• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

BMKG Prediksi El Nino Mulai Juni 2026, Presiden Prabowo Siapkan Langkah Antisipasi

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Mei 25, 2026
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 3min read
BMKG Prediksi El Nino Mulai Juni 2026, Presiden Prabowo Siapkan Langkah Antisipasi
229
SHARES
2.2k
VIEWS

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mulai menyiapkan langkah nasional untuk menghadapi ancaman fenomena El Nino yang diperkirakan melanda Indonesia mulai pertengahan 2026. Pemerintah memberi perhatian khusus terhadap potensi kemarau panjang, krisis air, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi El Nino mulai berdampak ke Indonesia sejak Juni 2026 dan berpotensi berlangsung hingga Maret atau Mei 2027. Fenomena tersebut diperkirakan menyebabkan musim kemarau lebih panjang, suhu udara meningkat, serta curah hujan menurun di sejumlah wilayah.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fatani mengatakan Presiden Prabowo telah memberikan arahan agar langkah mitigasi dilakukan lebih dini guna mengurangi dampak El Nino.

BACA JUGA :  Lagi Terlelap Tidur, Warga Malang Dikejutkan Gempa M 5,3

“Bapak Presiden memberikan arahan kepada BMKG agar memperkuat operasi modifikasi cuaca sehingga kita dapat mengantisipasi kemarau yang bersamaan dengan El Nino sebaik mungkin,” kata Faisal dalam keterangannya, dikutip Minggu 24 Mei.

Salah satu strategi utama yang disiapkan pemerintah adalah memperluas operasi modifikasi cuaca (OMC) di berbagai wilayah rawan kekeringan. Program tersebut akan dilakukan secara bertahap untuk menjaga ketersediaan air di waduk, bendungan, embung, hingga kawasan tangkapan air selama musim kemarau.

Menurut Faisal, langkah itu menjadi penting karena El Nino diperkirakan dapat menurunkan cadangan air nasional, khususnya di wilayah pertanian dan daerah yang bergantung pada curah hujan.

“El Nino dapat menyebabkan musim kemarau menjadi lebih panjang dan lebih kering,” ujarnya.

BACA JUGA :  Benyamin Minta Anggota Paskibraka Tangsel Jaga Kesehatan Fisik, Mental dan Disiplin

Selain menjaga ketahanan air, pemerintah juga memperkuat upaya pencegahan karhutla yang diperkirakan meningkat selama musim kering. BMKG bersama kementerian terkait mulai memetakan titik panas atau hotspot di daerah rawan kebakaran, terutama di lahan gambut kawasan Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Sebanyak enam provinsi menjadi prioritas pengawasan karena memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran lahan gambut, di antaranya Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.

“Terdapat enam provinsi yang menjadi fokus pengendalian karhutla, di antaranya Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan,” kata Faisal.

Pemerintah juga memanfaatkan data kondisi air tanah dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk menentukan waktu pelaksanaan operasi modifikasi cuaca. Jika permukaan air di lahan gambut berada di bawah batas aman, hujan buatan akan segera dilakukan guna menjaga kelembapan lahan agar tidak mudah terbakar.

BACA JUGA :  Jadi Andalan Masyarakat, Super App BRImo Digunakan 40 Juta User dan Catat Transaksi Rp1.599 Triliun dalam Tiga Bulan

BMKG memperkirakan puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus hingga September 2026. Karena itu, pemerintah mulai mempercepat koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar dampak El Nino tidak mengganggu sektor pangan, energi, maupun kesehatan masyarakat.

Langkah antisipasi dini tersebut dinilai penting mengingat fenomena El Nino sebelumnya pernah memicu kekeringan berkepanjangan, penurunan produksi pangan, hingga kabut asap akibat karhutla di berbagai wilayah Indonesia.

Tags: BMKGDampak El NinoPresiden Prabowo Subianto
Previous Post

Angin Kencang Terjang Bogor, 90 Rumah di Rumpin Rusak dan Warga Mengungsi

Next Post

Harga Pangan Jelang Iduladha 2026 Meroket, Cabai Rawit Merah Tembus Rp73.500 per Kg

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Pemprov Banten Pastikan Distribusi Pangan Jelang Nataru Aman

Harga Pangan Jelang Iduladha 2026 Meroket, Cabai Rawit Merah Tembus Rp73.500 per Kg

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com