JAKARTA – Pelaksanaan salat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal, Rabu, 27 Mei, mengangkat tema “Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan” yang selaras dengan tema besar Kementerian Agama mengenai ekoteologi dan teologi cinta.
Khatib dalam pelaksanaan salat tersebut adalah Rektor UIN Alauddin Makassar, Hamdan Juhannis, yang menyampaikan khotbah berjudul “Meneguhkan Spirit Qurban, Merawat Alam dan Kemanusiaan”.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka turut melaksanakan salat Iduladha di Masjid Istiqlal bersama ribuan jamaah dengan pengamanan ketat namun tetap berlangsung tertib dan kondusif.
Selain Gibran, sejumlah pejabat negara juga hadir, di antaranya Zulkifli Hasan selaku Menteri Koordinator Bidang Pangan, Saifullah Yusuf sebagai Menteri Sosial, Menteri Agama Nasaruddin Umar, hingga duta besar negara sahabat, termasuk Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdulfattah A.K. Al-Sattiri.
Jamaah yang mengikuti salat di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut diminta tetap menjaga ketertiban, kenyamanan, dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.
Sebelum memasuki area utama masjid, jamaah terlebih dahulu menjalani pemeriksaan keamanan oleh petugas gabungan, termasuk personel Pasukan Pengamanan Presiden.
Masjid Istiqlal yang berada di Jalan Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Jakarta Pusat, diketahui memiliki kapasitas hingga 200 ribu sampai 250 ribu orang.
Namun, panitia Iduladha tahun ini memperkirakan jumlah jamaah yang hadir berkisar antara 100 ribu hingga 150 ribu orang, mengikuti tren pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.
Suasana haru dan khidmat juga dirasakan jamaah, salah satunya Sofian (60), warga Jatinegara, Jakarta Timur. Ia mengaku bersyukur dapat melaksanakan salat Iduladha di Istiqlal bersama kedua anaknya yang selama ini merantau di Malaysia.
“Tahun-tahun sebelumnya, saya biasanya melaksanakan shalat di masjid lingkungan tempat tinggal hanya dengan istri,” kata Sofian dikutip Rabu, 27 Mei.
Untuk mengantisipasi kepadatan jamaah, panitia membagi akses pintu masuk ke Masjid Istiqlal menjadi beberapa jalur.
Jamaah umum yang datang berjalan kaki diarahkan masuk melalui Gerbang Al-Fattah yang berada di seberang Gereja Katedral Jakarta, serta Gerbang As-Salam 1 dan As-Salam 2 yang berada di seberang Halte Juanda.
Sementara jamaah yang menggunakan kendaraan pribadi diarahkan masuk melalui Gerbang Al-Aziz dan Al-Mukmin di seberang SMPN 4 Jakarta untuk memarkir kendaraan di area basement Masjid Istiqlal.
Panitia juga menyediakan sejumlah kantong parkir tambahan, antara lain di basement B1 dan B2 Masjid Istiqlal, area parkir Pertamina, Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Kantor Pos, belakang Gedung TNI AD, hingga area parkir Gereja Katedral yang khusus disediakan untuk sepeda motor jamaah.







