlibur ke kawasan Puncak diimbau memperhatikan jadwal rekayasa lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta mematuhi arahan petugas di lapangan agar terhindar dari kemacetan panjang.
Sementara itu, Polres Cianjur juga menyiagakan tim pengurai kemacetan di sejumlah titik rawan di jalur utama Puncak-Cianjur selama libur panjang Iduladha 2026.
Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi mengatakan sekitar 70 personel diterjunkan untuk mengatur arus lalu lintas di sejumlah titik rawan seperti Pertigaan Hanjawar, Cibodas, dan Pasar Cipanas.
Petugas juga disiagakan untuk melakukan penyekatan dan rekayasa lalu lintas apabila terjadi antrean kendaraan yang cukup panjang.
“Sekitar 70 petugas disebar pada sejumlah titik guna mengatur kelancaran arus lalu lintas selama libur panjang Hari Raya Kurban 2026, termasuk menyiagakan tim pengurai macet sehingga saat terjadi antrean tim akan melakukan berbagai cara,” kata Aang.
Menurutnya, selama dua hari libur panjang, arus kendaraan di jalur utama Puncak-Cianjur masih terpantau ramai lancar. Meski demikian, kepadatan tetap terjadi di beberapa titik rawan akibat tingginya aktivitas kendaraan menuju kawasan wisata, hotel, dan rumah makan di wilayah Puncak-Cipanas.
Karena itu, polisi menerapkan penyekatan dan rekayasa lalu lintas secara situasional, terutama pada pagi dan sore hari guna mencegah antrean kendaraan semakin panjang.







