• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home MOTIVASI & INSPIRASI

Mengenal Diri dalam Hari Raya Idul Adha

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Mei 27, 2026
in MOTIVASI & INSPIRASI, NEWS
Reading Time: 2min read
Mengenal Diri dalam Hari Raya Idul Adha
227
SHARES
2.8k
VIEWS

Kemarin saya sempat mengobrol cukup panjang bersama keluarga.

Ada yang masih remaja.
Ada yang sudah dewasa.
Ada juga yang sudah lanjut usia.

Dan ternyata saya menyadari satu hal…

Masih banyak yang memahami qurban hanya sebatas penyembelihan hewan.
Sebatas darah yang mengalir.
Sebatas pisau dan proses penikaman.

Padahal hakekat qurban jauh lebih dalam daripada itu.

Qurban bukan sekadar tentang kambing atau sapi yang disembelih.

Tetapi tentang sesuatu dalam diri manusia yang harus dikorbankan.

Ego.
Kesombongan.
Keinginan untuk selalu menang sendiri.
Rasa merasa paling benar.
Dan hati yang terlalu mencintai dunia.

Karena sesungguhnya yang paling sulit disembelih bukan hewan qurban.

Tetapi nafsu dalam diri sendiri.

Sambil menyetir mobil ke pasar. Saya lalu mencoba menjelaskan perlahan kepada mereka…

BACA JUGA :  Insiden Kecelakaan Rombongan Dosen Unpam, Rektor: Kami Berduka, Kehilangan Sosok Pendidik Sejati

Bahwa Nabi Ibrahim bukan sedang diajarkan tentang membunuh anaknya.
Tetapi tentang bagaimana seorang manusia belajar menyerahkan dan merelakan apa yang paling dicintainya kepada Allah.

Dan di situlah saya juga teringat kondisi diri saya beberapa waktu terakhir.

Saat tubuh dipaksa berhenti sejenak karena sakit.

Aktivitas yang biasa dijalani tiba-tiba harus dikurangi.
Tubuh yang biasanya terasa kuat mendadak memiliki batas.
Dan dari situ saya mulai memahami…

Kadang Allah menghentikan langkah kita sang manusia bukan untuk menghukumnya.

Tetapi agar manusia sempat mendengar suara hati dan jiwanya sendiri.

Karena selama kita sehat, manusia sering merasa dirinya kuat.

Selama mampu bekerja, manusia merasa dirinya hebat.

Padahal saat satu bagian kecil tubuh terganggu, seluruh hidup bisa berubah.

BACA JUGA :  Sembelih Langsung Hewan Kurban, Pilar: Ada Niatan dan Doa yang Disampaikan

Dan mungkin itu pula salah satu makna qurban yang jarang dipahami.

Bahwa hidup ini sebenarnya sedang melatih manusia untuk merelakan, atau melepaskan dengan ikhlas.

Rela menerima takdir.
Rela menerima ujian.
Rela menerima bahwa tidak semua hal di dunia sesuai keinginan kita.

Idul Adha bukan hanya tentang membagi daging.

Tetapi tentang belajar memotong kesombongan dalam diri.

Belajar menundukkan ego.

Belajar menerima bahwa kita hanyalah hamba yang sangat lemah di hadapan Allah.

Karena sehebat apa pun manusia…

Pada akhirnya tetap bisa berhenti hanya karena sakit kecil yang Allah izinkan datang.

Dan justru dari sakit, kegagalan, kehilangan, serta ujian itulah manusia mulai mengenal dirinya sendiri.

Bahwa selama ini bukan kita yang kuat.

Tetapi Allah yang masih menjaga tubuh kita.

BACA JUGA :  Masjid Istiqlal Dipadati Jamaah Iduladha 1447 H, Wapres Gibran Turut Hadir

Mungkin itulah mengapa Hari Raya Qurban selalu terasa dekat dengan keikhlasan.

Karena qurban bukan sekadar tentang apa yang kita keluarkan.

Tetapi tentang apa yang perlahan kita lepaskan dari dalam hati.

Kesombongan.
Kemelekatan cinta dunia.
Dan rasa merasa paling mampu.

Semoga Idul Adha tahun ini bukan hanya membuat kita sibuk membeli hewan qurban.

Tetapi juga sibuk memperbaiki diri sendiri dan mulai belajar banyak bercermin diri.

Sebab bisa jadi Allah tidak melihat seberapa besar hewan yang kita sembelih.

Tetapi seberapa tulus hati kita saat belajar tunduk dan ikhlas kepada aturan-Nya.

Selamat Idul Adha….
Semoga kita menjadi pribadi bertakwa.

ASA | Asrulsani Abu, S.E., M.M.

Penulis buku, pengurus APINDO dan ALFI Sulselbar

Tags: Hari Raya Idul AdhaMengenal Diri dalam Hari Raya Idul Adha
Previous Post

Iduladha 1447 H, Golkar DKI Distribusikan 117 Hewan Kurban

Next Post

Bukan Cuma Soal Gaji: Mengapa Kompensasi Non-Finansial yang Buruk Bikin Karyawan Resign 

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Tips Persiapan Menyambut Aktivitas Usai Libur Panjang Akhir Tahun

Bukan Cuma Soal Gaji: Mengapa Kompensasi Non-Finansial yang Buruk Bikin Karyawan Resign 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com